Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

Tarif Listrik PLN Agustus 2025: Rincian Lengkap dan Kebijakan di Baliknya

Chandra Iswinarno

Rabu, 06 Agustus 2025 | 15:42 WIB
Tarif Listrik PLN Agustus 2025: Rincian Lengkap dan Kebijakan di Baliknya
Ilustrasi meteran listrik. Pada Juli-September 2025, PLN mengumumkan tidak ada kenaikan tarif listrik. [Suara.com/Alfian Winanto]

Terdapat beberapa parameter ekonomi makro yang menjadi acuan dalam mekanisme penyesuaian tarif.

Parameter-parameter ini mencerminkan kondisi perekonomian terkini yang dapat memengaruhi biaya penyediaan listrik.

Petugas memeriksa meteran listrik di Rumah Susun Benhil 2, Jakarta, Selasa (7/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas memeriksa meteran listrik di Rumah Susun Benhil 2, Jakarta, Selasa (7/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Parameter pertama adalah nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD).

Fluktuasi kurs Rupiah menjadi faktor signifikan karena banyak komponen biaya pembangkit listrik yang terkait dengan mata uang asing.

Parameter kedua adalah Indonesian Crude Price (ICP) atau harga minyak mentah Indonesia.

Harga minyak dunia sangat berpengaruh, terutama untuk pembangkit listrik yang masih menggunakan bahan bakar minyak.

Parameter ketiga adalah tingkat inflasi. Inflasi dapat memengaruhi berbagai komponen biaya operasional PLN, mulai dari biaya tenaga kerja hingga pengadaan barang dan jasa lainnya.

Parameter terakhir adalah Harga Batubara Acuan (HBA). Mengingat sebagian besar pembangkit listrik di Indonesia menggunakan batu bara, perubahan HBA menjadi faktor krusial dalam perhitungan biaya pokok penyediaan (BPP) listrik.

Untuk penetapan tarif Triwulan III 2025, data yang digunakan sebagai acuan adalah realisasi parameter ekonomi makro selama periode Februari hingga April 2025.

baca juga

Selama periode tersebut, tercatat ada kecenderungan kenaikan pada beberapa parameter tersebut.

Meskipun berdasarkan formula penyesuaian tarif seharusnya ada kenaikan, pemerintah membuat keputusan berbeda.

Pemerintah memilih untuk tidak menaikkan tarif demi kepentingan yang lebih luas.

Kebijakan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk hadir dan memberikan perlindungan bagi masyarakat.

Terutama di saat kondisi ekonomi global masih menunjukkan ketidakpastian.

Bagi pelanggan, baik yang menggunakan sistem prabayar (token) maupun pascabayar, besaran tarif per kilowatt-hour (kWh) yang dibayarkan pada bulan Agustus 2025 akan sama seperti bulan sebelumnya.

Perbedaan utama antara keduanya hanya terletak pada metode pembayaran.

Pengguna prabayar melakukan pembelian token listrik di muka sebelum dapat menggunakan listrik.

Sementara itu, pelanggan pascabayar akan menerima tagihan pada akhir periode pemakaian sesuai dengan jumlah energi yang digunakan.

Penting bagi masyarakat untuk mengetahui rincian tarif sesuai dengan golongan dayanya masing-masing.

Pengetahuan ini akan membantu dalam merencanakan penggunaan listrik secara lebih bijak dan efisien.

Golongan pelanggan nonsubsidi memiliki struktur tarif yang berbeda-beda.

Perbedaan ini didasarkan pada kapasitas daya yang terpasang di rumah atau tempat usaha.

Pelanggan rumah tangga dengan daya 900 VA (R-1/TR) yang masuk kategori Rumah Tangga Mampu (RTM) dikenakan tarif sebesar Rp 1.352 per kWh.

Golongan ini merupakan salah satu yang paling banyak jumlahnya di Indonesia.

Untuk pelanggan rumah tangga dengan daya 1.300 VA (R-1/TR) dan 2.200 VA (R-1/TR), tarif yang berlaku adalah Rp 1.444,70 per kWh.

Golongan ini biasanya dihuni oleh keluarga dengan tingkat konsumsi listrik menengah.

Program bantuan listrik PLN yang dirasakan pelanggan WS2JB
Ilustrasi Kwh meter PLN

Bagi pelanggan rumah tangga dengan daya yang lebih besar, yaitu antara 3.500 hingga 5.500 VA (R-2/TR), tarifnya adalah Rp 1.699,53 per kWh. Begitu pula untuk pelanggan dengan daya 6.600 VA ke atas (R-3/TR), tarifnya sama.

Sektor bisnis juga mendapatkan perhatian dari pemerintah melalui stabilitas tarif ini.

Pelanggan bisnis dengan daya mulai dari 6.600 VA hingga 200 kVA (B-2/TR) dikenakan tarif Rp 1.444,70 per kWh.

Sementara itu, untuk instansi pemerintah dengan daya 6.600 VA hingga 200 kVA (P-1/TR), tarifnya ditetapkan sebesar Rp 1.699,53 per kWh.

Tarif ini juga berlaku untuk penerangan jalan umum di atas 200 kVA (P-3/TR).

Di sisi lain, pemerintah juga tetap berkomitmen untuk memberikan subsidi listrik bagi golongan masyarakat yang berhak.

24 Golongan

Terdapat 24 golongan pelanggan yang tarifnya disubsidi oleh pemerintah.

Subsidi ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu.

Selain itu, subsidi juga diarahkan untuk mendukung kegiatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar tetap produktif.

Pelanggan rumah tangga dengan daya 450 VA merupakan penerima subsidi penuh. Mereka menikmati tarif yang sangat terjangkau, yaitu hanya Rp 415 per kWh.

Pelanggan rumah tangga dengan daya 900 VA yang terdaftar sebagai penerima subsidi juga mendapatkan tarif khusus. Tarif untuk golongan ini adalah Rp 605 per kWh.

Stabilitas tarif ini diharapkan dapat memberikan kepastian bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dengan demikian, masyarakat dapat mengatur anggaran rumah tangganya dengan lebih baik.

Pemerintah juga mendorong PLN untuk terus melakukan efisiensi dalam operasionalnya.

Langkah ini penting agar Biaya Pokok Penyediaan (BPP) tenaga listrik dapat tetap terjaga di level yang wajar.

Peningkatan efisiensi operasional harus diimbangi dengan upaya menjaga kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Harapannya, masyarakat tetap dapat menikmati pasokan listrik yang andal dan berkualitas.

Selain itu, PLN juga diharapkan dapat terus meningkatkan volume penjualan tenaga listrik.

Pertumbuhan konsumsi listrik yang sehat merupakan indikator dari bergeraknya roda perekonomian nasional.

Berikut tarif tenaga listrik PLN Agustus 2025 dengan masing-masing golongan pelanggan tarif per kWh;

Pelanggan Nonsubsidi

  • R-1/TR 900 VA (RTM) Rp 1.352,00
  • R-1/TR 1.300 VA Rp 1.444,70
  • R-1/TR 2.200 VA Rp 1.444,70
  • R-2/TR 3.500-5.500 VA Rp 1.699,53
  • R-3/TR 6.600 VA ke atas Rp 1.699,53
  • B-2/TR 6.600 VA - 200 kVA Rp 1.444,70
  • P-1/TR 6.600 VA - 200 kVA Rp 1.699,53

Pelanggan Subsidi

  • Rumah Tangga 450 VA Rp 415,00
  • Rumah Tangga 900 VA (Subsidi) Rp 605,00

Kebijakan tarif listrik yang stabil ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menciptakan iklim yang kondusif.

Baik untuk kehidupan sosial masyarakat maupun untuk kegiatan ekonomi secara keseluruhan.

Masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam menggunakan energi listrik.

Menghemat listrik tidak hanya akan mengurangi beban tagihan bulanan, tetapi juga membantu menjaga kelestarian lingkungan.

Kesadaran akan pentingnya efisiensi energi perlu terus ditumbuhkan.

Langkah-langkah kecil seperti mematikan lampu saat tidak digunakan dapat memberikan dampak yang besar jika dilakukan secara kolektif.

Pada akhirnya, penetapan tarif listrik yang tidak naik pada Agustus 2025 ini adalah sebuah nafas lega bagi banyak pihak.

Semoga kebijakan ini dapat benar-benar berkontribusi pada penguatan ekonomi nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tarif Listrik PLN Q3 2025 : Rincian Lengkap dan Kebijakan Terbaru Pemerintah

Tarif Listrik PLN Q3 2025 : Rincian Lengkap dan Kebijakan Terbaru Pemerintah

Bisnis | Selasa, 05 Agustus 2025 | 14:05 WIB

Harga Token Listrik per Agustus 2025, Beli Rp100 Ribu Dapat Berapa kWh?

Harga Token Listrik per Agustus 2025, Beli Rp100 Ribu Dapat Berapa kWh?

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 20:38 WIB

Berapa Tarif Listrik PLN Terbaru per Agustus 2025? Simak Rinciannya

Berapa Tarif Listrik PLN Terbaru per Agustus 2025? Simak Rinciannya

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 19:55 WIB

Terkini

Terharu! Marco Bezzecchi Sukses Raih Podium Walau Sambil Menahan Sakit

Terharu! Marco Bezzecchi Sukses Raih Podium Walau Sambil Menahan Sakit

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:21 WIB

Puluhan Senjata dan Amunisi Ditemukan Lagi di Sekolah Islam Harapan Ibu

Puluhan Senjata dan Amunisi Ditemukan Lagi di Sekolah Islam Harapan Ibu

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:19 WIB

Wealth Management BNI Kian Solid, AUM BNI Private Tumbuh 21%

Wealth Management BNI Kian Solid, AUM BNI Private Tumbuh 21%

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:17 WIB

Selat Hormuz Kembali Lancar, ICP Indonesia Turun ke 81,68 Dolar AS per Barel

Selat Hormuz Kembali Lancar, ICP Indonesia Turun ke 81,68 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:17 WIB

IHSG Bergerkan Melemah di Level 6.300 Pagi Ini, Saham GIAA Melesat

IHSG Bergerkan Melemah di Level 6.300 Pagi Ini, Saham GIAA Melesat

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Mulai Rp 1,35 Juta, Ini Harga Tiket Konser NCT 127 'The RedLine' di Jakarta

Mulai Rp 1,35 Juta, Ini Harga Tiket Konser NCT 127 'The RedLine' di Jakarta

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:15 WIB

30 Kata-kata Ucapan 17 Agustus Aesthetic untuk Caption Instagram dan WA

30 Kata-kata Ucapan 17 Agustus Aesthetic untuk Caption Instagram dan WA

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi

Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula

Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:55 WIB

×