Robert Kiyosaki: Masa Kejayaan Uang Kertas Sudah Berakhir

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 16 Mei 2025 | 15:13 WIB
Robert Kiyosaki: Masa Kejayaan Uang Kertas Sudah Berakhir
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Investor kawakan Robert Kiyosaki, kembali menggemparkan dunia finansial dengan pernyataan kontroversialnya. Dalam sebuah wawancara video, Kiyosaki menyatakan dengan tegas bahwa masa kejayaan uang kertas sudah mendekati akhirnya.

"Semua kekaisaran (uang kertas) akan berakhir. Ini adalah akhir dari kekaisaran Amerika. Ini sangat dahsyat," ujar Kiyosaki sembari mengangkat selembar uang dolar, seperti dikutip GoBankingRates, Jumat (16/5/2025).

Menurut Kiyosaki, berakhirnya dominasi uang tunai menandakan masuknya dunia ke dalam fase ketidakstabilan ekonomi yang ekstrem bahkan bisa memicu konflik global.

Ia mengakui berharap dirinya salah, namun tetap menyerukan agar masyarakat bersiap menghadapi kenyataan pahit ini. Sebagai seseorang yang dikenal berhasil meramalkan kejatuhan Lehman Brothers dan krisis finansial 2008, peringatan Kiyosaki kini menarik perhatian investor global.

Pada tahun 2025 ini, Kiyosaki memperkirakan pasar saham akan mengalami kemunduran tajam yang bisa menyerupai krisis besar tahun 1930-an.

Ia memperingatkan bahwa volatilitas tinggi di pasar adalah sinyal bahwa badai finansial bisa datang kapan saja. Bagi sebagian orang, terutama yang tidak siap secara finansial, dampaknya bisa lebih parah dari yang dibayangkan.

Namun, Kiyosaki tidak hanya membawa pesan pesimisme. Ia juga menawarkan strategi untuk bertahan bahkan tumbuh di tengah krisis. "Mereka yang cerdas secara finansial akan mampu menghadapi badai," katanya.

Emas, Perak, dan Bitcoin, Aset Pilihan Kiyosaki

Kiyosaki sudah lama dikenal sebagai pendukung kuat logam mulia dan aset digital. Ia mulai membeli emas sejak tahun 1972 ketika harga masih USD50 per ons. Pada 2023, ia memprediksi harga emas akan mencapai USD2.100 per ons prediksi yang kini terlampaui jauh, dengan harga emas saat ini menembus USD3.425,60 per ons.

Investor Kawaskan dan Penulis Buku Robert Kiyosaki/(X/@theRealKiyosaki).
Investor Kawaskan dan Penulis Buku Robert Kiyosaki/(X/@theRealKiyosaki).

Meskipun harga telah naik signifikan, Kiyosaki tetap menganjurkan pembelian emas. Ia menyebutnya sebagai perlindungan terhadap ketidakpercayaan terhadap sistem keuangan dan kebijakan The Federal Reserve.

"Saya tidak percaya pada The Fed. Emas tidak terpengaruh oleh gejolak ekonomi global," kata dia.

Selain emas, perak juga masuk dalam daftar aset yang disarankan. Ia bahkan menyebut perak sebagai tawaran investasi terbesar saat ini. Perak dinilai sebagai alternatif investasi yang lebih terjangkau, bisa dibeli dalam bentuk fisik maupun melalui instrumen seperti ETF yang melacak harga perak.

Di luar logam mulia, Kiyosaki juga terang-terangan mendukung Bitcoin sebagai bentuk uang masa depan. Dalam berbagai wawancara, ia sering menyebut dolar AS sebagai kertas toilet dan mengkritik sistem pendidikan yang menurutnya hanya mengajarkan bahwa dolar adalah uang, tanpa membahas emas atau aset alternatif.

"Saya memiliki Bitcoin karena itu adalah uang rakyat," tegasnya.

Meski Bitcoin dikenal sangat fluktuatif, Kiyosaki memproyeksikan harga Bitcoin bisa melonjak hingga USD135.000. Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di kisaran USD91.394 dengan fluktuasi harian antara USD86.813 hingga USD91.408.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Meroket Hari Ini Dibanderol Rp1.891.000/Gram

Harga Emas Antam Meroket Hari Ini Dibanderol Rp1.891.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 09:52 WIB

Harga Bitcoin Tembus Rp 1,7 Miliar, Sentimen Ini Pendongkraknya

Harga Bitcoin Tembus Rp 1,7 Miliar, Sentimen Ini Pendongkraknya

Bisnis | Kamis, 15 Mei 2025 | 16:35 WIB

1 Persen Aset Danantara Bisa Buat RI Jadi Raja Bitcoin Global Sejajar AS dan China

1 Persen Aset Danantara Bisa Buat RI Jadi Raja Bitcoin Global Sejajar AS dan China

Bisnis | Kamis, 15 Mei 2025 | 14:48 WIB

Terkini

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:14 WIB

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:01 WIB

Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan

Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:56 WIB

125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!

125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:34 WIB

Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS

Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:32 WIB

Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti

Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:27 WIB

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:18 WIB

Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!

Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:12 WIB

Harga Avtur Naik 70%, Nasib Tarif Tiket Pesawat Gimana?

Harga Avtur Naik 70%, Nasib Tarif Tiket Pesawat Gimana?

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 14:42 WIB

LPDB Koperasi Perkuat Skema Penyaluran Dana Bergulir untuk Dukung Operasional KDKMP

LPDB Koperasi Perkuat Skema Penyaluran Dana Bergulir untuk Dukung Operasional KDKMP

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 14:35 WIB