Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Ekonomi Indonesia Diramal 4,9 Persen di 2025, Ini Pendorongnya

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Rabu, 20 Agustus 2025 | 09:42 WIB
Ekonomi Indonesia Diramal 4,9 Persen di 2025, Ini Pendorongnya
Chief Economist Citi Indonesia Helmi Arman. (suara.com)

Suara.com - Citibank, N.A., Indonesia (Citi Indonesia) meramal proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 menjadi 4,9 persen.

Adapun, proyeksi ini naik dari perkiraan sebelumnya sebesar 4,7 persen.

Chief Economist Citi Indonesia Helmi Arman menjelaskan, perubahan ini dilakukan setelah pihaknya menilai adanya data pertumbuhan yang sebelumnya luput dari kajian, salah satunya di sektor hilirisasi.

“Kami sudah merevisi naik (pertumbuhan ekonomi) mendekati 5 persen tahun ini. Mungkin yang kita terlewat kemarin itu adalah (data) pertumbuhan, pertama output di sektor hilirisasi yang memang datanya itu kita enggak punya dan harus menebak-nebak,” kata Helmi usai menghadiri konferensi pers Pemaparan Ekonomi & Kinerja Keuangan di Jakarta, Rabu (20/8/2025).

Menurutnya, ada sejumlah faktor yang mendasari proyeksi tersebut. Pertama, meski pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II 2025 tercatat naik, yakni 5,12 persen ketimbang kuartal I 2025 sebesar 4,87 persen distribusi pertumbuhan itu masih belum merata.

“Jadi walaupun di kuartal II kemarin BPS sudah merilis data pertumbuhan ekonomi ternyata lebih kuat dari perkiraan, tetapi dalam pandangan kami pertumbuhan ekonomi di kuartal II masih belum merata. Jadi walaupun headline kuat, tapi pertumbuhan sektoral masih belum merata,” bebernya.

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. [Unsplash]
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. [Unsplash]

Tidak hanya itu, pada 2026 diharapkan terjadi normalisasi belanja pemerintah yang sempat tersendat pada awal 2025.

Dengan pulihnya belanja negara, momentum pertumbuhan di kuartal I tahun depan berpotensi lebih kuat.

"Pada 2026 diharapkan terjadi normalisasi belanja pemerintah yang sempat tersendat pada awal 2025. Dengan pulihnya belanja negara, momentum pertumbuhan di kuartal I tahun depan berpotensi lebih kuat," jelasnya.

Selain itu, stimulus pemerintah untuk rumah tangga kemungkinan ikut menopang konsumsi pada kuartal II.

"Dugaan saya itu membantu menopang pertumbuhan konsumsi di kuartal II sehingga tidak turun dibanding kuartal I," ungkap Helmi.

Selain itu, dirinya juga menyinggung peran niaga elektronik (e-commerce) terhadap pertumbuhan konsumsi.

Namun, menurutnya, peningkatan belanja daring sebagian berasal dari pergeseran belanja luring.

"E-commerce ini kan sebenarnya kalau kita melihatnya ini ada pertumbuhan, tetapi juga kalau sebagian dari pertumbuhan ini merupakan pengalihan dari belanja offline, seharusnya ada penurunan juga di sisi offline-nya. Jadi memang kita harus melihat di kedua sisi, di sisi e-commerce atau belanja online yang lagi tumbuh cepat," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Industri Manufaktur RI Bangkit dari Kubur, Begini Datanya

Industri Manufaktur RI Bangkit dari Kubur, Begini Datanya

Bisnis | Rabu, 06 Agustus 2025 | 14:17 WIB

RI Cetak Rekor! Ekonomi Tumbuh 5,12 Persen di Kuartal II 2025: Apa Pendorongnya?

RI Cetak Rekor! Ekonomi Tumbuh 5,12 Persen di Kuartal II 2025: Apa Pendorongnya?

Bisnis | Rabu, 06 Agustus 2025 | 14:08 WIB

Sri Mulyani Ungkap Kejanggalan Angka Pertumbuhan Ekonomi 5,12 Persen yang Bikin Publik Melongo!

Sri Mulyani Ungkap Kejanggalan Angka Pertumbuhan Ekonomi 5,12 Persen yang Bikin Publik Melongo!

Bisnis | Rabu, 06 Agustus 2025 | 12:00 WIB

Aneh Bin Ajaib! Pertumbuhan Ekonomi 5,12% Diragukan, Menko Airlangga Pasang Badan Bela BPS

Aneh Bin Ajaib! Pertumbuhan Ekonomi 5,12% Diragukan, Menko Airlangga Pasang Badan Bela BPS

Bisnis | Rabu, 06 Agustus 2025 | 09:09 WIB

Ekonomi Indonesia Q2 2025 Tumbuh 5,12 Persen, Ini Prediksi Pengamat Hingga Akhir Tahun

Ekonomi Indonesia Q2 2025 Tumbuh 5,12 Persen, Ini Prediksi Pengamat Hingga Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 05 Agustus 2025 | 21:16 WIB

Ekonomi Tumbuh, Rakyat Merana? Istana Akui 'Rojali' dan 'Rohana' Jadi Cambuk Keras!

Ekonomi Tumbuh, Rakyat Merana? Istana Akui 'Rojali' dan 'Rohana' Jadi Cambuk Keras!

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 21:06 WIB

Terkini

QRIS Ditargekan Bisa Dipakai di China Mulai 30 April, BI-FAST Terhubung di 5 Negara

QRIS Ditargekan Bisa Dipakai di China Mulai 30 April, BI-FAST Terhubung di 5 Negara

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:11 WIB

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Stabil, Kesulitan Tembus Level Rp 3 Juta

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Stabil, Kesulitan Tembus Level Rp 3 Juta

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 07:56 WIB

Isu Uang Kas Negara 'Cuma' Sisa Rp120 T saat Beban Bunga Utang Mengancam

Isu Uang Kas Negara 'Cuma' Sisa Rp120 T saat Beban Bunga Utang Mengancam

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 07:46 WIB

Wall Street Terguncang Setelah Konflik Timur Tengah Terus Memanas

Wall Street Terguncang Setelah Konflik Timur Tengah Terus Memanas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 07:32 WIB

Larangan Total Vape Dinilai Berisiko Ganggu Iklim Investasi

Larangan Total Vape Dinilai Berisiko Ganggu Iklim Investasi

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 07:20 WIB

Target Harga Saham BCA Berubah Jadi Segini

Target Harga Saham BCA Berubah Jadi Segini

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 07:14 WIB

Bukan Energi Listrik Saja, Ini Cara Pertamina Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Ekonomi Rakyat

Bukan Energi Listrik Saja, Ini Cara Pertamina Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Ekonomi Rakyat

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 23:50 WIB

Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026, Bukti Konsistensi Disiplin dan Semangat Juang

Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026, Bukti Konsistensi Disiplin dan Semangat Juang

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 19:39 WIB

BRI Beri Reward Spesial untuk Agen BRILink, Bisa Dapat Emas Batangan 2 Gram

BRI Beri Reward Spesial untuk Agen BRILink, Bisa Dapat Emas Batangan 2 Gram

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 18:37 WIB

Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak

Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 17:05 WIB