Trump Turunkan Tarif Resiprokal Indonesia, Syaratnya Barang AS Gratis Pajak Impor

M Nurhadi

Rabu, 16 Juli 2025 | 07:58 WIB
Trump Turunkan Tarif Resiprokal Indonesia, Syaratnya Barang AS Gratis Pajak Impor
Presiden AS, Donald Trump (Instagram)

Suara.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa, 15 Juli waktu setempat (16 Juli malam untuk WIB), mengumumkan bahwa AS telah mencapai kesepakatan perdagangan dengan Indonesia menyusul pembicaraan langsung dengan Presiden Prabowo Subianto. Klaim kesepakatan ini mengemuka hanya beberapa jam setelah ia mengungkapkannya di platform media sosialnya, Truth Social.

Menurut Trump, kesepakatan tersebut mewajibkan Indonesia untuk tidak mengenakan tarif apa pun atas ekspor Amerika, sementara AS akan menerapkan tarif sebesar 19 persen atas ekspor Indonesia. Dalam unggahan lanjutan di Truth Social, Trump menegaskan bahwa kesepakatan ini telah "diselesaikan". Namun, hingga Selasa sore, pemerintah Indonesia belum membuat pengumuman serupa terkait detail kesepakatan tersebut.

Dalam unggahannya di Truth Social, Trump juga mengklaim bahwa sebagai bagian dari perjanjian, Indonesia berkomitmen untuk membeli "Energi AS senilai US15miliar,ProdukPertanianAmerikasenilaiUS4,5 miliar, dan 50 pesawat Boeing, banyak di antaranya adalah Boeing 777." Komitmen pembelian besar ini disebutnya tercapai setelah berbicara langsung dengan Presiden Prabowo Subianto.

Melansir laporan CNN, satu-satunya detail pasti yang diungkapkan Trump mengenai kesepakatan ini adalah penurunan tarif impor AS untuk produk Indonesia menjadi 19 persen. Angka ini merupakan penurunan signifikan dari ancaman awal Trump yang akan menghantam produk Indonesia dengan tarif impor 32 persen, sebagai bagian dari "serangan dagang" ke sejumlah negara. Tarif 32 persen itu sendiri rencananya akan mulai berlaku pada 1 Agustus 2025.

Namun, penurunan tarif menjadi 19 persen ini tidak datang tanpa syarat. Indonesia harus mematuhi beberapa ketentuan penting jika ingin menikmati tarif yang lebih rendah ini, diantaranya:

  • Indonesia membebaskan tarif atas semua produk yang diekspor AS. Ini berarti produk AS akan masuk ke pasar Indonesia tanpa dikenai bea masuk.
  • Indonesia berkomitmen membeli energi senilai US$15 miliar (sekitar Rp244,074 triliun) dari AS (dengan kurs Rp16.271 per dolar AS).
  • Indonesia harus menjalankan komitmen mengimpor produk pertanian AS bernilai US$4,5 miliar (sekitar Rp73 triliun).
  • Indonesia harus membeli 50 unit pesawat buatan Boeing.

"Sebagai bagian dari Perjanjian tersebut, Indonesia telah berkomitmen untuk membeli migas AS senilai USD 15miliar, produk pertanian AS senilai USD4,5 miliar, dan 50 pesawat Boeing, banyak di antaranya adalah 777," tulis Trump di akun Truth Social miliknya, dikutip dari AFP.

Ia juga menambahkan, "Kesepakatan hebat, untuk semua orang, baru saja dibuat dengan Indonesia. Saya berurusan langsung dengan Presiden mereka yang sangat dihormati."

Trump secara spesifik menyebutkan manfaat kesepakatan ini bagi sektor pertanian AS. "Untuk pertama kalinya para petani, peternak kita akan memiliki akses lengkap dan total ke pasar Indonesia yang memiliki 280 juta jiwa," tulis Trump.

Di sisi lain, meskipun ekspor AS ke Indonesia akan sebagian tanpa tarif dan sebagian lagi dikenakan tarif, produk Indonesia yang masuk ke AS tetap akan dikenakan tarif 19 persen. Trump juga menambahkan, "Jika terjadi transshipment dari negara dengan tarif lebih tinggi, maka tarif tersebut akan ditambahkan ke tarif yang dibayar Indonesia." Ini menunjukkan fokus AS pada isu penghindaran tarif. "Terima kasih untuk rakyat Indonesia atas persahabatan dan komitmen untuk mengatasi defisit perdagangan. Kami akan tetap berbuat banyak untuk Rakyat Amerika dan Rakyat Indonesia!" tutup Trump.

baca juga

Menariknya, Presiden Trump juga menyinggung komoditas tembaga. Sebelum meninggalkan Gedung Putih, ia mengatakan, "Indonesia dikenal dengan tembaga berkualitas tinggi, yang akan kami gunakan."

Pernyataan ini membuka kemungkinan bahwa tembaga dari Indonesia bisa dikenakan tarif yang lebih rendah, atau bahkan tanpa tarif sama sekali, terutama jika Trump melanjutkan ancamannya untuk memajaki seluruh impor tembaga sebesar 50% mulai 1 Agustus.

Menurut data Departemen Perdagangan AS, komoditas tembaga Indonesia yang masuk ke AS berkisar USD 20 juta pada 2024. Meskipun masih kalah dengan Chile dan Kanada, nilai tersebut cukup besar.

Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, dalam wawancara dengan CNBC pada hari Selasa, menegaskan asimetri tarif ini: "Tidak ada tarif di sana [untuk AS di Indonesia]; mereka [Indonesia] membayar tarif di sini [di AS]. Mengalihkan asimetri ke arah kita." Trump juga menyebutkan bahwa India "bekerja di jalur yang sama" dalam hal mengamankan perjanjian perdagangan serupa.

Kebijakan perdagangan Trump dikenal fluktuatif dan telah menyebabkan ketidakpastian di kalangan banyak bisnis global. Pada April lalu, Trump sempat mengenakan tarif 32 persen untuk barang-barang dari Indonesia sebelum menghentikan apa yang disebut "tarif timbal balik". Negara-negara lain yang seharusnya dikenakan tarif serupa telah dikenakan tarif minimum 10 persen selama tiga bulan terakhir, dengan kesepakatan tersebut berakhir pada 1 Agustus.

Pengumuman ini menandai perjanjian perdagangan keempat Trump dalam tiga bulan terakhir. Sebelumnya, ia telah menjanjikan puluhan kesepakatan dengan mitra dagang AS, namun realisasinya kerap menghadapi tantangan. Salah satu perjanjian yang diumumkannya sebelumnya adalah dengan Vietnam di awal bulan ini, juga diposting di Truth Social, namun detail lebih lanjut dari pemerintah Vietnam belum dirilis.

Kekhawatiran muncul di kalangan pelaku usaha bahwa pesanan produk luar negeri mereka dapat dikenakan tarif yang jauh lebih tinggi secara tiba-tiba, mengingat mudahnya Trump mengubah tarif yang dikenakan pada ekspor suatu negara. Trump menyarankan perusahaan dapat menghindari masalah ini dengan memindahkan produksi ke AS. Namun, dalam praktiknya, hal ini tidak sesederhana itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Pajak Baru yang Dibebankan ke Masyarakat, Jualan Online Hingga Medsos?

Daftar Pajak Baru yang Dibebankan ke Masyarakat, Jualan Online Hingga Medsos?

Bisnis | Rabu, 16 Juli 2025 | 07:00 WIB

"Babat Aja!" 6 Fakta Mengerikan Kartel Haji yang Jadi Target Perang Prabowo

"Babat Aja!" 6 Fakta Mengerikan Kartel Haji yang Jadi Target Perang Prabowo

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 21:28 WIB

Terungkap! Alasan Prabowo Ngotot Pertahankan Gibran, Jadi Bemper Politik?

Terungkap! Alasan Prabowo Ngotot Pertahankan Gibran, Jadi Bemper Politik?

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 20:01 WIB

Makan Malam Bereng, Prabowo dan Macron Bahas Solusi Soal Konflik Israel-Palestina

Makan Malam Bereng, Prabowo dan Macron Bahas Solusi Soal Konflik Israel-Palestina

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 18:24 WIB

Ngobrol 4 Mata dengan Macron, Prabowo Tebar Pujian: Prancis Banyak Bantu Kita di Eropa

Ngobrol 4 Mata dengan Macron, Prabowo Tebar Pujian: Prancis Banyak Bantu Kita di Eropa

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 18:19 WIB

Bastille Day Prancis, Presiden Prabowo Subianto Jadi Tamu Kehormatan

Bastille Day Prancis, Presiden Prabowo Subianto Jadi Tamu Kehormatan

Foto | Selasa, 15 Juli 2025 | 19:02 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×