JFX-KBI Perkuat Pemahaman Pelaku Usaha Soal Perdagangan Berjangka Energi

Achmad Fauzi Suara.Com
Sabtu, 30 Agustus 2025 | 13:40 WIB
JFX-KBI Perkuat Pemahaman Pelaku Usaha Soal Perdagangan Berjangka Energi
Ilustrasi minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - PT Bursa Berjangka Jakarta (Jakarta Futures Exchange/JFX) bersama PT Kliring Berjangka Jakarta (KBI) memperkuat pemahaman atau literasi pelaku usaha di Indonesia soal perdagangan berjangka energi global.

Penguatan literasi ini dikemas lewat gelaran Seminar Mini Brent Crude Oil Futures di Hotel Orchardz Industri, Jakarta.

Mengusung tema “Fueling Profits: Mastering Brent Crude Oil Trading”, seminar menghadirkan James Brodie, Head of Learning and Development ONYX Capital Group, London, sebagai pembicara utama.

Ilustrasi minyak bumi. (Pixabay/drpepperscott230)
Ilustrasi minyak bumi. (Pixabay/drpepperscott230)

Direktur Utama JFX, Yazid Kanca Surya, menegaskan pentingnya seminar ini dalam memberikan wawasan baru bagi pelaku pasar domestik.

"JFX ingin memberikan pemahaman komprehensif mengenai peluang dan strategi pemanfaatan produk Brent Crude Oil Futures, sekaligus membuka akses lebih luas bagi pelaku pasar domestik terhadap instrumen global yang likuid," ujar Yazid di Jakarta, yang dikutip Sabtu (30/8/2025).

Sementara itu, Direktur Utama PT KBI, Budi Susanto, menekankan peran KBI dalam mendukung pengembangan instrumen global melalui sistem kliring yang handal.

"PT KBI hadir untuk memastikan seluruh sistem kliring penjaminan dan penyelesaian transaksi yang dilakukan berjalan secara handal dan sesuai integritas pasar," katanya.

Kepala Bappebti, Tirta Karma Senjaya, menambahkan, literasi yang baik adalah fondasi bagi pasar yang sehat dan inklusif.

"Langkah proaktif JFX dan KBI ini sangat sejalan dengan visi Bappebti untuk menciptakan ekosistem perdagangan berjangka yang maju, berintegritas, dan dapat diandalkan oleh seluruh pelaku usaha," pungkasnya.

Baca Juga: Jangan Salah Kaprah, Efisiensi Bisnis di Tengah Krisis Harus Begini

Melalui seminar ini, JFX dan KBI berharap partisipasi masyarakat serta pelaku industri semakin meningkat dalam memanfaatkan instrumen perdagangan berjangka, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di ekosistem pasar komoditas internasional.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?