Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.575.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 6.108,209
LQ45 608,577
Srikehati 300,350
JII 364,879
USD/IDR 18.036

Alasan Jabodetabek Masih Macet, Biaya Transportasi Bisa Tembus Rp 2 Juta/Bulan

Achmad Fauzi

Jum'at, 01 Agustus 2025 | 08:15 WIB
Alasan Jabodetabek Masih Macet, Biaya Transportasi Bisa Tembus Rp 2 Juta/Bulan
Sejumlah penumpang duduk di dalam kereta rel listrik (KRL) baru seri Commuter Line Indonesia (CLI)-125 jurusan Jakarta-Bogor saat pengoperasian perdana di Jakarta, Minggu (1/6/2025). ANTARA FOTO

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan, biaya transportasi di Jabodetabek masih tinggi. Hal ini yang membuat masih maraknya masyarakat menggunakan kendaraan pribadi.

Direktur Jenderal Integrasi Transportasi Multimoda Kemenhub, Risal Wasal, menjelaskan masyarakat perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk naik transportasi.

Dia mencontohkan, untuk menuju KRL harus naik ojek menuju stasiun, begitur selepas naik KRL juga harus naik ojek untuk menuju kantor.

Sejumlah penumpang menaiki kereta Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodebek di Jakarta, Senin (30/6/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sejumlah penumpang menaiki kereta Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodebek di Jakarta, Senin (30/6/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Orang ke kantor masih harus naik ojek, atau naik apa, menuju ke public transport-nya, dari public transport, kalau dia bawa mobil harus parkir, parkirnya mahal. Padahal naik keretanya cuma Rp 3.500. Kalau kayak gitu, itu yang kita perbaiki," ujarnya dalam diskusi di Kantor Kemenhub, Jakarta, yang dikutip Jumat (1/8/2025).

RIsal memaparkan, warga Bekasi paling tinggi untuk biaya transportasi selama sebulan mencapai Rp 1,91 juta.

Ia juga mengungkapkan, biaya transportasi di Jabodetabek juga lebih tinggi dari biaya ideal Bank Dunia yang mencapai 10 persen dari biaya hidup.

Risal menyebut, untuk kota-kota besar biaya transportasinya mencapai 12,46 persen dari biaya hidup. Sedangkan, selain Bekasi, warga Depok juga mengeluarkan kocek tinggi untuk biaya transportasi sebesar Rp 1,8 juta.

Kemudian, untuk warga Jakarta mengeluarkan biaya transportasi sebesar Rp 1,5 juta per bulan, warga Bogor sebesar Rp 1,23 juta per bulan, Surabaya juga tinggi mencapai Rp 1,62 juta per bulan.

Untuk mengatasi hal ini, Kemenhub tengah mengindentifikasi agar biaya tranportasi bisa semurah mungkin di kota-kota besar.

baca juga

"Jadi, bagaimana tadi, first mile last mile-nya itu, bisa kita reduksi. Jadi, cost orang itu untuk transportasi bisa kita kurangi," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stasiun Karet Batal Ditutup, Justru Malah Dipercantik

Stasiun Karet Batal Ditutup, Justru Malah Dipercantik

Bisnis | Kamis, 31 Juli 2025 | 18:31 WIB

Kemenhub Vs Indonesia Airlines Masih Berlanjut, Pemerintah Nilai Sertifikat Standar Belum Sah!

Kemenhub Vs Indonesia Airlines Masih Berlanjut, Pemerintah Nilai Sertifikat Standar Belum Sah!

Bisnis | Kamis, 24 Juli 2025 | 08:23 WIB

Kemenhub: Semua Manifes KM Barcelona V Berhasil Ditemukan

Kemenhub: Semua Manifes KM Barcelona V Berhasil Ditemukan

Bisnis | Senin, 21 Juli 2025 | 13:29 WIB

Terkini

Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan

Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan

Jatim | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:39 WIB

Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah

Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:37 WIB

BRI KKB Expo Hadir Lagi, Nikmati Promo Kredit Kendaraan di 131 Kantor BRI Seluruh Indonesia

BRI KKB Expo Hadir Lagi, Nikmati Promo Kredit Kendaraan di 131 Kantor BRI Seluruh Indonesia

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:36 WIB

Febrie Adriansyah Diperiksa Tim Khusus Berisi 9 Jaksa, Mayoritas Alumni KPK

Febrie Adriansyah Diperiksa Tim Khusus Berisi 9 Jaksa, Mayoritas Alumni KPK

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:30 WIB

Review Serial Marc by Sofia: Estetika Sunyi Sofia Coppola yang Memesona

Review Serial Marc by Sofia: Estetika Sunyi Sofia Coppola yang Memesona

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:30 WIB

Junior Roberts Kagok Perankan Cowok Green Flag di Series A Little White Lie

Junior Roberts Kagok Perankan Cowok Green Flag di Series A Little White Lie

Entertainment | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:28 WIB

Maut di Balik Live TikTok: Teka-Teki Sayatan di Pantai Permata Probolinggo Akhirnya Terungkap

Maut di Balik Live TikTok: Teka-Teki Sayatan di Pantai Permata Probolinggo Akhirnya Terungkap

Jatim | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:27 WIB

Bunga Cuma 1,8%! BRI KKB Expo Hadir di 131 Titik, Wujudkan Mimpi Punya Kendaraan Baru

Bunga Cuma 1,8%! BRI KKB Expo Hadir di 131 Titik, Wujudkan Mimpi Punya Kendaraan Baru

Bri | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:22 WIB

Pengawas Sawmill Ilegal di Kampar Jadi Tersangka, Terancam Denda Rp2,5 Miliar

Pengawas Sawmill Ilegal di Kampar Jadi Tersangka, Terancam Denda Rp2,5 Miliar

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:21 WIB

Perbaiki Tata Kelola MBG, Pimpinan BGN Diminta Jangan Bikin Masalah Baru

Perbaiki Tata Kelola MBG, Pimpinan BGN Diminta Jangan Bikin Masalah Baru

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:13 WIB

×