IHSG Berakhir Terkoreksi, Tapi Masih di Level 7.000

Achmad Fauzi

Selasa, 20 Mei 2025 | 16:27 WIB
IHSG Berakhir Terkoreksi, Tapi Masih di Level 7.000
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (9/3).

Dari Asia, pelaku pasar juga mencermati keputusan suku bunga oleh bank sentral Tiongkok yang dijadwalkan diumumkan hari ini, Selasa (20/5). Setelah mempertahankan suku bunga pinjaman acuan selama enam bulan berturut-turut, pasar memproyeksikan adanya pemangkasan.

Suku bunga pinjaman 1 tahun diperkirakan akan diturunkan ke level 3,0 persen dari sebelumnya 3,1 persen di bulan April, sedangkan suku bunga pinjaman 5 tahun diperkirakan turun ke 3,5 persen dari sebelumnya 3,6 persen.

Langkah ini dinilai sebagai respons terhadap tanda-tanda pelemahan aktivitas ekonomi China, di mana data produksi industri bulan April tercatat tumbuh 6,1 persen YoY, lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 7,7 persen YoY. Meski masih lebih tinggi dari estimasi pasar sebesar 5,5 persen YoY, perlambatan terjadi hampir di seluruh sektor utama.

Sementara itu, penjualan ritel China juga menunjukkan tren melambat, hanya tumbuh 5,1 persen YoY pada April, turun dari 5,9 persen YoY di bulan sebelumnya. Penurunan ini mencerminkan konsumsi domestik yang lebih berhati-hati, di tengah ketidakpastian ekonomi, pertumbuhan pendapatan yang melambat, serta kekhawatiran terhadap dampak kenaikan tarif dari Amerika Serikat.

Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat pada perdagangan 19 Mei ditutup menguat. Awalnya, indeks-indeks utama Wall Street sempat tertekan akibat kenaikan yield US-Treasury yang dipicu kekhawatiran atas penurunan peringkat utang AS. Namun penurunan yield selanjutnya dan aksi beli investor yang memanfaatkan koreksi, mendorong rebound di pasar saham.

Obligasi 10 tahun AS dengan imbas hasil atau yield naik 2 basis poin menjadi 4,459 persen, setelah sebelumnya sempat menembus 4,5 persen. Kenaikan yield terjadi akibat penurunan peringkat utang yang menurunkan harga obligasi pemerintah.

Di tengah kondisi tersebut, harga emas naik sekitar 1,4 persen ke level USD3.232 per troy ounce, didorong oleh peningkatan permintaan aset safe haven.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Pagi Ini Menguat ke Level 7.164, Cermati Saham-saham yang Cuan

IHSG Pagi Ini Menguat ke Level 7.164, Cermati Saham-saham yang Cuan

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2025 | 09:14 WIB

IHSG Berpotensi Alami Koreksi Hari Ini, Cermati Saham-saham Pilihan

IHSG Berpotensi Alami Koreksi Hari Ini, Cermati Saham-saham Pilihan

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2025 | 07:54 WIB

IHSG Berbalik Rebound Menguat Hingga Akhir Perdagangan Senin ke Level 7.141

IHSG Berbalik Rebound Menguat Hingga Akhir Perdagangan Senin ke Level 7.141

Bisnis | Senin, 19 Mei 2025 | 16:18 WIB

Terkini

Putin ke Presiden Iran: Saya Kagum dengan Keberanian Anda Perjuangkan Kepentingan Negara

Putin ke Presiden Iran: Saya Kagum dengan Keberanian Anda Perjuangkan Kepentingan Negara

News | Kamis, 03 September 2026 | 08:26 WIB

Pemerintah-DPR Sepakati Asumsi Dasar Ekonomi Makro 2027, Ini Poin Pentingnya

Pemerintah-DPR Sepakati Asumsi Dasar Ekonomi Makro 2027, Ini Poin Pentingnya

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 08:22 WIB

Apa Penyebab Air Menetes di Bawah Kulkas? Ini 7 Cara Memperbaikinya

Apa Penyebab Air Menetes di Bawah Kulkas? Ini 7 Cara Memperbaikinya

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 08:22 WIB

Selalu Kena Apes, Marc Marquez Mengaku Waspadai Sirkuit Mandalika

Selalu Kena Apes, Marc Marquez Mengaku Waspadai Sirkuit Mandalika

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 08:20 WIB

Kegiatan Izin YWWSDC dan RTHAE Dicabut, Diduga Tawarkan Investasi Kripto Ilegal

Kegiatan Izin YWWSDC dan RTHAE Dicabut, Diduga Tawarkan Investasi Kripto Ilegal

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 08:18 WIB

Media Internasional Soroti Keracunan Massal MBG, Singgung Reformasi Program Pemerintah

Media Internasional Soroti Keracunan Massal MBG, Singgung Reformasi Program Pemerintah

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 08:15 WIB

Haru! Detik-detik 70 Driver Legend Gojek Berangkat Umrah Gratis

Haru! Detik-detik 70 Driver Legend Gojek Berangkat Umrah Gratis

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 08:12 WIB

Indonesia Terancam Krisis Talenta Project Manager

Indonesia Terancam Krisis Talenta Project Manager

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 08:12 WIB

Harga Kulkas Samsung di Shopee: Mulai Termurah hingga Seri Side by Side Mewah

Harga Kulkas Samsung di Shopee: Mulai Termurah hingga Seri Side by Side Mewah

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 08:12 WIB

Rusia Bantu Iran Kembangkan Rudal Supersonik Pembobol Kapal Perang Amerika Serikat

Rusia Bantu Iran Kembangkan Rudal Supersonik Pembobol Kapal Perang Amerika Serikat

News | Kamis, 03 September 2026 | 08:05 WIB

×