Pemerintah Targetkan Merauke Jadi Penghasil Bioetanol di 2027

Achmad Fauzi

Jum'at, 08 Agustus 2025 | 18:34 WIB
Pemerintah Targetkan Merauke Jadi Penghasil Bioetanol di 2027
Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung. [Suara.com/Achmad Fauzi].

Suara.com - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung, membeberkan pemerintah tengah memuluskan rencana pembangunan pabrik Bioetanol di Merauke, Papua Selatan.

Ia menuturkan, pabrik Bioetanol ini akan memenuhi kebutuhan di dalam negeri. Pemerintah pun mengebut rencana proyek tersebut.

"Jadi, yang ini dalam minggu ini kita lagi fokus untuk menyiapkan ini, pabrik biodiesel untuk kebutuhan di dalam negeri. Jadi, untuk biodiesel ini kita akan ada percepatan pembangunan, itu khususnya di Merauke, Papua Selatan," ujar Yuliot di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (8/8/2025).

Ilustrasi bioetanol. [Ist]
Ilustrasi bioetanol. [Ist]

Pembangunan proyek tersebut, lanjutnya, ditargetkan bisa selesai pada tahun 2027. Saat ini, pemerintah juga tengah berbicara intens dengan pemangku kepentingan lain untuk mencapai target itu.

Sayangnya, Yuliot tak merinci nilai proyek dan siapa sosok yang akan menggarap proyek prestisius itu.

"Jadi, kita harapkan tahun 2027 sudah akan berproduksi biodiesel yang ada di Merauke, Papua Selatan. Jadi, ini kita lagi konsolidasikan," ucapnya.

Sebelumnya, Penggunaan bensin di era Pemerintahan Prabowo Subianto tampaknya tak akan digunakan lagi. Pasalnya, pemerintah berencana mengurangi ketergantungan pada impor minyak dan produk minyak untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) ke bioetanol.

Rencana ini diutarakan Luhut Binsar Pandjaitan dalam postingannya di akun Instagram pribadinya.

Luhut beralasan penggunaan bensin lebih banyak dampak negatifnya dibandingkan bioetanol yang jauh lebih ramah lingkungan.

baca juga

Menurut Luhut, bioetanol digunakan untuk mengurangi polusi dan memiliki kandungan sulfur yang jauh lebih rendah daripada bensin.

"Kita kan sekarang berencana ini mau mendorong segera bioetanol masuk menggantikan bensin. Supaya polusi udara ini juga bisa dikurangin cepat. Karena sulfur yang ini kan hampir 500 ppm. Kita mau sulfurnya itu 50 ppm," kata Luhut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap-siap! Bahan Bakar B50 Siap Dipakai 2026

Siap-siap! Bahan Bakar B50 Siap Dipakai 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 17:55 WIB

Jumlah Sumur Rakyat Makin Bertambah Capai 33.000, Pertamina Jadi 'Stanby Buyer'

Jumlah Sumur Rakyat Makin Bertambah Capai 33.000, Pertamina Jadi 'Stanby Buyer'

Bisnis | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 16:59 WIB

ESDM Sebut Ada Perusahaan Rusia Kepincut Investasi di Sektor Minerba

ESDM Sebut Ada Perusahaan Rusia Kepincut Investasi di Sektor Minerba

Bisnis | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 08:56 WIB

Terkini

IHSG Masih Betah di Zona Merah ke Level 5.200 Rabu Pagi

IHSG Masih Betah di Zona Merah ke Level 5.200 Rabu Pagi

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Mendagri & Menkeu Pastikan Ketersediaan Anggaran Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera

Mendagri & Menkeu Pastikan Ketersediaan Anggaran Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:14 WIB

Brent Tertahan di 113 Dolar AS, Konflik Timur Tengah Bayangi Pasar Minyak

Brent Tertahan di 113 Dolar AS, Konflik Timur Tengah Bayangi Pasar Minyak

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:14 WIB

Hadapi Banyak Tantangan, Gus Ipul Kumpulkan Kepala Sekolah Rakyat se-Indonesia

Hadapi Banyak Tantangan, Gus Ipul Kumpulkan Kepala Sekolah Rakyat se-Indonesia

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:12 WIB

Tujuh Rumah di Menteng Ludes Terbakar, Puluhan Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Tujuh Rumah di Menteng Ludes Terbakar, Puluhan Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:11 WIB

4 Sekolah Rakyat Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026

4 Sekolah Rakyat Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:06 WIB

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan & Kemandirian Bangsa

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan & Kemandirian Bangsa

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:06 WIB

KSPI Imbau Aksi 28 Oktober Berlangsung Damai, Tanpa Kekerasan dan Kerusuhan

KSPI Imbau Aksi 28 Oktober Berlangsung Damai, Tanpa Kekerasan dan Kerusuhan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Review Tenzing: Kisah Nyata Perjuangan Pendaki Korban Diskriminasi Everest

Review Tenzing: Kisah Nyata Perjuangan Pendaki Korban Diskriminasi Everest

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Suahasil Siapkan Insentif Rp 1 Triliun ke Pemda Jika Kinerja Memuaskan

Suahasil Siapkan Insentif Rp 1 Triliun ke Pemda Jika Kinerja Memuaskan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:55 WIB

×