Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.460

Harga Emas Antam Naik Turun, Hari Ini Dibanderol Rp 1.894.000/Gram

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 21 Mei 2025 | 10:20 WIB
Harga Emas Antam Naik Turun, Hari Ini Dibanderol Rp 1.894.000/Gram
Emas batangan di salah satu gerai Bank Syariah di Jakarta, Rabu (12/10).

Ketegangan geopolitik turut memperkuat permintaan terhadap emas. Gagalnya kesepakatan gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina, serta meningkatnya konflik di Timur Tengah, memicu kekhawatiran investor, yang mendorong mereka untuk mengalihkan aset ke logam mulia.

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dunia, turun 0,21 persen ke level 100,17, meski masih berada di atas level terendah harian 100,06. Penurunan ini memperkuat daya tarik emas yang dihargakan dalam dolar, membuatnya lebih murah bagi pembeli luar negeri.

Presiden Fed St. Louis Alberto Musalem menambahkan bahwa apabila ekspektasi inflasi tidak terkendali, maka kebijakan Fed akan lebih difokuskan pada stabilitas harga. Ia juga menekankan bahwa ketidakpastian terhadap dampak tarif apakah bersifat sementara atau berkelanjutan masih menjadi tantangan kebijakan.

Moody's, dalam laporan penurunan peringkat pekan lalu, menyoroti lebih dari satu dekade kurangnya tindakan efektif dari pemerintah dan Kongres AS dalam mengelola anggaran, yang pada akhirnya memperburuk posisi fiskal negara tersebut. Hal ini meningkatkan kekhawatiran atas keberlanjutan utang jangka panjang AS.

Dalam konteks tersebut, sejumlah bank besar optimistis terhadap prospek jangka panjang harga emas. Goldman Sachs memproyeksikan harga emas akan mencapai rata-rata USD3.700 per ons pada akhir tahun ini, dan bahkan menembus USD4.000 pada pertengahan 2026.

Dari sisi teknikal, harga emas diperkirakan akan melanjutkan tren penguatannya dan membatalkan pola grafik 'double top' yang sempat muncul lima hari lalu. Dengan momentum yang berpihak kepada pembeli, sebagaimana ditunjukkan oleh Indeks Kekuatan Relatif (RSI), emas berpeluang menembus level USD3.300 dalam waktu dekat.

Jika level ini terlewati, maka resistensi berikutnya berada pada level psikologis USD 3.350, disusul oleh USD3.400 dan puncak 7 Mei di USD 3.438. Jika terus menanjak, target jangka menengah adalah USD 3.500.

Namun, jika harga emas gagal mempertahankan level di atas USD 3.250, maka level support terdekat berada di USD 3.200, dengan Simple Moving Average (SMA) 50 hari di USD 3.176 sebagai penyangga berikutnya. Penurunan lebih dalam akan menguji support utama di USD 3.100.

Untuk minggu ini, pasar akan mencermati berbagai indikator ekonomi penting seperti pidato pejabat The Fed, data PMI Flash, data sektor perumahan, dan angka Klaim Pengangguran Awal, yang semuanya berpotensi menjadi pemicu volatilitas harga emas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Suram Hari Ini, Turun Menjadi Rp 1.871.000/Gram

Harga Emas Antam Suram Hari Ini, Turun Menjadi Rp 1.871.000/Gram

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2025 | 09:41 WIB

Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Awal Pekan Jadi Rp1.894.000/Gram

Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Awal Pekan Jadi Rp1.894.000/Gram

Bisnis | Senin, 19 Mei 2025 | 09:09 WIB

Harga Emas Resmi Pegadaian Terjun Bebas Lagi Pada Minggu, Berikut Daftarnya

Harga Emas Resmi Pegadaian Terjun Bebas Lagi Pada Minggu, Berikut Daftarnya

Bisnis | Minggu, 18 Mei 2025 | 11:43 WIB

Terkini

Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah

Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:28 WIB

RI - Belarus Sepakati Roadmap Ekonomi 2026-2030, Airlangga Bidik Lonjakan Perdagangan dan Investasi

RI - Belarus Sepakati Roadmap Ekonomi 2026-2030, Airlangga Bidik Lonjakan Perdagangan dan Investasi

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:22 WIB

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB