Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bukti QRIS Made In Indonesia Makin Kuat di Dunia, Mastercard Cs Bisa Lewat

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 28 Juli 2025 | 18:57 WIB
Bukti QRIS Made In Indonesia Makin Kuat di Dunia, Mastercard Cs Bisa Lewat
Sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) terus melebarkan sayapnya ke kancah global, dan kini siap mengguncang dominasi raksasa pembayaran dunia seperti MasterCard dan Visa. Foto Alvian-Suara.com

Suara.com - Sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) terus melebarkan sayapnya ke kancah global, dan kini siap mengguncang dominasi raksasa pembayaran dunia seperti Mastercard dan Visa.

Yang terbaru dan paling menarik perhatian adalah QRIS sebentar lagi bisa digunakan di Jepang.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, mengumumkan kabar gembira ini. "Kami sampaikan Insyaallah mulai 17 Agustus efektif, 18 Agustus QRIS bisa dipakai di Jepang," kata Perry Warjiyo dalam konfrensi KSSK di Gedung LPS, Jakarta, Senin (28/7/2025).

Uji coba penggunaan QRIS di Negeri Sakura sudah berjalan mulus, bahkan sandbox telah dijalankan sejak 15 Mei 2025. Dengan demikian, masyarakat Indonesia yang melancong ke Jepang atau sebaliknya, bisa bertransaksi dengan mudah hanya dengan memindai kode QR.

Jepang hanyalah awal! BI tak berhenti sampai di situ. Perry Warjiyo mengungkapkan bahwa uji coba penggunaan QRIS juga akan dilanjutkan di China. Tak hanya itu, BI bahkan tengah serius berdiskusi dengan otoritas Saudi Arabia untuk integrasi yang lebih canggih.

Khusus di Arab Saudi, ada rencana revolusioner: kartu identitas resmi atau kartu nusuk (kartu identitas yang diterbitkan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi) akan berfungsi sebagai alat pembaca QRIS dan penyimpan uang elektronik. Tujuannya mulia: agar para jemaah haji dan umrah dapat bertransaksi dengan sangat mudah tanpa perlu repot membawa banyak mata uang atau kartu.

"Sehingga bisa bertransaksi, bisa menggunakan kartu nusuk membaca QRIS dan ada uang elektroniknya," terang Perry, membayangkan kemudahan bertransaksi bagi jutaan jemaah.

AS Sempat 'Khawatir' Kehadiran QRIS

Ekspansi agresif QRIS ini bukan tanpa sorotan. Sebelumnya, Amerika Serikat (AS) sempat menyoroti QRIS dalam laporan Perkiraan Perdagangan Nasional 2025 yang dirilis Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) pada akhir Februari lalu.

Dalam laporan tersebut, AS mencatat perihal Peraturan BI No. 21/2019, yang menetapkan QRIS sebagai standar nasional untuk semua pembayaran QR Code di Indonesia. "Perusahaan-perusahaan AS (seperti MasterCard dan Visa), termasuk penyedia pembayaran dan bank-bank, mencatat kekhawatiran bahwa selama proses pembuatan kebijakan kode QR BI, para pemangku kepentingan internasional tidak diberitahu tentang sifat perubahan potensial tersebut maupun diberi kesempatan untuk menjelaskan pandangan mereka mengenai sistem tersebut, termasuk bagaimana sistem tersebut dapat dirancang untuk berinteraksi paling lancar dengan sistem pembayaran yang ada," papar AS dalam dokumen USTR.

Kekhawatiran pemain global ini justru menjadi bukti kuat bahwa QRIS bukan lagi sekadar standar lokal, melainkan pemain baru yang patut diperhitungkan di kancah global.

BI sendiri mencatat pertumbuhan signifikan transaksi pembayaran digital pada kuartal II 2025. Volume transaksi mencapai 11,67 miliar atau naik 30,51% secara tahunan (year-on-year/yoy), didorong lonjakan transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang tumbuh 148,50% (yoy).

Selain QRIS, transaksi melalui aplikasi mobile dan internet banking juga menunjukkan pertumbuhan masing-masing sebesar 32,16% (yoy) dan 6,95% (yoy). Perry menegaskan BI terus memperkuat kebijakan sistem pembayaran digital sebagai salah satu penopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebagai informasi, QRIS adalah standar nasional QR Code yang dikembangkan oleh Bank Indonesia (BI) bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Sistem ini secara resmi diluncurkan pada 17 Agustus 2019, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebelum QRIS, berbagai penyelenggara jasa sistem pembayaran (PJSP) memiliki format QR Code tersendiri yang tidak kompatibel. QRIS hadir sebagai solusi revolusioner untuk menyatukan beragam format QR menjadi satu standar nasional, memudahkan transaksi lintas platform dan kini lintas negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Suntik Dana Segar Hingga Rp 376 Triliun, Terbanyak ke Bank BUMN

BI Suntik Dana Segar Hingga Rp 376 Triliun, Terbanyak ke Bank BUMN

Bisnis | Senin, 28 Juli 2025 | 17:56 WIB

Sinopsis Glass Heart, Drama Jepang Terbaru Takeru Satoh dan Yu Miyazaki

Sinopsis Glass Heart, Drama Jepang Terbaru Takeru Satoh dan Yu Miyazaki

Your Say | Senin, 28 Juli 2025 | 15:22 WIB

Klarifikasi DJ Panda di Denny Sumargo Terbukti: Jejak Digital Tunjukkan Erika Carlina Ajak ke Klub!

Klarifikasi DJ Panda di Denny Sumargo Terbukti: Jejak Digital Tunjukkan Erika Carlina Ajak ke Klub!

Entertainment | Senin, 28 Juli 2025 | 15:18 WIB

Terkini

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:37 WIB

AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!

AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:06 WIB

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:49 WIB

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:33 WIB

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:23 WIB

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:11 WIB

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:25 WIB

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:49 WIB