Industri Properti Hadapi Tantangan Berat: Peluang Emas Menanti di Tengah "Backlog" Jutaan Unit

Dythia Novianty, Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 31 Mei 2025 | 13:23 WIB
Industri Properti Hadapi Tantangan Berat: Peluang Emas Menanti di Tengah "Backlog" Jutaan Unit
Ilustrasi properti. [Unsplash]

Suara.com - Gemuruh perlambatan ekonomi global dan bayang-bayang resesi kian menghantui berbagai sektor, tak terkecuali industri properti.

Pasar properti kini dihadapkan pada tantangan maha berat, mulai dari kenaikan suku bunga, daya beli konsumen yang tergerus inflasi, hingga sentimen pasar yang cenderung wait and see.

Laporan dari berbagai lembaga riset properti dalam beberapa waktu terakhir pun menunjukkan penurunan penjualan dan perlambatan pertumbuhan harga di berbagai segmen.

Sektor perumahan residensial, apartemen, hingga ruang perkantoran sama-sama merasakan dampak dari kondisi makroekonomi yang kurang kondusif. Situasi ini menghadirkan dilema besar bagi pengembang dan konsumen.

Wakil Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI), Bambang Ekajaya, tak menampik bahwa industri properti saat ini memang menghadapi tantangan berat.

Terlebih lagi, backlog atau kekurangan pasokan hunian di Indonesia masih sangat tinggi, menyentuh angka lebih dari 15 juta unit berdasarkan data BPS 2024.

"Kebutuhan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan menengah bawah (MBT) masih sangat tinggi," kata Bambang dalam analisanya yang dikutip pada Sabtu (31/5/2025).

Parahnya, ketersediaan rumah subsidi juga masih sangat terbatas.

Tahun ini, hanya sekitar 420 ribu unit yang tercover dari target program 3 juta hunian per tahun. "Tapi ini sekaligus jadi peluang besar," ungkap Bambang.

baca juga

Bambang menyarankan agar masyarakat maupun investor memanfaatkan situasi saat ini.

Dengan tekanan pasar yang belum sepenuhnya pulih, banyak properti dan lahan yang ditawarkan di bawah harga pasar, yang bisa menjadi peluang emas bagi mereka yang jeli.

Bambang menyebutkan salah satu cara jitu adalah dengan menguatkan jaringan infrastruktur di kawasan properti.

Dirinya mencontohkan keberhasilan ini sudah dilakukan pengembang Agung Sedayu Group yang mengelola kawasan properti PIK2.

Ia menjelaskan bahwa aksesibilitas menjadi kunci utama. Diketahui untuk mencapai kawasan PIK2, kini sudah tersedia dua akses tol langsung dari Tol Dalam Kota dan Jakarta Outer Ring Road (JORR).

"Dengan adanya dua akses tol langsung menuju PIK, baik dari arah tol dalam kota maupun tol Jakarta Outer Ring Road, mobilitas penghuni dan pengunjung menjadi sangat mudah," ujar Bambang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Beli Rumah? Saatnya Hijrah ke Kota Mandiri di Barat Jakarta

Mau Beli Rumah? Saatnya Hijrah ke Kota Mandiri di Barat Jakarta

Bisnis | Rabu, 30 April 2025 | 23:29 WIB

Ekonomi Global Bergejolak, BRI Bukukan Laba Konsolidasi Rp13,8 T

Ekonomi Global Bergejolak, BRI Bukukan Laba Konsolidasi Rp13,8 T

Bisnis | Rabu, 30 April 2025 | 14:54 WIB

Qory Sandioriva Diam-diam Sudah Cerai untuk Kali Kedua

Qory Sandioriva Diam-diam Sudah Cerai untuk Kali Kedua

Entertainment | Selasa, 29 April 2025 | 11:31 WIB

Hadapi Tantangan Ekonomi Global, Gubernur BI Sebut Indonesia Sangat Berpengalaman

Hadapi Tantangan Ekonomi Global, Gubernur BI Sebut Indonesia Sangat Berpengalaman

Bisnis | Senin, 28 April 2025 | 07:50 WIB

Makin Melorot, Bank Dunia Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2025 Jadi 4,7 Persen

Makin Melorot, Bank Dunia Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2025 Jadi 4,7 Persen

Bisnis | Jum'at, 25 April 2025 | 14:31 WIB

BNI Perkuat Sinergi dengan Nasabah dan Pelaku Usaha Jateng Hadapi Tantangan Ekonomi Global

BNI Perkuat Sinergi dengan Nasabah dan Pelaku Usaha Jateng Hadapi Tantangan Ekonomi Global

News | Jum'at, 25 April 2025 | 11:39 WIB

Terkini

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

News | Senin, 14 September 2026 | 14:17 WIB

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

News | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:12 WIB

Cara Menghilangkan Kutu Beras dengan Aman dan Mudah, Begini Langkah yang Tepat

Cara Menghilangkan Kutu Beras dengan Aman dan Mudah, Begini Langkah yang Tepat

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:10 WIB

Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses

Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 14:10 WIB

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:08 WIB

Rp31,1 Triliun Disiapkan, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

Rp31,1 Triliun Disiapkan, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

News | Senin, 14 September 2026 | 14:08 WIB

Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai

Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:05 WIB

Mining Indonesia 2026, Castrol Bahas Keandalan Alat Berat Tambang

Mining Indonesia 2026, Castrol Bahas Keandalan Alat Berat Tambang

Foto | Senin, 14 September 2026 | 14:05 WIB

×