Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Arkadia Digital Media (DIGI) Targetkan Pendapatan Rp 65 Miliar di 2025

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 20 Juni 2025 | 17:57 WIB
Arkadia Digital Media (DIGI) Targetkan Pendapatan Rp 65 Miliar di 2025
PT Arkadia Digital Media (DIGI) Targetkan Pendapatan Rp 65 Miliar di 2025. Foto Fadil-Suara.com

Suara.com - PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI) menargetkan pendapatan mencapai Rp 65 miliar pada tahun 2025. Target tersebut optimistis bisa tercapai meski situasi ekonomi nasional tak begitu menggembirakan. 

Direktur Utama DIGI Suwarjono mengatakan bahwa target tersebut naik sekitar 8,3 persen jika dibandingkan dengan tahun 2024.

"Kalau tahun ini kita menargetkan pendapatan sekitar Rp 65 miliar yang ditopang dari sejumlah basis revenue mulai programatic, sejumlah acara yang kita handle hingga iklan," ungkap Suwarjono dalam Public Expose PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI) di Hotel Aryaduta, Jakarta, Jumat (20/6/2025).

DIGI tercatat melaporkan kinerja keuangan positif sepanjang tahun 2024. Dimana pendapatan Perseroan tahun 2024 naik menjadi Rp 60,110 miliar dibanding tahun sebelumnya Rp 57,893 miliar. 

Sementara laba kotor konsolidasi tahun 2024 naik menjadi Rp 28,941 miliar, dengan beban usaha konsolidasi sebesar Rp 23,917 miliar. Sehingga laba usaha konsolidasi Perseroan mencatatkan kenaikan menjadi sebesar Rp 5,024 miliar.

"Tahun ini kondisi ekonomi masih boleh dibilang fluktuasi dan cepat berubah. Kalau kita lihat pada Triwulan pertama tahun ini cukup menantang dengan adanya kebijakan efisiensi pemerintah, sehingga cukup mempengaruhi kondisi yang ada," katanya. 

"Untungnya kemarin pemerintah sudah mencoba membuka kran atau blokir anggaran kepada sejumlah Kementerian dan Lembaga diharapkan belanja-belanja terkait publikasi bisa kembali bergairah dan berdampak pada kinerja perseroan," tambahnya. 

Tak hanya mau mengandalkan pendapatan dari publikasi Kementerian dan Lembaga, pihaknya mengaku terus berinovasi untuk mencari sumber pendapatan lainnya yang diharapkan bisa mengerek kinerja perseroan. 

Suwarjono pun bercerita bahwa sepanjang tahun lalu kontribusi terbesar dari diversifikasi usaha Perseroan berbasis program-program komunitas, layanan media sosial, pengelolaan event, pengelolaan agen periklanan hingga layanan ekosistem media di berbagai daerah.

"Program baru mengorkestrasi komunitas-komunitas di berbagai wilayah, UMKM, ribuan mahasiswa dari berbagai kampus, homeless media, content creator, media lokal, influencer lokal, pelajar, hingga komunitas anak muda peduli isu ekonomi melalui Youth Economic Society (YES)," ujar Suwarjono, sambil menambahkan bahwa capaian laba bersih juga terbantu oleh pengelolaan keuangan Perseroan yang lebih efisien, dan redistribusi kebutuhan operasional melalui refocusing unit-unit usaha.

Senada, capaian ini juga digarisbawahi dan diapresiasi oleh Komisaris Utama PT Arkadia Digital Media Tbk, Stephen Kurniawan Sulistyo.

"Capaian laba bersih ini membuktikan bahwa kami berada di jalur yang tepat untuk menciptakan keberlanjutan dan profitabilitas di masa depan," ungkap Stephen yang memimpin jalannya rapat.

RUPST PT Arkadia Digital Media Tbk ini dihadiri oleh seluruh jajaran Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan. Selain Suwarjono selaku CEO yang didampingi Fastabiqul Khair Algatot selaku Direktur/CFO, serta Komisaris Utama Stephen Kurniawan Sulistyo, juga hadir Komisaris Iwa Sukresno Karunia dan Komisaris Independen Ariyo Ali Suprapto.

Salah satu agenda atau mata acara RUPST kali ini adalah persetujuan pengunduran diri Fastabiqul Khair Algatot selaku Direktur, yang diikuti dengan persetujuan perubahan susunan anggota Direksi Perseroan. Rapat pun akhirnya menyetujui diangkatnya Popi Puspitasari selaku Direktur yang baru di jajaran Direksi.

Dalam paparannya pula, Suwarjono menyampaikan bahwa demi menjaga eksistensi sebagai pemain utama di industri media digital dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan, Perseroan tetap bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu produksi dan distribusi konten yang berkualitas dan beragam; pengembangan bisnis berbasis ekosistem media; serta inovasi berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arkadia Digital Media (DIGI) Kantongi Laba Bersih Rp 1,2 Miliar

Arkadia Digital Media (DIGI) Kantongi Laba Bersih Rp 1,2 Miliar

Bisnis | Jum'at, 20 Juni 2025 | 16:32 WIB

PLN Laporkan Pendapatan Rp545 Triliun dan Tunjuk Petinggi TNI jadi Komisaris

PLN Laporkan Pendapatan Rp545 Triliun dan Tunjuk Petinggi TNI jadi Komisaris

Bisnis | Rabu, 18 Juni 2025 | 20:05 WIB

Kantongi Pendapatan Rp81 T, BUMN Pupuk RI Duduki Peringkat 69 di Asia Tenggara

Kantongi Pendapatan Rp81 T, BUMN Pupuk RI Duduki Peringkat 69 di Asia Tenggara

Bisnis | Rabu, 18 Juni 2025 | 07:28 WIB

Terkini

Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?

Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:26 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:18 WIB

Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring

Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi

Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:10 WIB

Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta

Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:09 WIB

Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah

Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:01 WIB

Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai

Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:59 WIB

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:58 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:38 WIB

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:22 WIB