Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

Jumlah Harta Kekayaan Amalia Adininggar Widyasanti Bertambah Banyak saat Jadi Pejabat BPS

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 08 Agustus 2025 | 16:56 WIB
Jumlah Harta Kekayaan Amalia Adininggar Widyasanti Bertambah Banyak saat Jadi Pejabat BPS
Amalia Adininggar Widyasanti adalah Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia yang baru dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 19 Februari 2025. Foto Instagram Pribadi @amalia.adininggar

Suara.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti kini menjadi sorotan publik. Setelah BPS merilis data pertumbuhan ekonomi Triwulan II-2025 yang melampaui prediksi banyak ekonom, pertanyaan tentang kredibilitas data dan sosok di balik lembaga tersebut mencuat.

Di tengah pusaran perdebatan ini, data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Amalia menjadi perhatian.

Berdasarkan laporan di situs Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Amalia telah melaporkan total hartanya sebanyak 10 kali sejak ia berkarier di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas.

Perjalanan Harta Amalia: Dari Rp8,5 Miliar hingga Tembus Rp21 Miliar

Perjalanan kekayaan Amalia menunjukkan kenaikan signifikan selama menjabat di berbagai posisi strategis.

Pada tahun 2013, saat menjabat Direktur Perdagangan, Investasi, dan Kerja Sama Ekonomi Internasional Bappenas total hartanya tercatat sebesar Rp8,52 miliar.

Angka ini terus merangkak naik hingga mencapai Rp10,22 miliar pada 2018 ketika ia menjabat Staf Ahli Bidang Sinergi Ekonomi dan Pembangunan Bappenas.

Kenaikan paling tajam terjadi saat Amalia menjadi Deputi Bidang Ekonomi BPS Kekayaannya melonjak dari Rp16,58 miliar pada 2020 hingga menyentuh Rp21,19 miliar pada 2023.

LHKPN terakhir yang dilaporkan Amalia adalah pada 23 Maret 2025, dengan total kekayaan Rp21.183.230.671.

Rincian Harta: Tanah, Mobil Mewah, dan Kas Miliaran Rupiah

Dalam LHKPN terbarunya, kekayaan Amalia terbagi menjadi beberapa pos utama:

  • Tanah dan Bangunan: Senilai Rp11,25 miliar, yang terdiri dari tiga bidang properti di Jakarta Selatan dan Bogor.
  • Alat Transportasi: Senilai Rp800 juta, mencakup sebuah Toyota Alphard (2020) senilai Rp600 juta dan Honda WRV (2023) senilai Rp200 juta, yang disebut sebagai hasil hibah tanpa akta.
  • Kas dan Setara Kas: Mencapai Rp9,10 miliar.

Sebelumnya, Center of Economic and Law Studies (CELIOS) secara resmi telah mengirimkan surat permintaan investigasi kepada Badan Statistik PBB, United Nations Statistics Division (UNSD) dan United Nations Statistical Commission.

Surat ini dilayangkan karena data pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,12% year-on-year dinilai CELIOS memiliki indikasi perbedaan dengan kondisi riil perekonomian Indonesia di lapangan.

Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga kredibilitas data BPS yang selama ini menjadi rujukan penting bagi berbagai pihak. "Surat yang dikirimkan ke PBB memuat permintaan untuk meninjau ulang data pertumbuhan ekonomi pada triwulan II 2025 yang sebesar 5,12% year-on-year," kata Bhima dalam keterangan tertulis, Jumat (8/8/2025).

Salah satu anomali paling mencolok yang disoroti CELIOS adalah data pertumbuhan sektor industri pengolahan yang mencapai 5,68% yoy. Padahal, menurut Bhima, pada periode yang sama, Indeks Manufaktur (PMI) justru tercatat kontraksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Data BPS Diragukan, CELIOS Kirim Surat Investigasi ke PBB, Ada Indikasi 'Permainan Angka'?

Data BPS Diragukan, CELIOS Kirim Surat Investigasi ke PBB, Ada Indikasi 'Permainan Angka'?

Bisnis | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 16:27 WIB

Ekonomi Tumbuh, tapi Rakyat Masih Susah: Kontradiksi Pembangunan Indonesia

Ekonomi Tumbuh, tapi Rakyat Masih Susah: Kontradiksi Pembangunan Indonesia

Your Say | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 13:47 WIB

Ekonomi Indonesia Tembus 5,12 Persen, Ekonom HSBC Soroti Kesenjangan Masih Tinggi

Ekonomi Indonesia Tembus 5,12 Persen, Ekonom HSBC Soroti Kesenjangan Masih Tinggi

Bisnis | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 13:44 WIB

Terkini

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 20:29 WIB

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:53 WIB

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:46 WIB

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:41 WIB

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:31 WIB

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:21 WIB

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:12 WIB

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB

Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi

Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:03 WIB