Industri Properti Hadapi Tantangan Berat: Peluang Emas Menanti di Tengah "Backlog" Jutaan Unit

Dythia Novianty, Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 31 Mei 2025 | 13:23 WIB
Industri Properti Hadapi Tantangan Berat: Peluang Emas Menanti di Tengah "Backlog" Jutaan Unit
Ilustrasi properti. [Unsplash]

Keunggulan konektivitas ini, lanjutnya, tak hanya mempermudah pergerakan, tetapi juga mendorong pertumbuhan kawasan secara menyeluruh. Hal ini menciptakan efek domino positif bagi perekonomian lokal.

Ilustrasi porperti. [Shutterstock]

"Mulai dari UMKM hingga brand global membuka gerainya di sini. Ini menciptakan efek berganda lapangan kerja, pertumbuhan bisnis, dan kontribusi langsung pada perekonomian nasional," tegasnya.

Bambang menegaskan bahwa ini adalah contoh nyata bahwa jika infrastruktur dan akses dibangun dengan visi jangka panjang, maka properti akan tumbuh secara berkelanjutan.

"Kawasan properti bukan hanya proyek, tapi motor ekonomi." katanya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah, mengungkapkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan adanya lonjakan dramatis pada angka kekurangan rumah tangga terhadap hunian (backlog).

Angka ini kini tidak lagi berada di kisaran 9,9 juta atau 12 juta seperti yang selama ini diketahui publik, melainkan telah menembus 15 juta unit.

"Jumlah backlog baru adalah sekitar 15 juta antrian, untuk kepemilikan rumah baru. Backlog renovasi RTLH (rumah tidak layak huni) sama, sekitar 26 juta," kata Fahri dalam acara Silaturahmi Nasional Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) di Jakarta Pusat, Senin (21/4/2025) lalu.

Pernyataan Fahri ini mengkonfirmasi bahwa tantangan penyediaan hunian layak bagi masyarakat Indonesia semakin besar dan mendesak.

Backlog 15 juta unit ini merepresentasikan jutaan keluarga yang belum memiliki rumah sendiri dan terus bertambah seiring pertumbuhan jumlah keluarga di Indonesia.

baca juga

Fahri Hamzah menjelaskan bahwa kenaikan angka backlog ini sangat selaras dengan dinamika demografis terbaru di Indonesia.

Data BPS menunjukkan bahwa saat ini, jumlah penduduk Indonesia telah mencapai 289,5 juta jiwa.

Lebih krusialnya adalah peningkatan signifikan pada jumlah keluarga, yang kini tercatat sebanyak 91,3 juta.

Angka ini melonjak tajam dibandingkan data tahun sebelumnya yang berada di kisaran 74 hingga 78 juta keluarga.

Kenaikan jumlah rumah tangga baru secara langsung berimplikasi pada meningkatnya kebutuhan akan hunian.

Setiap terbentuknya keluarga baru, idealnya membutuhkan satu unit rumah, dan pertumbuhan yang pesat ini menciptakan kesenjangan antara pasokan dan permintaan hunian.

Selain backlog kepemilikan rumah, pemerintah juga dihadapkan pada tantangan besar dalam menangani renovasi rumah tidak layak huni (RTLH).

Menurut data yang disampaikan dalam Silaturahmi Nasional APERSI, jumlah RTLH yang membutuhkan renovasi saat ini berada di kisaran 26 juta unit.

Angka ini sama besarnya dengan backlog kepemilikan rumah, menunjukkan bahwa kualitas hunian yang ada juga memerlukan perhatian serius dari pemerintah dan berbagai pihak terkait.

Data ini menjadi alarm keras bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan di sektor perumahan.

Program pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto memang menjadi angin segar, namun data terbaru ini menegaskan bahwa skala masalah perumahan jauh lebih besar dari perkiraan sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Beli Rumah? Saatnya Hijrah ke Kota Mandiri di Barat Jakarta

Mau Beli Rumah? Saatnya Hijrah ke Kota Mandiri di Barat Jakarta

Bisnis | Rabu, 30 April 2025 | 23:29 WIB

Ekonomi Global Bergejolak, BRI Bukukan Laba Konsolidasi Rp13,8 T

Ekonomi Global Bergejolak, BRI Bukukan Laba Konsolidasi Rp13,8 T

Bisnis | Rabu, 30 April 2025 | 14:54 WIB

Qory Sandioriva Diam-diam Sudah Cerai untuk Kali Kedua

Qory Sandioriva Diam-diam Sudah Cerai untuk Kali Kedua

Entertainment | Selasa, 29 April 2025 | 11:31 WIB

Hadapi Tantangan Ekonomi Global, Gubernur BI Sebut Indonesia Sangat Berpengalaman

Hadapi Tantangan Ekonomi Global, Gubernur BI Sebut Indonesia Sangat Berpengalaman

Bisnis | Senin, 28 April 2025 | 07:50 WIB

Makin Melorot, Bank Dunia Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2025 Jadi 4,7 Persen

Makin Melorot, Bank Dunia Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2025 Jadi 4,7 Persen

Bisnis | Jum'at, 25 April 2025 | 14:31 WIB

BNI Perkuat Sinergi dengan Nasabah dan Pelaku Usaha Jateng Hadapi Tantangan Ekonomi Global

BNI Perkuat Sinergi dengan Nasabah dan Pelaku Usaha Jateng Hadapi Tantangan Ekonomi Global

News | Jum'at, 25 April 2025 | 11:39 WIB

Terkini

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Foto | Senin, 14 September 2026 | 08:00 WIB

Hubungan Sempurna di Medsos Cuma Ilusi? Ini Bukti Gen Z Mulai Sadar!

Hubungan Sempurna di Medsos Cuma Ilusi? Ini Bukti Gen Z Mulai Sadar!

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 08:00 WIB

Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri

Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 07:59 WIB

Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme

Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 07:54 WIB

Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK

Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK

Surakarta | Senin, 14 September 2026 | 07:51 WIB

5 Pilihan HP Murah 5G Mulai Rp 2 Jutaan, Performa Stabil Fitur Melimpah

5 Pilihan HP Murah 5G Mulai Rp 2 Jutaan, Performa Stabil Fitur Melimpah

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 07:38 WIB

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di SPBU Makassar Mulai Melandai

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di SPBU Makassar Mulai Melandai

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 07:37 WIB

Pertamina Patra Niaga Pastikan Kebijakan Harga BBM Berjalan Sesuai Kebijakan Pemerintah

Pertamina Patra Niaga Pastikan Kebijakan Harga BBM Berjalan Sesuai Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 07:30 WIB

4 Shio Beruntung Dapat Bayaran Tambahan Minggu Ini, Ada Rezeki Tak Terduga?

4 Shio Beruntung Dapat Bayaran Tambahan Minggu Ini, Ada Rezeki Tak Terduga?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 07:30 WIB

Pertamina Janji Dua Hari ke Depan Kondisi SPBU di Makassar Normal

Pertamina Janji Dua Hari ke Depan Kondisi SPBU di Makassar Normal

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 07:30 WIB

×