Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Pertagas Fasilitasi Dialog Industri untuk Wujudkan Kedaulatan Energi Nasional

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Senin, 23 Juni 2025 | 21:55 WIB
Pertagas Fasilitasi Dialog Industri untuk Wujudkan Kedaulatan Energi Nasional
Forum Pertagas Integrated Pipeline and Energy Summit (PIPES) 2025 yang diselenggarakan oleh PT Pertamina Gas sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina, menjembatani dialog para pelaku industri melalui Plenary Session II yang bertema “Balancing Market Needs and Strengthening National Energy Sovereignty”. (Dok: PGN)

Suara.com - Forum Pertagas Integrated Pipeline and Energy Summit (PIPES) 2025 yang diselenggarakan oleh PT Pertamina Gas sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina, menjembatani dialog para pelaku industri melalui Plenary Session II yang bertema “Balancing Market Needs and Strengthening National Energy Sovereignty”

Kegiatan PIPES 2025 yang dilaksanakan pada Rabu (18/06) kemarin, menghadirkan para pelaku industri yakni PT INALUM, Mubadala Energi, Husky-CNOOC Madura Limited (HCML), PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), serta Direktur Utama PT Pertamina Gas. Diskusi tersebut menekankan pentingnya peran infrastruktur energi dan kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat pasokan gas domestik guna mendukung pertumbuhan industri sekaligus mewujudkan kedaulatan energi nasional.

Gamal Imam Santoso, Direktur Utama PT Pertamina Gas, yang juga menjadi narasumber dalam sesi tersebut menekankan bahwa peran Pertagas di sektor midstream adalah menjembatani ketidakseimbangan suplai dan permintaan antarwilayah, serta memastikan energi dapat diakses oleh seluruh lapisan industri.

“Kami mengusung pendekatan tiga tahap integrasi: interkoneksi, integrasi, dan interoperability” ujar Gamal.

Lebih lanjut, Gamal menegaskan bahwa integrasi infrastruktur midstream merupakan penghubung krusial antara potensi gas bumi di sektor hulu dan kebutuhan besar di sektor hilir. Kolaborasi seluruh pihak dibutuhkan agar manfaat gas bumi tidak hanya dinikmati oleh kawasan industri mapan, tetapi juga menjangkau pusat-pusat pertumbuhan baru.

Pentingnya kesiapan infrastruktur midstream juga ditekankan oleh Wahyudin Sunarya, VP Marketing, Legal & Business Support HCML. Ia menyatakan bahwa tanpa dukungan jalur transmisi, pertumbuhan sektor hulu akan stagnan.

“Tanpa midstream, upstream tidak bisa tumbuh. Penemuan cadangan gas baru sangat bergantung pada kesiapan jaringan pipa. Interkoneksi seperti EJGP–Gresem–Cisem menjadi pintu masuk penting untuk membuka pasar di wilayah-wilayah seperti Jawa Barat yang selama ini sulit dijangkau secara keekonomian,” tegasnya.

Sementara itu, dari perspektif global, Widi Hernowo, VP HSSE & AI and Partnership Mubadala Energi, menyampaikan potensi besar blok Andaman di kawasan utara Indonesia. Namun ia menegaskan, tanpa dukungan pipa transmisi nasional, potensi tersebut akan sulit direalisasikan secara komersial.

“Cadangan Andaman sangat besar, namun komersialisasinya sangat bergantung pada keberadaan infrastruktur pipa milik Pertagas agar dapat tersambung dengan pasar domestik secara efisien,” ungkap Widi.

Kebutuhan gas yang besar juga datang dari sektor hilir strategis. Ivan Ermisyam, Direktur Operasi PT INALUM, menjelaskan bahwa keberlanjutan industri hilirisasi logam sangat bergantung pada pasokan gas yang stabil dan efisien secara harga.

“Biaya energi merupakan komponen dominan dalam operasional kami. Kami sangat berharap alokasi gas pipa tetap diberikan kepada INALUM agar rencana ekspansi pabrik kami di Kalimantan dapat berjalan dengan efisien dan berdaya saing.”

Dari sisi pengembangan kawasan industri, Marfan Trihartiko, Kepala Divisi Operasi, IT dan Services PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), menggarisbawahi bahwa pertumbuhan kawasan industri tidak hanya ditentukan oleh lokasi, tetapi juga oleh kesiapan infrastruktur energi.

“KITB sangat berterima kasih atas kehadiran pipa Cisem yang dibangun oleh Pemerintah RI. Ini sangat mendukung perkembangan KITB sebagai kawasan industri baru. Ke depan, kami menargetkan Batang menjadi Kota Industri yang membutuhkan pasokan energi yang andal dan berkelanjutan.”

Diskusi pada sesi ini secara tegas menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur gas bumi tidak bisa hanya berfokus pada sisi suplai atau demand secara terpisah. Keseimbangan antara keduanya harus diwujudkan melalui konektivitas yang kuat, perencanaan bersama, dan keberanian berinvestasi secara strategis.

Melalui sesi ini, PIPES 2025 memperlihatkan bahwa sinergi antara bisnis dan kepentingan nasional bukan hanya mungkin dilakukan, tetapi merupakan satu-satunya jalan menuju kemandirian energi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PIPES 2025: Menyatukan Visi Energi Nasional Menuju Kemandirian dan Keberlanjutan

PIPES 2025: Menyatukan Visi Energi Nasional Menuju Kemandirian dan Keberlanjutan

Bisnis | Kamis, 19 Juni 2025 | 15:00 WIB

Kembali Raih "Sangat Sehat AAA", Bukti PGN Konsisten Jaga Operasional Stabil dan Cost Optimization

Kembali Raih "Sangat Sehat AAA", Bukti PGN Konsisten Jaga Operasional Stabil dan Cost Optimization

Bisnis | Kamis, 19 Juni 2025 | 14:54 WIB

PGN Perluas Akses Internet Andal di Lingkungan Kampus

PGN Perluas Akses Internet Andal di Lingkungan Kampus

Bisnis | Kamis, 19 Juni 2025 | 08:22 WIB

PGN Gagas Putar Otak Dorong Penggunaan Bahan Bakar Gas

PGN Gagas Putar Otak Dorong Penggunaan Bahan Bakar Gas

Bisnis | Rabu, 11 Juni 2025 | 16:42 WIB

Strategi Marketing 5.0 PGN Dorong Lonjakan Pendaftaran Pelanggan Gas Bumi

Strategi Marketing 5.0 PGN Dorong Lonjakan Pendaftaran Pelanggan Gas Bumi

Bisnis | Rabu, 11 Juni 2025 | 12:28 WIB

PGN Group Bagikan 955 Hewan Kurban untuk Masyarakat, Berbagi Berkah dan Kebahagiaan Iduladha 1446 H

PGN Group Bagikan 955 Hewan Kurban untuk Masyarakat, Berbagi Berkah dan Kebahagiaan Iduladha 1446 H

Bisnis | Sabtu, 07 Juni 2025 | 13:13 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB