Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.820

Neraca Perdagangan RI Terus Surplus Selama 5 Tahun, Tapi Kualitasnya Merosot Tajam

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 02 Juni 2025 | 14:25 WIB
Neraca Perdagangan RI Terus Surplus Selama 5 Tahun, Tapi Kualitasnya Merosot Tajam
Ilustrasi ekspor impor yang berpengaruh ke neraca perdagangan. [Suara.com/Alfian Winanto]

Secara sederhana, neraca perdagangan mencatat selisih antara nilai ekspor dan impor suatu negara dalam periode waktu tertentu, biasanya bulanan atau tahunan.

Jika nilai ekspor lebih besar dari nilai impor, negara tersebut mengalami surplus perdagangan. Surplus menunjukkan bahwa negara tersebut lebih banyak menjual produk dan jasa ke luar negeri daripada membeli dari negara lain.

Surplus perdagangan sering kali dianggap positif karena dapat meningkatkan pendapatan nasional, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat nilai tukar mata uang.

Sebaliknya, jika nilai impor lebih besar dari nilai ekspor, negara tersebut mengalami defisit perdagangan.

Defisit mengindikasikan bahwa negara tersebut lebih banyak membeli produk dan jasa dari luar negeri daripada menjual.

Defisit perdagangan sering kali dianggap negatif karena dapat mengurangi pendapatan nasional, berpotensi menyebabkan hilangnya lapangan kerja di sektor domestik, dan melemahkan nilai tukar mata uang.

Neraca perdagangan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti nilai tukar mata uang, pertumbuhan ekonomi global, kebijakan perdagangan, dan daya saing produk suatu negara.

Perubahan dalam salah satu faktor ini dapat memengaruhi neraca perdagangan secara signifikan. Pemerintah sering kali berupaya untuk memengaruhi neraca perdagangan melalui berbagai kebijakan, seperti promosi ekspor, pembatasan impor, atau devaluasi mata uang.

Namun, efektivitas kebijakan ini dapat bervariasi tergantung pada kondisi ekonomi global dan respons dari negara-negara mitra dagang.

baca juga

Neraca perdagangan tidak boleh dilihat sebagai satu-satunya indikator keberhasilan ekonomi suatu negara. Meskipun surplus perdagangan sering kali dianggap positif, defisit perdagangan tidak selalu berarti buruk.

Dalam beberapa kasus, defisit perdagangan dapat mencerminkan investasi asing yang tinggi atau impor barang modal yang diperlukan untuk pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Oleh karena itu, penting untuk menganalisis neraca perdagangan bersama dengan indikator ekonomi lainnya untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang kesehatan ekonomi suatu negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Neraca Perdagangan RI Untung Selama 5 Tahun

Neraca Perdagangan RI Untung Selama 5 Tahun

Bisnis | Senin, 02 Juni 2025 | 13:38 WIB

10 Tahun Terakhir, Indonesia Selalu Untung Kala Berdagang dengan Amerika Serikat

10 Tahun Terakhir, Indonesia Selalu Untung Kala Berdagang dengan Amerika Serikat

Bisnis | Senin, 21 April 2025 | 14:59 WIB

Surplus Neraca Perdagangan RI Mulai Kehabisan 'Bahan Bakar'

Surplus Neraca Perdagangan RI Mulai Kehabisan 'Bahan Bakar'

Bisnis | Senin, 17 Maret 2025 | 13:44 WIB

Terkini

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:46 WIB

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

Kaltim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run

Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian

Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Pantai Viral di Tengah Kota Palembang, One Ilir Beach Ramai Didatangi Warga saat Kemarau

Pantai Viral di Tengah Kota Palembang, One Ilir Beach Ramai Didatangi Warga saat Kemarau

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:24 WIB

Cara Top up Pulsa di BRImo Agar Dapat Cashback Spesial 17 Agustus

Cara Top up Pulsa di BRImo Agar Dapat Cashback Spesial 17 Agustus

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Diskon Khusus 17 Agustus di Kopi Kenangan, Nasabah BRI Merapat!

Diskon Khusus 17 Agustus di Kopi Kenangan, Nasabah BRI Merapat!

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:03 WIB

×