Banyak Korban PHK, Inggris Bagikan Bansos dan Buka Lapangan Kerja Baru

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Senin, 21 Juli 2025 | 14:00 WIB
Banyak Korban PHK, Inggris Bagikan Bansos dan Buka Lapangan Kerja Baru
Ilustrasi pengangguran korban PHK. (Elements Envato)

Suara.com - Penyerapan tenaga kerja di Inggris terus menurun. Hal ini dikarenakan melonjaknya pengangguran yang diakibatkan tingginya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).

Kantor Statistik Nasional (ONS) mencatat pertumbuhan gaji tahunan dalam tiga bulan antara Maret dan Mei melambat menjadi 5 persen di Inggris.

Serta tingkat pengangguran telah meningkat menjadi 4,7 persen, tertinggi dalam empat tahun. Sedangkan jumlah lowongan kerja kini terus menurun selama tiga tahun.

"Kita perlu melangkah lebih jauh untuk meningkatkan perekonomian, sementara Partai Konservatif mengatakan kenaikan pengangguran tersebut merupakan "aib," kata Pemerintah Inggris di lansir BBC, Senin (21/7/2025).

ONS menambahkan bahwa data survei menunjukkan bahwa beberapa perusahaan mungkin tidak merekrut pekerja baru atau mengganti pekerja yang telah keluar.

Jumlah lowongan pekerjaan saat ini berada pada titik terendah dalam 10 tahun, belum termasuk penurunan yang terjadi selama pandemi ketika karantina wilayah menghentikan perusahaan untuk melakukan perekrutan.

ONS menyatakan jumlah orang yang menerima gaji turun 68.000 selama periode Maret hingga Mei. Angka ini juga diperkirakan akan turun lagi sebanyak 41.000 pada bulan Juni.

Dengan pengangguran serta phk yang meningkat membuat ekonomi Inggris harus mengambil tindakan. Adapun, Gubernur Bank of England Andrew Bailey mengindikasikan kemungkinan adanya penurunan suku bunga yang lebih besar jika pasar tenaga kerja menunjukkan tanda-tanda perlambatan.

Apalagi, perlambatan pertumbuhan gaji membuka peluang bagi penurunan suku bunga pada bulan Agustus". Bank of England secara luas diperkirakan akan memangkas suku bunga dari 4,25 persen menjadi 4 persen.

baca juga

Meskipun, beberapa pihak berpendapat bahwa mendorong pengeluaran adalah langkah baik. Namun, kebijakan itu masih belum menguntungkan dikarenakan inflasi masih meningkat adalah tindakan yang tidak bijaksana.

Banyak analis mengatakan bahwa kenaikan iuran Asuransi Nasional (NIC) perusahaan pada bulan April telah menghambat perusahaan untuk melakukan perekrutan.

Meskipun tingkat pengangguran telah meningkat, ONS menyatakan bahwa angka tersebut perlu dicermati karena adanya masalah dalam cara pengumpulan data.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Alison McGovern mengatakan bahwa akan memberikan bantuan bagi masyarakat yang kehilangan pekerjaan. Salah satunya, bakal memberikan bansos hingga menciptakan pekerjaan baru,

"Bagi masyarakat di daerah dengan tingkat ketidakaktifan ekonomi tertinggi, kami mendanai pekerjaan baru untuk memastikan hambatan terhadap pekerjaan dihilangkan," katanya.

Sedangkan, Menteri Bayangan untuk Urusan Pekerjaan, Helen Whately, mengatakan setiap kehilangan pekerjaan merupakan pukulan telak bagi keluarga pekerja keras di seluruh negeri.

"Yang lebih buruk akan terjadi di bawah pemerintahan Buruh yang keras ini," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjualan Merosot, Jaguar Land Rover PHK 500 Karyawan

Penjualan Merosot, Jaguar Land Rover PHK 500 Karyawan

Bisnis | Jum'at, 18 Juli 2025 | 08:22 WIB

Viral Massa Protes saat Paripurna DPRD Sumut, Suarakan Keadilan untuk Buruh Korban PHK

Viral Massa Protes saat Paripurna DPRD Sumut, Suarakan Keadilan untuk Buruh Korban PHK

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 18:50 WIB

Booking.com PHK Ratusan Karyawan

Booking.com PHK Ratusan Karyawan

Bisnis | Kamis, 17 Juli 2025 | 13:42 WIB

Terkini

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:31 WIB

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:19 WIB

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:12 WIB

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

Video | Kamis, 10 September 2026 | 22:05 WIB

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 22:00 WIB

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:56 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Sumsel | Kamis, 10 September 2026 | 21:46 WIB

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:43 WIB

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 21:29 WIB

×