Sesumbar Mentan Amran: RI Tak Perlu Impor Pangan 1 Abad!

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 17 Juli 2025 | 18:04 WIB
Sesumbar Mentan Amran: RI Tak Perlu Impor Pangan 1 Abad!
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membawa kabar baik yang menyejukkan. Ia menegaskan bahwa kondisi stok pangan nasional Indonesia saat ini sangat aman, bahkan di tengah bayang-bayang El Nino. Foto-Fadil-Suara.com

Suara.com - Di tengah kekhawatiran global akan dampak El Nino dan gejolak harga pangan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membawa kabar baik yang menyejukkan. Ia menegaskan bahwa kondisi stok pangan nasional Indonesia saat ini sangat aman, bahkan di tengah bayang-bayang El Nino.

Ketahanan ini, menurut Amran, adalah buah dari tingginya produksi pangan sejak tahun 2024 lalu yang berhasil dipertahankan hingga pertengahan 2025 ini.

"Ke depan, ini Insyaa Allah kekuatan pangan kita, Alhamdulillah mudah-mudahan bisa sustain nanti," ujar Mentan Amran dalam acara Kagama Leaders Forum di Gedung RRI, Jakarta, Kamis (17/7/2025).

Mentan Amran membeberkan strategi di balik ketahanan pangan yang kuat ini. Menurutnya, kombinasi optimal antara penggunaan peralatan produksi dalam negeri dan hilirisasi akan sangat membantu terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan. Logikanya sederhana: dengan berswasembada, Indonesia tidak perlu lagi bergantung pada impor.

Ini adalah visi besar yang terus digaungkan di era kepemimpinan Presiden Prabowo, yakni mencapai swasembada pangan yang kokoh. Salah satu target konkretnya adalah tidak impor beras pada tahun 2025.

Data terkini semakin memperkuat optimisme Mentan Amran. Stok beras nasional kini melimpah ruah, diiringi dengan peningkatan produksi beras yang signifikan. Bahkan, jumlahnya mencapai angka impresif: 360.000 ton beras dialokasikan untuk bantuan sosial dan 1,3 juta ton untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP). Ini menunjukkan kapasitas produksi yang tidak hanya mencukupi, tetapi juga memiliki cadangan untuk intervensi pasar dan bantuan sosial.

Lebih jauh, Mentan Amran bahkan melontarkan prediksi yang sangat ambisius dan membanggakan. Ia menghitung, jika upaya peningkatan produksi ini tidak terganggu, Indonesia memiliki kapasitas untuk menghidupi populasinya, bahkan hingga proyeksi 1 miliar penduduk di masa depan.

"Kita mampu menghidupi, nanti generasi kita penduduk Indonesia 1 miliar, kami sudah hitungkan. Kalau ini 3 juta tidak diganggu, kita mampu 80 tahun sampai 100 tahun tidak import," ujar Mentan, merujuk pada luasan lahan yang dikelola dan produktivitasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beras Food Station Tak Sesuai Standar, Dinas KPKP: Biar Mereka yang Klarifikasi

Beras Food Station Tak Sesuai Standar, Dinas KPKP: Biar Mereka yang Klarifikasi

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 17:54 WIB

Janji Usut Kasus Beras Oplosan, Kapolri: 25 Pemilik Merek Sudah Diperiksa, Sampel Segera Diuji Lab

Janji Usut Kasus Beras Oplosan, Kapolri: 25 Pemilik Merek Sudah Diperiksa, Sampel Segera Diuji Lab

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 17:52 WIB

Beras Oplosan Food Station: DPRD DKI Desak Audit Terbuka dan Kanal Pengaduan Publik!

Beras Oplosan Food Station: DPRD DKI Desak Audit Terbuka dan Kanal Pengaduan Publik!

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 17:44 WIB

Terkini

Penjualan OMODA 5 di Malaysia Dibekukan Dampak Kasus As Roda Lepas

Penjualan OMODA 5 di Malaysia Dibekukan Dampak Kasus As Roda Lepas

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Telur Surplus, Tepung Telur Masih Impor: Pemerintah Baru Mau Bangun Pabrik

Telur Surplus, Tepung Telur Masih Impor: Pemerintah Baru Mau Bangun Pabrik

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Kasatgas PRR Paparkan Capaian Pemulihan Sumatera, Normalisasi Sungai Dipercepat Cegah Banjir Susulan

Kasatgas PRR Paparkan Capaian Pemulihan Sumatera, Normalisasi Sungai Dipercepat Cegah Banjir Susulan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:08 WIB

Novel Baswedan Khawatir Penghapusan Pasal 2 dan 3 UU Tipikor Bikin Korupsi Besar Tak Terungkap

Novel Baswedan Khawatir Penghapusan Pasal 2 dan 3 UU Tipikor Bikin Korupsi Besar Tak Terungkap

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:08 WIB

Waspada Bullying di Sekolah, Mendikdasmen Ungkap 5 Ciri Siswa yang Sering Jadi Target Perundungan

Waspada Bullying di Sekolah, Mendikdasmen Ungkap 5 Ciri Siswa yang Sering Jadi Target Perundungan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:07 WIB

Bedak Two Way Cake OMG Apakah Bagus? Cek Review Jujur Pengguna

Bedak Two Way Cake OMG Apakah Bagus? Cek Review Jujur Pengguna

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Keadilan Ekosistem Media Lokal, Jalan Menuju Informasi yang Merata

Keadilan Ekosistem Media Lokal, Jalan Menuju Informasi yang Merata

Video | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Persaingan Sengit Men Elite! Ternadi Bike Park Jadi Arena Hidup Mati 76 Ultimate Downhill

Persaingan Sengit Men Elite! Ternadi Bike Park Jadi Arena Hidup Mati 76 Ultimate Downhill

Sport | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:58 WIB

Honda Modif Contest 2026 Lahirkan 3 Jawara dengan Karya Menawan

Honda Modif Contest 2026 Lahirkan 3 Jawara dengan Karya Menawan

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Tradisi Smong Simeulue: Bukti Cerita Rakyat Mampu Mitigasi Tsunami Aceh

Tradisi Smong Simeulue: Bukti Cerita Rakyat Mampu Mitigasi Tsunami Aceh

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:50 WIB

×