IBC Gelar Indonesia Economic Summit 2026, Siap 'Kawinkan' Pemerintah & Pebisnis

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 26 Agustus 2025 | 14:29 WIB
IBC Gelar Indonesia Economic Summit 2026, Siap 'Kawinkan' Pemerintah & Pebisnis
Ketua Dewan Pengawas IBC, Arsjad Rasjid, mengatakan bahwa IES 2026 dirancang untuk mempertemukan pemerintah, pembuat kebijakan, pelaku bisnis, akademisi, serta pakar global. Foto Fadil-Suara.com

Suara.com - Indonesian Business Council (IBC)akan menggelar Indonesia Economic Summit (IES) 2026 pada 3-4 Februari 2026 di Jakarta. Acara ini digadang-gadang sebagai ajang strategis untuk menyatukan seluruh pemangku kepentingan, dari pemerintah hingga pengusaha, dalam merumuskan agenda ekonomi nasional.

Ketua Dewan Pengawas IBC, Arsjad Rasjid, mengatakan bahwa IES 2026 dirancang untuk mempertemukan pemerintah, pembuat kebijakan, pelaku bisnis, akademisi, serta pakar global. Tujuannya satu: mendorong kolaborasi strategis dan merumuskan langkah konkret untuk pembangunan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing.

“IES 2026 menyatukan pemerintah, pemimpin bisnis, dan pakar global untuk mendorong pertumbuhan inklusif dan memperkuat daya saing Indonesia,” ujar Arsjad dalam jumpa pers di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (26/8/2025).

Arsjad menjelaskan, forum ini akan membahas isu-isu strategis yang menjadi kunci masa depan ekonomi Indonesia. Di antaranya adalah industrialisasi dan investasi berkualitas, pengembangan talenta dan adopsi AI, transisi energi dan pasar karbon, serta diversifikasi ekspor dan ketahanan rantai pasok.

Sebagai negara dengan potensi ekonomi yang besar, Arsjad menekankan pentingnya bagi Indonesia untuk memperkuat daya saingnya di tingkat global. Hal ini penting agar pertumbuhan ekonomi dapat terwujud secara inklusif dan memperkuat posisi Indonesia di kancah regional dan global.

Chief Executive Officer (CEO) IBC, Sofyan Djalil, menambahkan bahwa IES 2026 tidak hanya akan menjadi ajang diskusi. Ia berjanji forum ini akan menghasilkan solusi implementatif melalui pembentukan task force lintas sektor, penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), dan project matchmaking.

Dengan melibatkan pemerintah, pelaku usaha, dan pakar global, Sofyan meyakini bahwa agenda strategis yang dihasilkan dapat diterapkan langsung dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian. Ia juga menyoroti kebutuhan dunia usaha akan kepastian hukum dan regulasi yang konsisten, serta pentingnya harmonisasi kebijakan antar-kementerian dan penguatan kemitraan publik-swasta untuk menarik investasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonom Soroti Jeritan Rakyat Kecil: Subsidi Dicabut, PBB Mencekik, Insentif Mengalir ke Orang Kaya

Ekonom Soroti Jeritan Rakyat Kecil: Subsidi Dicabut, PBB Mencekik, Insentif Mengalir ke Orang Kaya

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 14:02 WIB

BEM UI: Ekonomi Negara Bobrok, Rakyat Dirampok!

BEM UI: Ekonomi Negara Bobrok, Rakyat Dirampok!

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 12:37 WIB

Pemerintah Mulai Uji Publik Kebijakan Berdaya Berusaha

Pemerintah Mulai Uji Publik Kebijakan Berdaya Berusaha

Bisnis | Selasa, 26 Agustus 2025 | 11:19 WIB

Terkini

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

News | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:57 WIB

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:55 WIB

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

News | Senin, 14 September 2026 | 09:53 WIB

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:51 WIB

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:50 WIB

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:45 WIB

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 09:43 WIB

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:40 WIB

×