Bosch Kembali PHK 1.100 Karyawan Tahun Ini, Apa yang Terjadi?

Dwi Bowo Raharjo, Rina Anggraeni

Rabu, 23 Juli 2025 | 10:43 WIB
Bosch Kembali PHK 1.100 Karyawan Tahun Ini, Apa yang Terjadi?
Produsen suku cadang mobil asal Jerman, Bosch akan memangkas hingga 1.100 karyawan sampai tahun 2029. (Pixabay/geralt)

Suara.com - Produsen suku cadang mobil asal Jerman, Bosch melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Perusahaan akan memangkas hingga 1.100 karyawan sampai tahun 2029.

Dampak PHK ini membuat perusahaan akan merestrukturisasi pabriknya di Reutlingen karena pasar otomotif yang memburuk dengan cepat mendorong penurunan penjualan.

Nantinya, Bosch akan memfokuskan pabriknya terutama pada manufaktur semikonduktor, karena membuat unit kontrol elektronik tidak lagi kompetitif, demikian menurut sebuah pernyataan.

"Pasar unit kontrol di Eropa sangat bergantung pada harga dan diperebutkan ketat oleh pendatang baru," kata wakil presiden eksekutif operasi semikonduktor Bosch, Dirk Kress dikutip Reuters, Rabu (23/7/2025).

Namun, perusahaan tidak mengatakan apakah pemangkasan tersebut akan melibatkan PHK wajib atau bergantung pada langkah-langkah sukarela seperti pensiun dini.

Bosch mempekerjakan sekitar 10.000 orang di Reutlingen. Produsen mobil Jerman dan Eropa telah berada di bawah tekanan akibat biaya tinggi dan persaingan asing yang ketat, serta perang tarif antara Amerika Serikat dan mitra dagang globalnya.

"Pemutusan hubungan kerja yang diperlukan tidak mudah bagi kami, tetapi sangat dibutuhkan untuk mengamankan masa depan pabrik," katanya.

Sebelumnya, Bosch sendiri pada November 2024 mengumumkan 5.500 PHK di seluruh perusahaan. PHK sudah dilakukan Bosch sejak dua tahun terakhir.

Rekan pemasok otomotif Schaeffler dan Continental telah melakukan PHK tahun lalu, sementara produsen mobil sport Porsche juga memperingatkan para pekerja tentang "situasi serius" di tengah menurunnya permintaan di China.

baca juga

Selain itu, pemasok otomotif lain seperti Schaeffler dan Continental telah melakukan PHK tahun lalu.

Sedangkan produsen mobil sport Porsche Jumat lalu memperingatkan para pekerja tentang "situasi serius" di tengah menurunnya permintaan di Tiongkok. Pada November 2024, Bosch juga mengumumkan PHK 5.500 karyawan di seluruh perusahaan, menurut laporan agensi tersebut.

Bosch adalah perusahaan tercatat di pasar saham India, dan sahamnya ditutup 1,37% lebih rendah. Tentunya, penjualan ini membuat perusahaan terus mengurangi karyawannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

42 Ribu Pekerja Terkena PHK di Tahun Pertama Prabowo Menjabat

42 Ribu Pekerja Terkena PHK di Tahun Pertama Prabowo Menjabat

Bisnis | Selasa, 22 Juli 2025 | 19:06 WIB

Amazon PHK Ratusan Karyawan, Lebih Pilih AI

Amazon PHK Ratusan Karyawan, Lebih Pilih AI

Bisnis | Selasa, 22 Juli 2025 | 10:02 WIB

Banyak Korban PHK, Inggris Bagikan Bansos dan Buka Lapangan Kerja Baru

Banyak Korban PHK, Inggris Bagikan Bansos dan Buka Lapangan Kerja Baru

Bisnis | Senin, 21 Juli 2025 | 14:00 WIB

5 Strategi Jenius Kelola Keuangan saat Terkena PHK

5 Strategi Jenius Kelola Keuangan saat Terkena PHK

Lifestyle | Jum'at, 18 Juli 2025 | 17:05 WIB

Terkini

Peran 4 Orang Kepercayaan Nusron Wahid di Pusaran Kasus Suap HGB Summarecon

Peran 4 Orang Kepercayaan Nusron Wahid di Pusaran Kasus Suap HGB Summarecon

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:07 WIB

Polisi Tangkap Sindikat Pemalsuan SIM di Siak dan Pekanbaru, Terungkap Modusnya

Polisi Tangkap Sindikat Pemalsuan SIM di Siak dan Pekanbaru, Terungkap Modusnya

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 11:05 WIB

BRI Buktikan Komitmen di Dunia Olahraga, Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

BRI Buktikan Komitmen di Dunia Olahraga, Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 11:05 WIB

Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 11:01 WIB

Makkah Diserang Bom Drone Houthi Yaman

Makkah Diserang Bom Drone Houthi Yaman

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:01 WIB

Boro-boro Financial Freedom, Gen Z Masih Paycheck to Paycheck

Boro-boro Financial Freedom, Gen Z Masih Paycheck to Paycheck

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 11:00 WIB

4 Jenazah Ditemukan, 129 Penumpang KMP Virgo Transport 8 Masih Hilang

4 Jenazah Ditemukan, 129 Penumpang KMP Virgo Transport 8 Masih Hilang

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:58 WIB

BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Konsisten Dukung Kemajuan Olahraga Nasional

BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Konsisten Dukung Kemajuan Olahraga Nasional

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 10:58 WIB

Apa Itu Beras Fortifikasi? Ini Beda Kandungannya dengan Beras Biasa

Apa Itu Beras Fortifikasi? Ini Beda Kandungannya dengan Beras Biasa

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:55 WIB

Arab Saudi Panas, Jenderal Turki al-Maliki Janji Balas Dendam Serangan Rudal Houthi Yaman

Arab Saudi Panas, Jenderal Turki al-Maliki Janji Balas Dendam Serangan Rudal Houthi Yaman

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:50 WIB

×