Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Laba Bank BUMN Tergerus Imbas Kewajiban Setor Dividen ke Danantara

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Minggu, 15 Juni 2025 | 14:29 WIB
Laba Bank BUMN Tergerus Imbas Kewajiban Setor Dividen ke Danantara
Karyawan mengecek tumpukan uang tunai di cash pooling Plaza Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (1/8/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) berencana untuk memutar dividen perusahaan pelat merah (BUMN) sekitar 7 miliar dolar AS atau setara Rp113,89 triliun yang didapatkannya pada tahun ini. Termasuk dividen perbankan plat merah.

Apalagi, sejumlah BUMN telah mengumumkan pembagian dividen yang disetorkan kepada pemegang saham, termasuk bank-bank BUMN atau Himpunan Bank Negara (Himbara).

Dalam hal ini, pengamat perbankan Arianto Muditomo mengatakan dividen dari bank-bank BUMN yang masuk ke Danantara memang mengurangi laba ditahan bank.

"Langkah pengalihan dividen ke Danantara relatif aman selama tetap mempertahankan rasio permodalan yang sehat dan tidak mengganggu kebutuhan ekspansi atau pencadangan risiko," katanya saat dihubungi Suara.com, Minggu, (14/6/2026).

Pengalihan dividen ke sovereign wealth fund ini lebih berdampak pada alokasi modal dan strategi ekspansi bank ke depan dibanding menurunkan laba bersih yang sudah dihasilkan.

"Jika dilakukan terus-menerus tanpa mempertimbangkan kebutuhan reinvestasi bank, bisa menekan daya saing jangka panjang dan fleksibilitas keuangan bank BUMN," bebernya.

Sebagai informasi, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada Maret lalu telah menyepakati total dividen tunai yang dibagikan untuk Tahun Buku 2024 sebesar-besarnya Rp51,73 triliun atau Rp343,40 per saham.

Sementara itu, pembagian dividen yang disepakati dalam RUPST Bank Mandiri senilai Rp43,5 triliun, Bank Negara Indonesia (BNI) senilai Rp13,95 triliun, serta Bank Tabungan Negara (BTN) senilai Rp751,83 miliar.

Saat ini, Rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) bank BUMN mendapatkan sorotan dari lembaga pemeringkat global S&P Global Ratings usai memberikan setoran dividen ke BPI Danantara.

baca juga

Financial Institution Ratings Director S&P Global Nikita Anand memaparkan bahwa rasio pembagian dividen tiga bank itu kian meningkat usai Danantara mengambil alih kendali dari Kementerian BUMN.

“Terdapat lonjakan dividend payout ratio dari tiga bank BUMN yang kami beri peringkat, yakni naik menjadi 65%–85% dari laba bersih mereka, dari sebelumnya 50%–60%,” katanya.

Kata dia, apabila dividen yang tinggi ini masuk menjadi kas Danantara secara berkelanjutan, maka rasio kecukupan modal (CAR) bank-bank tersebut dapat tereduksi sebesar 100 basis points (bps) atau 1% secara tahunan. Perkiraan ini juga menyertakan proyeksi pertumbuhan kredit masing-masing bank sebesar 10% hingga 12% secara tahunan (year-on-year/YoY).

"Namun, kenaikan dividen ini mungkin juga bersifat temporer dan merupakan mekanisme sementara untuk memberikan pendanaan awal kepada Danantara, serta bukan merupakan perubahan permanen,” bebernya.

Terlepas dari itu, S&P Global menilai bahwa perubahan pengendali bank pelat merah dari Kementerian BUMN kepada Danantara belum tampak akan berpengaruh terhadap pemeringkatan kredit yang diberikan.

Pasalnya, bank milik negara masih menguasai separuh dari keseluruhan aset perbankan Tanah Air dan hubungan dengan pemerintah masih kuat, meskipun terdapat lembaga anyar.

“Ada ketidakpastian mengenai apakah dukungan di masa depan akan mengalir langsung dari kementerian-kementerian atau melalui sovereign wealth fund yang baru,” ujar Nikita.

Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan tidak memiliki aturan khusus soal besaran dividen atau dividend pay out ratio lembaga jasa keuangan, termasuk bank BUMN yang berada di bawah BPI Danantara.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar menuturkan, implementasi pembagian dividen harus menerapkan prinsip tata kelola yang baik, termasuk mengedepankan aspek transparansi terhadap seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemegang saham.

“Dalam hal BUMN yang dimaksud merupakan emiten dan perusahaan publik, maka pembagian dan pembayaran dividen mengutamakan aspek keterbukaan serta mengikuti aturan yang berlaku di pasar modal,” imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos Danantara Ungkap Mulai Bidik Investasi Global

Bos Danantara Ungkap Mulai Bidik Investasi Global

Bisnis | Sabtu, 14 Juni 2025 | 17:22 WIB

TPIA Bagikan Dividen Sebesar 30 Juta Dolar AS, Ini Sumbernya

TPIA Bagikan Dividen Sebesar 30 Juta Dolar AS, Ini Sumbernya

Bisnis | Jum'at, 13 Juni 2025 | 13:34 WIB

Emiten SBMA Tebar Dividen Tunai Rp 3,71 Miliar

Emiten SBMA Tebar Dividen Tunai Rp 3,71 Miliar

Bisnis | Selasa, 10 Juni 2025 | 15:12 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×