Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.482,878
LQ45 745,920
Srikehati 348,189
JII 516,980
USD/IDR 17.107

Awas! Penyakit Kritis Bisa 'Gerus' Keuangan Keluarga

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 27 Agustus 2025 | 10:22 WIB
Awas! Penyakit Kritis Bisa 'Gerus' Keuangan Keluarga
Ilustrasi biaya mahal rumah sakit [shutterstock]

Suara.com - Ancaman penyakit kritis tak hanya membahayakan kesehatan, tetapi juga bisa menjadi "perusak" stabilitas keuangan rumah tangga.

Biaya pengobatan yang melambung tinggi seringkali menggerus habis tabungan dan aset yang telah dibangun bertahun-tahun. Kondisi ini membuat PT Asuransi Takaful Keluarga memperkenalkan produk terbarunya, Takaful Perlindungan Kritis, sebagai solusi untuk menghadapi situasi darurat kesehatan.

Inisiatif tersebut dihadirkan guna membantu memberikan perlindungan finansial saat menghadapi risiko penyakit kritis. Risiko ini dipandang mampu mengganggu stabilitas keuangan rumah tangga, sehingga kehadiran produk perlindungan menjadi relevan untuk mendukung masyarakat menghadapi situasi darurat kesehatan.

“Perjalanan 31 tahun Takaful Keluarga merupakan bukti nyata bahwa prinsip syariah dapat menjadi solusi perlindungan yang berkelanjutan,” ujar Direktur Operasional PT Asuransi Takaful Keluarga, Penny Hikmahwati, dalam keterangannya dikutip Rabu (27/8/2025).

Dia bilang, manfaat yang diberikan produk baru itu berupa santunan tunai bagi peserta yang terdiagnosis penyakit kritis yang dijamin. Santunan tersebut dapat digunakan untuk membiayai pengobatan maupun kebutuhan sehari-hari, sehingga peserta bisa fokus pada proses pemulihan tanpa terbebani masalah keuangan.

Peluncuran Takaful Perlindungan Kritis diposisikan sebagai upaya menghadirkan ketenangan bagi masyarakat, mengingat penyakit kritis tidak hanya memengaruhi kesehatan, tetapi juga kondisi finansial keluarga.

Sejak berdiri pada 1994 sebagai perusahaan asuransi jiwa syariah pertama di Indonesia, PT Asuransi Takaful Keluarga menegaskan konsistensinya dalam mengusung semangat saling tolong-menolong. Produk baru ini disebut sebagai wujud nyata komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan yang amanah, profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Takaful Keluarga terus berkomitmen menghadirkan inovasi perlindungan berbasis prinsip syariah. Hal ini sejalan dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan finansial di Indonesia di tengah tantangan kesehatan yang kian besar," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap Biaya Asuransi Mobil Listrik Ternyata Lebih Mahal dari Mobil Bensin

Terungkap Biaya Asuransi Mobil Listrik Ternyata Lebih Mahal dari Mobil Bensin

Otomotif | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 13:15 WIB

LPS Targetkan Penjaminan Polis Berjalan Penuh pada 2028

LPS Targetkan Penjaminan Polis Berjalan Penuh pada 2028

Bisnis | Kamis, 14 Agustus 2025 | 17:07 WIB

Awas! 6 Industri Asuaransi Ini Punya Modal Minus dan Terawasi OJK!

Awas! 6 Industri Asuaransi Ini Punya Modal Minus dan Terawasi OJK!

Bisnis | Selasa, 12 Agustus 2025 | 15:08 WIB

Terkini

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB

Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul

Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:56 WIB

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:54 WIB

Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?

Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:28 WIB