IHSG Masih Menguat ke Level 7.100 Rabu Pagi, Tapi Waspada Terkoreksi

Achmad Fauzi

Rabu, 16 Juli 2025 | 09:29 WIB
IHSG Masih Menguat ke Level 7.100 Rabu Pagi, Tapi Waspada Terkoreksi
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berada di zona hijau pada pembukaan perdagangan Rabu, 16 Juli 2025. IHSG dibuka di level 7.182.

Mengutip data RTI Business, hingga pukul 09.11 WIB IHSG masih menguat ke level 7.164 atau naik 23,74 poin, secara presentase naik 0,33 persen.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 2,07 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,0 triliun, serta frekuensi sebanyak 212.778 juta kali.

Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 290 saham bergerak naik, sedangkan 160 saham mengalami penurunan, dan 165 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menghijau pada waktu itu diantaranya, MERI, CDIA, BLOG, NRCA, INAI, PMUI, ASPR, COCO, SMBR, DSNG, PAMG, KRYA, DKFT, HALO.

Sementara saham-saham yang mengalami penurunan tajam di perdagangan waktu itu diantaranya, MINA, CUAN, MPIX, PSAT, KJEN, BREN, FILM, MBSS, TRUK, KLAS, KPIG, BRPT, NICE, DOOH.

Philip Sekuritas dalam riset hariannya memproyeksikan, IHSG bisa hadapi tekanan teknikal dan sentimen eksternal hari ini. Investor disarankan tetap mencermati perkembangan kebijakan tarif AS-Indonesia serta pernyataan resmi dari otoritas terkait, di tengah volatilitas pasar global yang meningkat.

Sentimen negatif datang dari kabar mengejutkan pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait kesepakatan dagang sementara dengan Indonesia, serta rilis data inflasi AS yang menguat.

Trump mengumumkan bahwa ekspor Indonesia ke AS akan dikenakan tarif sebesar 19%, sementara produk impor asal AS tidak akan dikenakan tarif sama sekali (0%). Jika kesepakatan ini dikonfirmasi, maka Indonesia secara de facto membuka pasar domestiknya secara luas bagi perusahaan-perusahaan asal AS, tanpa perlindungan dagang yang setara.

baca juga

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Indonesia terkait apakah kesepakatan tersebut telah disetujui sesuai dengan rincian yang disampaikan oleh Presiden Trump.

Situasi ini memicu kekhawatiran pelaku pasar di kawasan, terlihat dari mayoritas indeks saham Asia yang dibuka melemah pada sesi perdagangan sore ini. Tekanan terhadap pasar Indonesia pun diperkirakan berlanjut, terutama karena dampak kesepakatan dagang tersebut dapat memperlebar defisit neraca perdagangan dan menekan kinerja sejumlah emiten sektor ekspor.

Sementara itu, dari pasar global, bursa saham Wall Street ditutup bervariasi (mixed) semalam. Indeks NASDAQ mencetak rekor penutupan tertinggi baru, terdorong oleh lonjakan saham Nvidia setelah mengumumkan rencana melanjutkan penjualan GPU H20 ke Tiongkok. Namun, secara umum, pasar masih mencermati data inflasi AS dan laporan keuangan emiten perbankan besar di Negeri Paman Sam.

Data Consumer Price Index (CPI) AS menunjukkan inflasi tahunan naik menjadi 2,7% pada Juni, tertinggi sejak Februari. Inflasi inti (Core CPI) juga naik menjadi 2,9%, sedikit di bawah ekspektasi 3,0%, namun tetap menunjukkan tekanan harga yang meningkat. Kenaikan inflasi ini terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat kebijakan tarif Trump yang berdampak pada harga konsumen.

Kondisi ini mendorong imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik lebih dari 6 basis poin menjadi 4,48%, mencerminkan berkurangnya ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve dalam waktu dekat.

Dengan inflasi yang masih tinggi dan kebijakan tarif yang agresif, pelaku pasar menilai Federal Reserve kemungkinan akan tetap bersikap hati-hati dan mempertahankan pendekatan “wait-and-see” terhadap wacana pelonggaran moneter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Ditinggal Asing Rp57,9 T, Mirae Asset Sarankan Pegang Reksa Dana Pendapatan Tetap

IHSG Ditinggal Asing Rp57,9 T, Mirae Asset Sarankan Pegang Reksa Dana Pendapatan Tetap

Bisnis | Selasa, 15 Juli 2025 | 15:56 WIB

Histori Pergerakan Saham Prajogo Pangestu dan Update Harganya

Histori Pergerakan Saham Prajogo Pangestu dan Update Harganya

Bisnis | Selasa, 15 Juli 2025 | 07:57 WIB

Saham COIN, MERI, dan BREN Terbang! Cek Daftar Lengkap Saham yang Menghijau Hari Ini

Saham COIN, MERI, dan BREN Terbang! Cek Daftar Lengkap Saham yang Menghijau Hari Ini

Bisnis | Senin, 14 Juli 2025 | 16:53 WIB

Terkini

Aturan Penyadapan yang Sah di Indonesia, Bagaimana Ketentuannya Menurut Hukum?

Aturan Penyadapan yang Sah di Indonesia, Bagaimana Ketentuannya Menurut Hukum?

News | Rabu, 04 November 2026 | 06:33 WIB

Review Film Apocalypse Z: New World, Sajikan Teror Zombie di Tanah Spanyol!

Review Film Apocalypse Z: New World, Sajikan Teror Zombie di Tanah Spanyol!

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 06:20 WIB

Apa Itu LIMS? Sistem yang Digunakan untuk Menyadap HP Prabowo, Ketahui Cara Kerjanya

Apa Itu LIMS? Sistem yang Digunakan untuk Menyadap HP Prabowo, Ketahui Cara Kerjanya

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 06:13 WIB

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

×