Pecah Rekor, Penipuan Sektor Keuangan di Indonesia Lebih Tinggi dari Negara Tetangga

Dwi Bowo Raharjo, Rina Anggraeni

Selasa, 19 Agustus 2025 | 10:57 WIB
Pecah Rekor, Penipuan Sektor Keuangan di Indonesia Lebih Tinggi dari Negara Tetangga
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi. [Suara.com/Dythia]

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan banyaknya laporan atau pengaduan mengenai penipuan pada sektor jasa keuangan. Hal ini tentu meresahkan bagi masyarakat yang terus mengalami kejahatan di sektor jasa keuangan.

Kepala Eksekutif Pengawasan Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan bahwa sebanyak 700 laporan yang diterima mengenai kejahatan sektor jasa keuangan. Angka ini lebih tinggi dibandingkan negara tetangga.

"Setiap harinya rata-rata 700 sampai 800 aduan sehari. Laporan masuk jauh lebih tinggi dibandingkan negara lain seperti Singapura dengan aduan 140, Hong Kong 124 aduan dan Malaysia yang mendapatkan aduan 130," kata Friderica di Acara Indonesia Anti Scam Center, Selasa (19/8/2025).

Dia pun melanjutkan OJK sudah menutup 72.145 rekening dari aduan yang diterima. Adapun, total kerugian yang didapatkan bisa mencapai Rp4,6 triliun

"Angka kerugian Indonesia yang diterima Rp4,6 triliun dari scam . Lalu jumlah rekening yang sudah diblokir sebanyak 72.145," kata dia.

Tidak hanya itu, OJK juga sudah menutup 1.840 entitas ilegal yang merugikan masyarakat. Termasuk mengenai pinjama online (pinjol) maupun investasi yang ilegal.

"1840 entitas ilegal berupa pinjol dan investasi ilegal yang meresahkan. Penutupan ini di sejumlah situs/aplikasi yang berpotensi merugikan masyarakat. Kita berikan sanksi ini bisa OJK bersama-sama kegiatan penangan usaha lima sampe 10 tahun penjara," bebernya.

Dia pun menambahkan agar masyarakat didorong melek mengenai jasa keuangan.

Hal ini agar bisa mengurangi kejahatan keuangan yang selalu mengincar masyarakat yang tidak paham mengenai keuangan.

baca juga

"Perbankan dan pasar modal dimana fintech Indonesia melindungi masyarakat dari akses yang kita bukan dari digitalisasi dan kita supaya tidak menjadi korban dari scammer," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK :Usia 15-17 Tahun Masih Rendah Melek Keuangan

OJK :Usia 15-17 Tahun Masih Rendah Melek Keuangan

Bisnis | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 19:50 WIB

59 Juta Pelajar Sudah Punya Tabungan Senilai Rp32 Triliun, Ternyata Bisa Bantu Ini

59 Juta Pelajar Sudah Punya Tabungan Senilai Rp32 Triliun, Ternyata Bisa Bantu Ini

Bisnis | Kamis, 14 Agustus 2025 | 20:20 WIB

OJK Rilis Aturan Keamanan Siber untuk Aset Kripto

OJK Rilis Aturan Keamanan Siber untuk Aset Kripto

Tekno | Kamis, 14 Agustus 2025 | 20:01 WIB

CEK FAKTA: Benarkah OJK Hapus Utang Bank? Ini Penjelasannya

CEK FAKTA: Benarkah OJK Hapus Utang Bank? Ini Penjelasannya

Bisnis | Kamis, 14 Agustus 2025 | 15:30 WIB

OJK Geram: Galbay Pinjol? Siap-Siap Susah Hidup!

OJK Geram: Galbay Pinjol? Siap-Siap Susah Hidup!

Bisnis | Selasa, 12 Agustus 2025 | 17:37 WIB

Terkini

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

News | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:12 WIB

Cara Menghilangkan Kutu Beras dengan Aman dan Mudah, Begini Langkah yang Tepat

Cara Menghilangkan Kutu Beras dengan Aman dan Mudah, Begini Langkah yang Tepat

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:10 WIB

Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses

Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 14:10 WIB

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:08 WIB

Rp31,1 Triliun Disiapkan, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

Rp31,1 Triliun Disiapkan, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

News | Senin, 14 September 2026 | 14:08 WIB

Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai

Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:05 WIB

Mining Indonesia 2026, Castrol Bahas Keandalan Alat Berat Tambang

Mining Indonesia 2026, Castrol Bahas Keandalan Alat Berat Tambang

Foto | Senin, 14 September 2026 | 14:05 WIB

Kejagung Siap Ladeni Kasasi Ibrahim Arief di Kasus Chromebook

Kejagung Siap Ladeni Kasasi Ibrahim Arief di Kasus Chromebook

News | Senin, 14 September 2026 | 14:01 WIB

×