Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.185,783
LQ45 612,558
Srikehati 299,552
JII 369,759
USD/IDR 17.990

Program BSU 2025 Lanjut atau Tidak? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah

M Nurhadi

Kamis, 24 Juli 2025 | 13:33 WIB
Program BSU 2025 Lanjut atau Tidak? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah
Arsip BSU-Sebanyak 13.700 pekerja di Depok, Jawa Barat mendapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) melalui jaringan Kantorpos.

Suara.com - Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp600 ribu dipastikan tidak akan berlanjut usai Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengonfirmasi bahwa program BSU 600.000 per orang berakhir pada Juli 2025 dan tidak diperpanjang. Langkah selanjutnya dari program BSU ini adalah penyelesaian bagi para penerima yang belum mendapatkan BSU.

Dikutip dari sumber terkait, hingga 23 Juli kemarin, realisasi pelnyaluran BSU untuk seluruh masyarakat yang terdaftar sudah mencapai 89,71% dari total 15,95 juta penerima. Dengan target penyelesaian penyaluran pada akhir Juli ini, waktu bagi pekerja untuk memastikan status penerimaan dipastikan semakin sempit. Namun demikian, pemerintah meyakini BSU akan disalurkan sepenuhnya.

Jumlah Penerima Berkurang Akibat Verifikasi Ketat

Bersamaan dengan BSU yang tidak diperpanjang, Kemnaker juga melaporkan adanya perubahan pada angka penerima BSU Rp600 ribu. Pasca adanya proses verifikasi data ulang yang ketat, jumlah penerima berubah dari target awal 17,3 juta menjadi 15,95 juta pekerja, yang berarti penerima BSU berkurang sebanyak 1,35 juta penerima.

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker, Indah Anggoro Putri, menjelaskan bahwa banyak calon penerima yang tidak memenuhi syarat yang ditetapkan. Salah satu syarat utama yang menjadi fokus verifikasi adalah kewajiban penerima BSU untuk aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan hingga April 2025.

Alasan berkurangnya penerima BSU ini karena berbagai faktor seperti, rekening tidak aktif, gaji di atas Rp 3,5 juta, terdaftar ASN, terdaftar di program bansos lain dan data yang tidak akurat.

Nantinya, anggaran yang tersisa dari program ini akibat berkurangnya jumlah penerima akan dikembalikan ke Kas Negara. Meskipun Indah belum merinci nominal pasti yang akan dikembalikan, proses ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga akuntabilitas anggaran.

Ilustrasi Uang (Unslash)
Ilustrasi Uang (Unslash)

Bagaimana Cara Mengecek Status Penerima BSU Anda?

Bagi Anda para pekerja yang ingin mengetahui apakah termasuk salah satu penerima BSU Rp600 ribu, Kemnaker telah menyediakan beberapa kanal resmi yang mudah diakses. Penting untuk segera mengecek status Anda mengingat batas waktu penyaluran yang semakin dekat.

baca juga

Berikut adalah langkah-langkah untuk mengecek status BSU Anda:

Melalui Situs Web Resmi Kemnaker

  1. Kunjungi situs resmi Kementerian Ketenagakerjaan di sso.kemnaker.go.id.
  2. Jika belum memiliki akun, daftar terlebih dahulu. Anda akan diminta untuk mengisi data diri seperti NIK, nama lengkap, nama ibu kandung, dan alamat email.
  3. Setelah berhasil mendaftar atau login, lengkapi profil Anda.
  4. Anda akan melihat notifikasi apakah Anda termasuk penerima BSU atau tidak. Sistem akan menampilkan informasi terkait status penyaluran bantuan Anda.

Melalui Aplikasi SIAP Kerja (Kemnaker)

Unduh aplikasi SIAP Kerja Kemnaker melalui Google Play Store (untuk Android) atau App Store (untuk iOS).
Lakukan pendaftaran atau login menggunakan akun yang sama dengan situs web Kemnaker.
Setelah masuk, cari menu atau notifikasi terkait BSU. Informasi status penerimaan Anda akan tersedia di sana.
Melalui Situs Web BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek):

  • Kunjungi situs resmi BPJS Ketenagakerjaan di bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id.
  • Masukkan NIK atau nomor kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Anda.
  • Lengkapi data lain yang diminta dan ikuti instruksi yang tertera.
  • Sistem akan menampilkan informasi mengenai status kepesertaan Anda dan apakah Anda memenuhi syarat sebagai penerima BSU.

Pastikan data yang Anda masukkan akurat dan sesuai dengan data yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan maupun Kemnaker. Jika Anda merasa memenuhi syarat namun status Anda belum tercatat sebagai penerima, segera hubungi call center Kemnaker atau BPJS Ketenagakerjaan untuk informasi lebih lanjut. Jangan lewatkan kesempatan ini, karena program BSU tidak akan diperpanjang setelah Juli 2025.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah BSU 2025 Rp 600 Ribu Cair Lagi di Agustus? Berikut Penjelasannya

Apakah BSU 2025 Rp 600 Ribu Cair Lagi di Agustus? Berikut Penjelasannya

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 10:29 WIB

BSU Bagikan Uang Rp 1,7 Juta Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada

BSU Bagikan Uang Rp 1,7 Juta Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada

Tekno | Rabu, 23 Juli 2025 | 19:09 WIB

CEK FAKTA: Benarkah TKI Seluruh Dunia Dapat BSU Rp 100 Juta? Ini Penjelasannya

CEK FAKTA: Benarkah TKI Seluruh Dunia Dapat BSU Rp 100 Juta? Ini Penjelasannya

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 16:06 WIB

Penyebab BSU Batal Disalurkan, Jutaan Orang Tidak Jadi Terima Bantuan Subsidi Upah

Penyebab BSU Batal Disalurkan, Jutaan Orang Tidak Jadi Terima Bantuan Subsidi Upah

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 11:26 WIB

Siapa yang Berhak Menerima Bantuan PIP 2025, Ini Penjelasannya

Siapa yang Berhak Menerima Bantuan PIP 2025, Ini Penjelasannya

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 12:42 WIB

Ironi Drama Hukum Bansos: Dari Pelapor Jadi Terdakwa, Pesinetron Lady Marsella Divonis Bebas

Ironi Drama Hukum Bansos: Dari Pelapor Jadi Terdakwa, Pesinetron Lady Marsella Divonis Bebas

Entertainment | Senin, 21 Juli 2025 | 19:40 WIB

Terkini

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

×