Neraca Perdagangan RI Terus Surplus Selama 5 Tahun, Tapi Kualitasnya Merosot Tajam

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 02 Juni 2025 | 14:25 WIB
Neraca Perdagangan RI Terus Surplus Selama 5 Tahun, Tapi Kualitasnya Merosot Tajam
Ilustrasi ekspor impor yang berpengaruh ke neraca perdagangan. [Suara.com/Alfian Winanto]

Secara sederhana, neraca perdagangan mencatat selisih antara nilai ekspor dan impor suatu negara dalam periode waktu tertentu, biasanya bulanan atau tahunan.

Jika nilai ekspor lebih besar dari nilai impor, negara tersebut mengalami surplus perdagangan. Surplus menunjukkan bahwa negara tersebut lebih banyak menjual produk dan jasa ke luar negeri daripada membeli dari negara lain.

Surplus perdagangan sering kali dianggap positif karena dapat meningkatkan pendapatan nasional, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat nilai tukar mata uang.

Sebaliknya, jika nilai impor lebih besar dari nilai ekspor, negara tersebut mengalami defisit perdagangan.

Defisit mengindikasikan bahwa negara tersebut lebih banyak membeli produk dan jasa dari luar negeri daripada menjual.

Defisit perdagangan sering kali dianggap negatif karena dapat mengurangi pendapatan nasional, berpotensi menyebabkan hilangnya lapangan kerja di sektor domestik, dan melemahkan nilai tukar mata uang.

Neraca perdagangan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti nilai tukar mata uang, pertumbuhan ekonomi global, kebijakan perdagangan, dan daya saing produk suatu negara.

Perubahan dalam salah satu faktor ini dapat memengaruhi neraca perdagangan secara signifikan. Pemerintah sering kali berupaya untuk memengaruhi neraca perdagangan melalui berbagai kebijakan, seperti promosi ekspor, pembatasan impor, atau devaluasi mata uang.

Namun, efektivitas kebijakan ini dapat bervariasi tergantung pada kondisi ekonomi global dan respons dari negara-negara mitra dagang.

baca juga

Neraca perdagangan tidak boleh dilihat sebagai satu-satunya indikator keberhasilan ekonomi suatu negara. Meskipun surplus perdagangan sering kali dianggap positif, defisit perdagangan tidak selalu berarti buruk.

Dalam beberapa kasus, defisit perdagangan dapat mencerminkan investasi asing yang tinggi atau impor barang modal yang diperlukan untuk pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Oleh karena itu, penting untuk menganalisis neraca perdagangan bersama dengan indikator ekonomi lainnya untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang kesehatan ekonomi suatu negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Neraca Perdagangan RI Untung Selama 5 Tahun

Neraca Perdagangan RI Untung Selama 5 Tahun

Bisnis | Senin, 02 Juni 2025 | 13:38 WIB

10 Tahun Terakhir, Indonesia Selalu Untung Kala Berdagang dengan Amerika Serikat

10 Tahun Terakhir, Indonesia Selalu Untung Kala Berdagang dengan Amerika Serikat

Bisnis | Senin, 21 April 2025 | 14:59 WIB

Surplus Neraca Perdagangan RI Mulai Kehabisan 'Bahan Bakar'

Surplus Neraca Perdagangan RI Mulai Kehabisan 'Bahan Bakar'

Bisnis | Senin, 17 Maret 2025 | 13:44 WIB

Terkini

Bukan Avanza, Deretan 6 Mobil Ini Berpeluang Jadi Ancaman untuk Mitsubishi Xpander: Kenapa?

Bukan Avanza, Deretan 6 Mobil Ini Berpeluang Jadi Ancaman untuk Mitsubishi Xpander: Kenapa?

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Erna dan Ari, Pasangan Atlet Disabilitas yang Tumbuh Bersama Lewat Warung Kelontong

Erna dan Ari, Pasangan Atlet Disabilitas yang Tumbuh Bersama Lewat Warung Kelontong

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Bermodal Barcode Sakti Online dan Truk Siluman, Penimbun Solar Subsidi di Balam Diciduk di SPBU

Bermodal Barcode Sakti Online dan Truk Siluman, Penimbun Solar Subsidi di Balam Diciduk di SPBU

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Kenapa Weton Pahing Tidak Boleh ke Gunung Kawi?

Kenapa Weton Pahing Tidak Boleh ke Gunung Kawi?

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Review Lagu 'Sederhana' Sheila On 7: Sindiran Buat si Paling Hobi Pamer

Review Lagu 'Sederhana' Sheila On 7: Sindiran Buat si Paling Hobi Pamer

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Dicopot Purbaya Gegara Loloskan Motor Listrik MBG, Luky Alfirman Kini Jadi Wamenkeu

Dicopot Purbaya Gegara Loloskan Motor Listrik MBG, Luky Alfirman Kini Jadi Wamenkeu

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:11 WIB

Daftar Lengkap Reshuffle Kabinet yang Dilantik Prabowo, dari Menko hingga Kapolri

Daftar Lengkap Reshuffle Kabinet yang Dilantik Prabowo, dari Menko hingga Kapolri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Presiden Prabowo Lantik Listyo Sigit Jadi Kepala KSP, Posisi Kapolri Dijabat Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Lantik Listyo Sigit Jadi Kepala KSP, Posisi Kapolri Dijabat Suyudi Ario Seto

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:06 WIB

Agus Gumiwang Tergeser, Kursi Menteri Perindutrian Kini Dipegang Sarmuji

Agus Gumiwang Tergeser, Kursi Menteri Perindutrian Kini Dipegang Sarmuji

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Produksi Toyota Veloz Hybrid Tembus 15 Ribu Unit Hingga Agustus 2026

Produksi Toyota Veloz Hybrid Tembus 15 Ribu Unit Hingga Agustus 2026

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:05 WIB

×