Kukuh Rahardjo Tak Lulus Penilaian OJK,Bank Muamalat Kembali Ajukan Dirut Baru di RUPSLB

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Jum'at, 23 Mei 2025 | 11:18 WIB
Kukuh Rahardjo Tak Lulus Penilaian OJK,Bank Muamalat Kembali Ajukan Dirut Baru di RUPSLB
Bank Muamalat.

Suara.com - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk atau dikenal Bank Muamalat menghargai keputusan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas keputusan Kukuh Rahardjo tidak lulus fit and proper test atau penilaian kemampuan dan kepatutan (PKK) sebagai Direktur perusahaan tersebut.

Komisaris Bank Muamalat, Andre Mirza Hartawan mengungkapkan ba Ia mengatakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak menyetujui hasil fit and proper test yang dijalani Kukuh yang merupakan eks direktur utama BPD NTB Syariah, untuk efektif memegang jabatannya sebagai direktur BMI.

"PSP (Pemengang Saham Pengendali) selanjutnya akan mengajukan Direktur baru di Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) terdekat," kata Andre saat dihubungi oleh Suara.com, Jumat (23/5/2025).

Sementara itu, Corporate Secretary PT Bank Muamalat Indonesia Tbk., Hayunaji menyampaikan bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan penetapan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan kepada Bapak Sapto Amal Damandari sebagai Komisaris Utama Independen dan Bapak Imam Teguh Saptono sebagai Direktur Utama. Keduanya efektif menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing sejak 26 Maret 2025.

"Kami menghormati keputusan OJK yang tidak memberikan persetujuan atas pengangkatan Bapak Kukuh Rahardjo selaku Direktur Bank Muamalat. Atas hal ini, kami telah berkonsultasi dan berkoordinasi lebih lanjut dengan pemegang saham pengendali Bank Muamalat," katanya.

Bank Muamalat akan melanjutkan strategi business refocusing dengan fokus pada segmen ritel konsumer. Bank pertama murni syariah di Indonesia ini juga berkomitmen untuk terus berinovasi agar tetap relevan dengan kebutuhan nasabah serta bermanfaat bagi kemaslahatan umat.

Sebagai informasi, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatatkan rapor biru sepanjang 2024. Bank syariah pertama di Tanah Air ini, berhasil mengantongi laba Rp18,45 miliar, atau tumbuh 38,84 persen secara tahunan atau year on year (yoy) ketimbang tahun sebelumnya yang sebesar Rp13,29 miliar.

Mengutip laporan keuangan perseroan, 8 April 2025, pertumbuhan laba bank yang dipimpin Imam Teguh Saptono selaku direktur utama ini berkat keberhasilan bank dalam menerapkan strategi efisiensi. Bank Muamalat berhasil memangkas beban operasional lainnya sebesar 19,12 persen dari Rp186,76 miliar di 2023 menjadi Rp151,04 miliar pada 2024.

Jika dirinci, Bank Muamalat mampu menekan beban promosi sebesar 9,15 persen dari Rp16,38 miliar di 2023 menjadi Rp14,88 miliar pada 2024. Sedangkan beban lainnya juga berhasil ditekan hingga 21,20 persen menjadi Rp336,80 miliar.
Perbaikan ini berdampak positif terhadap rasio efisiensi biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) yang turun dari 99,41 persen menjadi 99,04 persen. Hal tersebut membuktikan bahwa Bank Muamalat mampu melakukan peningkatan produktivitas dalam mengelola biaya operasional bank.

baca juga

Sedangkan dari fungsi intermediasi, Bank Muamalat menyalurkan pembiayaan hingga Rp17,09 triliun per Desember 2024. Pos pembiayaan sewa tercatat tumbuh signifikan sebesar 225 persen yoy dari Rp1,90 miliar per Desember 2023 menjadi Rp6,19 miliar pada akhir Desember 2024.

Jika, dilihat dari total pembiayaan Bank Mualamat selama 2024 mengalami penyusutan 23,91 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp22,46 triliun. Kualitas penyaluran pembiayaan tetap terjaga. Ini terlihat dari rasio Non Performing Financing (NPF) gross dan NPF net berada di level 3,35 persen dan 2,74 persen. Angka tersebut masih berada dalam batas aman yang ditentukan regulator sebesar 5 persen.

Sementara pendapatan perseroan tercatat masih mengalami tekanan. Per Desember 2024, pendapatan dari penyaluran dana Bank Muamalat turun 0,90 persen dari Rp2,15 triliun menjadi Rp2,13 triliun. Sementara pendapatan hasil untuk pemilik dari dana investasi tercatat naik 0,27 persen menjadi Rp1,95 triliun. Alhasil, pendapatan setelah distribusi bagi hasil terkontraksi 12,08 persen menjadi Rp180,08 miliar.

Adapun penghimpunan dana, Bank Mualamat mencatatkan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp41,79 triliun per Desember 2024. DPK ini juga menyusut 12,11 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya yang sebesar Rp47,55 triliun. Meski begitu, tabungan berbasis wadiah mengalami pertumbuhan 5 persen yoy menjadi Rp7,4 triliun.
Dari sisi profitabilitas, return on assets (ROA) dan return on equity (ROE) Bank Muamalat mengalami peningkatan masing-masing menjadi 0,03 persen dan 0,42 persen, dari sebelumnya 0,02 persen dan 0,28 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Suahasil Tegaskan Pelantikan Pejabat Era Purbaya Tetap Sah

Menkeu Suahasil Tegaskan Pelantikan Pejabat Era Purbaya Tetap Sah

Video | Senin, 21 September 2026 | 18:48 WIB

Menkeu Suahasil Minta Pejabat Bea Cukai Makin Tajam, Tak Cuma Sibuk Tindak Pelanggaran

Menkeu Suahasil Minta Pejabat Bea Cukai Makin Tajam, Tak Cuma Sibuk Tindak Pelanggaran

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 16:56 WIB

Menteri Keuangan Mau Turunkan Harga BBM, Keluarkan Senjata Pamungkas Kurangi Beban Rakyat Thailand

Menteri Keuangan Mau Turunkan Harga BBM, Keluarkan Senjata Pamungkas Kurangi Beban Rakyat Thailand

News | Senin, 21 September 2026 | 15:50 WIB

Pabrik Tua Bikin Pupuk Makin Mahal, Pupuk Indonesia Tekor Rp9,99 Triliun

Pabrik Tua Bikin Pupuk Makin Mahal, Pupuk Indonesia Tekor Rp9,99 Triliun

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:09 WIB

Usai Dilantik Purbaya, Suahasil Juga Tunjuk Dirjen SPSK Herman Saheruddin Jadi Sekretaris KSSK

Usai Dilantik Purbaya, Suahasil Juga Tunjuk Dirjen SPSK Herman Saheruddin Jadi Sekretaris KSSK

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 12:06 WIB

Menkeu Lantik 5 Pejabat Pajak Baru, Minta DJP Bangun Sistem Kredibel & Adil

Menkeu Lantik 5 Pejabat Pajak Baru, Minta DJP Bangun Sistem Kredibel & Adil

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 11:39 WIB

Ada Pelantikan Baru, Suahasil Pastikan Perombakan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya Sah

Ada Pelantikan Baru, Suahasil Pastikan Perombakan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya Sah

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 11:05 WIB

Menkeu Suahasil Lantik 14 Pejabat Baru Kemenkeu, Ini Daftarnya

Menkeu Suahasil Lantik 14 Pejabat Baru Kemenkeu, Ini Daftarnya

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:39 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis

Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:15 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×