Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ekspansi ke Pasar Asia Tenggara, SSE Gandeng Texelis hingga BRIN Kembangkan Kendaraan Tempur

Iwan Supriyatna

Rabu, 11 Juni 2025 | 17:56 WIB
Ekspansi ke Pasar Asia Tenggara, SSE Gandeng Texelis hingga BRIN Kembangkan Kendaraan Tempur
PT Sentra Surya Ekajaya (SSE) ikut serta dalam kegiatan Pameran Pertahanan terbesar di Indonesia yaitu Indo Defence Exhibition, JI Expo Kemayoran pada 11–14 Juni 2025.

Suara.com - PT Sentra Surya Ekajaya (SSE) ikut serta dalam kegiatan Pameran Pertahanan terbesar di Indonesia yaitu Indo Defence Exhibition, JI Expo Kemayoran pada 11–14 Juni 2025.

Dalam acara ini SSE menampilkan kendaraan-kendaraan unggulan dan inovasi terbaru dari produk SSE. Dari kendaraan taktis ringan yang telah teruji dan digunakan berbagai satuan TNI dan pasukan khusus yaitu P6 ATAV (All Terrain Assault Vehicle) varian 3 yang sudah lengkap dengan Armor Ballistic STANAG 4569 Level 1 dan kendaraan ini juga dilengkapi dengan Remote Control Weapon Station dan Gunshot Detection System.

Selanjutnya SSE juga menampilkan kendaraan intai yaitu P2 KM Recon, kendaraan dengan kemampuan manuver dan sistem teknologi yang dapat digunakan dalam misi pengintaian. Kendaraan ini dapat mengangkut hingga 5 personel dan juga dapat dipasangkan berbagai sistem kesenjataan.

Dalam kesempatan ini SSE juga menampilkan produk hasil kerja sama SSE dengan industri pertahanan Perancis yaitu Texelis. Proses kolaborasi dalam menciptakan kendaraan angkut personel yang dilengkapi sistem beser lengkap dengan teknologi dan sistem yang memudahkan pengguna dalam mengoperasikan kendaraan dengan dimensi yang panjang dan lebar.

Kendaraan ini dinamakan P2 TIGER APC. Kendaraan ini juga dilengkapi dengan berbagai sistem kesenjataan seperti yang ditampilkan saat ini yaitu Remote Control Weapon Station dengan caliber turret 20 mm.

Selain menampilkan kendaraan-kendaraan unggulan dari SSE, di Indo Defence kali ini SSE juga perdana menampilkan P8 LIGHT TANK.

"Dengan program Litbang Mandiri, produk ini kami hadirkan bersama dengan Pusat Kesenjataan Kavaleri (Pussenkav) dengan menggunakan sasis serta masukan langsung dari para pengguna yang berpengalaman di lapangan," kata Eka Suryajaya, Direktur PT Sentrasurya Ekajaya, Rabu (11/6/2025).

Kendaraan konsep P8 Light Tank ini merupakan tank ringan multi sistem dengan konfigurasi 3 personel yang bertugas sebagai Driver, Commander, dan Gunner. P8 Light Tank juga dilengkapi dengan Diesel to Electric Transmission System (Hybrid System) yang memampukan kendaraan untuk beroperasi secara hening dengan silent unit tertentu.

Kemampuan ini dapat memudahkan pengguna untuk menjalankan Silent Operation juga didukung dengan RubberTrack (trek karet) yang digunakan sehingga tidak akan merusak jalan dan tidak menimbulkan suara bising (noise).

Kendaraan ini juga dilengkapi dengan sistem kesenjataan yaitu Remote Control Weapon Station kaliber 30–40 mm. Proteksi ketahanan peluru STANAG 4569 level 2–4, dan berbagai sistem perlindungan seperti Laser Warning System, Gunshot Detection System, Radar System, dan lain-lain.

"Dengan penampilan 4 kendaraan ini di Indo Defence, kami berkomitmen untuk siap melangkah dan meluaskan jangkauan kami ke pasar Asia Tenggara. Dengan berkolaborasi dan kerja sama dengan industri pertahanan lokal negara terkait, kami siap untuk memproduksi kendaraan-kendaraan unggulan kami," kata Eka.

Indo Defence juga merupakan suatu ajang untuk meneken kerja sama yang akan dilakukan di masa mendatang dengan industri pertahanan internasional. Oleh karena itu, SSE juga melaksanakan beberapa agenda seremoni penandatanganan MOU dan PKS dengan beberapa industri dan organisasi, antara lain:

MOU Signing dengan Texelis (France) tentang 6x6 Celeris Platform for P2 TIGER

Melanjutkan kolaborasi yang telah terjalin sebelumnya, PT SSE dan Texelis menandatangani kerja sama pengembangan platform kendaraan tempur 6x6. SSE akan menjadi basis utama dari pengembangan P2 Tiger.

Platform ini dirancang untuk digunakan dalam berbagai misi militer, baik dalam kondisi urban maupun kondisi ekstrem, serta dapat dikembangkan menjadi berbagai varian kendaraan militer.

MOU Signing dengan KNDS (France) tentang Antidrone

MOU dengan KNDS mencakup pengembangan sistem Anti-Drone Turret yang akan disintegrasikan pada kendaraan tempur. Sistem ini dirancang untuk melindungi kendaraan dan aset pertahanan dari ancaman medan tempur, sekaligus meningkatkan tingkat akurasi dan efisiensi dalam operasi pertahanan.

MOU Signing dengan MBDA (France) tentang Sistem Atlas Mistral

MOU ini adalah komitmen dalam pengembangan sistem pertahanan udara jarak pendek menggunakan rudal Mistral. Sistem ini akan menjadi strategi penting dari modernisasi alutsista kendaraan angkut personel yang lebih unggul.

PKS Signing dengan BRIN (Badan Riset dan Inovasi) tentang Optimasi Kinerja Tank Ringan

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan PT Sentra Surya Ekajaya (SSE) hari ini melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama untuk optimasi kinerja kendaraan tank ringan, yang merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang telah ditandatangani pada acara Temu Bisnis Industri Strategis pada tanggal 21 April 2024.

Acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini berlangsung pada hari Kamis, 12 Juni 2025, di Hall D-072 A Booth SSE, dalam Pameran Indo Defence di JI Expo Kemayoran, Jakarta. Perjanjian Kerja Sama ini ditandatangani oleh Aam Muharam, Kepala Pusat Riset Teknologi Transportasi, dan Eka Suryajaya, Direktur PT Sentrasurya Ekajaya.

Kerja sama ini mencakup berbagai riset dan pengembangan sistem pengerak dan pengujian karakterisasi material kendaraan tank ringan. Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi dari program Co-Development yang dikembangkan di Organisasi Riset Energi dan Manufaktur BRIN guna meningkatkan hilirisasi riset dan mendorong aktivitas riset di Pusat Riset Teknologi Transportasi terkoneksi langsung dengan mitra industri, dalam hal ini PT Sentrasurya Ekajaya.

Tujuan dari kerja sama ini adalah untuk mengoptimasi kinerja kendaraan tank ringan agar siap untuk melakukan tahap selanjutnya, yaitu proses sertifikasi. Kerja sama ini merupakan langkah penting dalam mendukung inovasi teknologi, khususnya untuk meningkatkan kemampuan kendaraan tank ringan yang akan mendukung industri pertahanan di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pluang Ekspansi ke Kawasan Asia Tenggara Lewat Sandbox SEC di Filipina

Pluang Ekspansi ke Kawasan Asia Tenggara Lewat Sandbox SEC di Filipina

Bisnis | Jum'at, 06 Juni 2025 | 13:26 WIB

Kekayaan Djoko Susanto, Juragan Alfamart yang Beringas Borong Saham Lawson!

Kekayaan Djoko Susanto, Juragan Alfamart yang Beringas Borong Saham Lawson!

Bisnis | Jum'at, 16 Mei 2025 | 13:10 WIB

Cloudflare Umumkan Ekspansi Besar dalam Enkripsi Tahan Kuantum untuk Lindungi Komunikasi Internet

Cloudflare Umumkan Ekspansi Besar dalam Enkripsi Tahan Kuantum untuk Lindungi Komunikasi Internet

Bisnis | Selasa, 25 Maret 2025 | 14:17 WIB

Terkini

Rekap Harga Emas Sepekan Turun Signifikan, Bagaimana Trennya?

Rekap Harga Emas Sepekan Turun Signifikan, Bagaimana Trennya?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 20:50 WIB

Badai PHK Mengancam Akibat Dolar Melejit, KSPSI Desak Pemerintah Bertindak

Badai PHK Mengancam Akibat Dolar Melejit, KSPSI Desak Pemerintah Bertindak

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:23 WIB

BTN Perkuat Kualitas Kredit, Transformasi Loan Factory Dorong Pertumbuhan yang Lebih Sehat

BTN Perkuat Kualitas Kredit, Transformasi Loan Factory Dorong Pertumbuhan yang Lebih Sehat

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:07 WIB

KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap

KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:04 WIB

Berlaku 6 Juni, ASDP Beri Diskon Tiket Kapal Feri 21,95% Selama Libur Sekolah

Berlaku 6 Juni, ASDP Beri Diskon Tiket Kapal Feri 21,95% Selama Libur Sekolah

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:00 WIB

Masyarakat Dinilai akan Bingung Bedakan Produk Vape Legal Akibat Kemasan Polos

Masyarakat Dinilai akan Bingung Bedakan Produk Vape Legal Akibat Kemasan Polos

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:55 WIB

Tak Hanya Ada Rokok, Vape Ilegal Juga Terancam Marak Beredar

Tak Hanya Ada Rokok, Vape Ilegal Juga Terancam Marak Beredar

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:43 WIB

Tak Hanya Batu Bara dan Sawit, DSI Berpotensi Atur Ekspor Komoditas Lain

Tak Hanya Batu Bara dan Sawit, DSI Berpotensi Atur Ekspor Komoditas Lain

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:38 WIB

Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?

Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:05 WIB

Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026

Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:02 WIB