Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Puluhan Ribu PNS di Amerika Resign

Iwan Supriyatna | Rina Anggraeni | Suara.com

Rabu, 21 Mei 2025 | 08:45 WIB
Puluhan Ribu PNS di Amerika Resign
Puluhan ribu PNS Amerika ajukan resign, ini faktornya

Suara.com - Puluhan ribu pegawai pemerintah AS memilih mengundurkan diri daripada harus menunggu lama keputusan untuk di pecat. Lantaran, pemerintahan Trump melaksanakan ancaman pemecatan mereka agar bisa lebih efisiensi. Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif saat memangku jabatan untuk memangkas drastis ukuran dan biaya pemerintah.

Empat bulan kemudian, pemutusan hubungan kerja (phk) massal di lembaga-lembaga terbesar belum terwujud dan pengadilan telah memperlambat prosesnya. Sebaliknya, sebagian besar dari sekitar 260.000 pegawai negeri yang telah atau akan mengundurkan diri pada akhir September telah menerima pesangon atau insentif lain untuk mengundurkan diri.

Beberapa orang mengatakan kepada Reuters bahwa mereka tidak dapat lagi hidup dengan tekanan harian menunggu pemecatan setelah beberapa kali peringatan dari pejabat pemerintahan Trump bahwa mereka dapat kehilangan pekerjaan dalam gelombang PHK berikutnya.

Akibatnya, Departemen Efisiensi Pemerintah milik Trump dan miliarder teknologi Elon Musk telah berhasil memangkas hampir 12 persen dari 2,3 juta pegawai sipil federal yang sebagian besar melalui ancaman pemecatan hingga tawaran pensiun dini.

Keputusan ini dilandasi oleh pernyataan Trump dan Musk mengatakan birokrasi federal itu membengkak, tidak efisien, dan dipenuhi pemborosan dan penipuan. Gedung Putih belum memberikan penghitungan resmi jumlah orang yang meninggalkan pegawai federal. Dikatakan bahwa 75.000 orang menerima tawaran resign. Berdasarkan skema tersebut, pegawai negeri akan menerima gaji dan tunjangan penuh hingga 30 September, dengan sebagian besar tidak harus bekerja selama periode tersebut.

Pemotongan besar-besaran dialokasikan untuk beberapa lembaga, termasuk lebih dari 80.000 pekerjaan di Departemen Urusan Veteran, dan 10.000 di Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan. Sejak Januari, banyak pegawai pemerintah yang mengaku hidup dalam ketakutan dipecat. Banyak lembaga telah mengirim email rutin kepada staf yang menggabungkan insentif untuk berhenti dengan peringatan bahwa mereka yang bertahan menghadapi kemungkinan diberhentikan.

Mereka juga mengalami kantor yang sempit setelah Trump memerintahkan semua pekerja jarak jauh untuk kembali bekerja dan disfungsi di dalam lembaga mereka yang disebabkan oleh pengurasan otak pekerja berpengalaman. Don Moynihan, seorang profesor di Ford School of Public Policy di University of Michigan, mengatakan serangkaian langkah yang diambil oleh DOGE dan Trump telah melemahkan perlawanan awal banyak pegawai negeri. Serta embuat mereka meninggalkan dunia kerja, sebuah strategi yang menghindari jebakan hukum berupa pemecatan.

Langkah-langkah tersebut termasuk tawaran pembelian pertama, yang memberi tahu para pekerja bahwa mereka harus meninggalkan pekerjaan mereka yang produktivitasnya rendah. Tuntutan Musk bagi para pekerja untuk merangkum lima hal yang telah mereka capai di tempat kerja pada minggu sebelumnya, dan para pekerja diminta untuk melakukan pekerjaan yang tidak mereka kuasai.

"Tidak tepat untuk menganggap ini sebagai pengunduran diri sukarela. Banyak dari karyawan ini merasa bahwa mereka dipaksa keluar," kata Moynihan.

Hal itu terjadi pada pegawai pemerintah bernama Charlotte Reynolds. Pria berusia 58 tahun ini menerima tawaran pensiun dini dan meninggalkan pekerjaannya sebagai analis pajak senior di Internal Revenue Service yang memungut pajak pada tanggal 30 April. Reynolds memilih untuk tidak menerima tawaran resign pada bulan Januari.

"Mereka mengatakan kepada kami bahwa kami tidak produktif, kami tidak berguna. Saya telah mengabdikan 33 tahun untuk bekerja di IRS dan saya bekerja keras. Itu membuat saya merasa tidak enak," kata Reynolds.

Tidak hanya, Reynold, seorang pegawai di Badan Jaminan Sosial, yang mengawasi tunjangan bagi warga Amerika yang lebih tua dan penyandang disabilitas, mengatakan bahwa memutuskan untuk menerima tawaran pembelian kedua untuk resign.

Sebagian karena ketidakpastian tentang apa yang mungkin terjadi padanya setiap hari yang membebaninya. Apalagi, pekerja tersebut mengatakan bahwa stres tersebut membuatnya begadang, lebih banyak minum, dan kurang berolahraga. "Jelas ada saat-saat ketika saya merasa kalah tersebut.Itu menjungkirbalikkan dunia Anda," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:50 WIB

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:42 WIB

Klaim Iran Kalah dan Hormuz Dibersihkan, Donald Trump Ucap 'Alhamdulillah'

Klaim Iran Kalah dan Hormuz Dibersihkan, Donald Trump Ucap 'Alhamdulillah'

Video | Selasa, 14 April 2026 | 20:10 WIB

Vatikan: Doa Saja Tak Cukup, Umat Diminta Bergerak Hentikan Perang di Iran

Vatikan: Doa Saja Tak Cukup, Umat Diminta Bergerak Hentikan Perang di Iran

Video | Selasa, 14 April 2026 | 18:25 WIB

Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih

Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:24 WIB

Purbaya Pamer Kondisi Ekonomi RI ke Investor AS, Minta Tak Ragu Investasi

Purbaya Pamer Kondisi Ekonomi RI ke Investor AS, Minta Tak Ragu Investasi

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 16:35 WIB

Bukan Sekadar Melintas, Pesawat Militer AS Dikhawatirkan 'Scanning' Data Rahasia Indonesia

Bukan Sekadar Melintas, Pesawat Militer AS Dikhawatirkan 'Scanning' Data Rahasia Indonesia

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:28 WIB

Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut

Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:38 WIB

Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania

Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:29 WIB

Apa Saja Efek Blokade Selat Hormuz oleh AS? Ini 5 Konsekuensinya

Apa Saja Efek Blokade Selat Hormuz oleh AS? Ini 5 Konsekuensinya

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:17 WIB

Terkini

Transformasi SDM, Layanan Logistik RI Mulai Berstandar Global

Transformasi SDM, Layanan Logistik RI Mulai Berstandar Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:04 WIB

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:25 WIB

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:15 WIB

Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik

Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 22:21 WIB

IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis

IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 22:07 WIB

Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia

Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 21:25 WIB

Berlayar Sampai ke Pulau Sumbawa, Pertamina Pastikan Kompor Warga Tetap Menyala

Berlayar Sampai ke Pulau Sumbawa, Pertamina Pastikan Kompor Warga Tetap Menyala

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 21:18 WIB

Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi

Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 20:42 WIB

PT PGE dan  PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028

PT PGE dan PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:58 WIB

Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI

Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:40 WIB