Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Investor Wajib Waspada! OJK Imbau Jangan Telan Mentah-mentah Rumor Unjuk Rasa

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 02 September 2025 | 09:33 WIB
Investor Wajib Waspada! OJK Imbau Jangan Telan Mentah-mentah Rumor Unjuk Rasa
Ilustrasi. Pada perdagangan pagi ini, Selasa (2/9/2025) IHSG berbalik menguat ke level 7.819 atau naik 83.88 poin atau secara persentase 1,08 persen. Foto Antara.
Baca 10 detik
  • OJK mengimbau para investor untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya.
  • OJK meyakini bahwa pasar modal Indonesia akan kembali pulih.
  • Pada perdagangan pagi ini, IHSG berbalik menguat ke level 7.819 atau naik 83.88 poin atau secara persentase 1,08 persen.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah tajam pada awal pekan, Senin (1/9/2025). Tercatat, IHSG anjlok 3,44 persen atau sekitar 269,15 poin ke level 7.561. Pelemahan ini terjadi di tengah aksi unjuk rasa yang terus berlangsung sejak beberapa hari lalu, memicu kekhawatiran di kalangan investor.

Menanggapi kondisi ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan peringatan keras. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, mengimbau para investor untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya.

"Saya mengimbau kepada para investor agar benar-benar bijak dalam berinvestasi, tidak berdasarkan rumor, tetapi pada fakta yang faktual. Itu yang penting dalam kondisi saat ini. Tetap percaya diri bahwa kita akan maju ke depan," kata Inarno.

Meskipun IHSG melemah, OJK meyakini bahwa pasar modal Indonesia akan kembali pulih. Inarno menekankan pentingnya sinergi dari berbagai pihak untuk memajukan pasar modal.

"Terus percaya diri bahwa kita akan maju ke depan, pasar modal kita akan terus maju dengan sinergi antara regulator dan seluruh stakeholder pasar modal," jelasnya.

Pada perdagangan pagi ini, Selasa (2/9/2025) IHSG berbalik menguat ke level 7.819 atau naik 83.88 poin atau secara persentase 1,08 persen.

Terpantau sebanyak 1,45 miliar saham telah diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 678,9 miliar dan frekuensi sebanyak 70.340 kali.

Sebanyak 475 saham bergerak naik, sedangkan 67 saham mengalami penurunan, dan 417 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada diantaranya, AALI, AMMN, ANTM, BBCA, CBDK, CBUT, DSSA, DUT. GGRM, INDF, ITMG, MKPI.

Sementara saham-saham yang menjadi top Looser diantaranya, AMAG, AMRT, ARKO, BHAT, CARE, CPIN, DNET, ENAK, IKBI, JRPT, MAPB, MDIY.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Mulai Bangkit, Selasa Pagi Menguat ke Level 7.800

IHSG Mulai Bangkit, Selasa Pagi Menguat ke Level 7.800

Bisnis | Selasa, 02 September 2025 | 09:12 WIB

Profil Ferry Irwandi, Influencer yang Dianggap Gagalkan Status Darurat Militer

Profil Ferry Irwandi, Influencer yang Dianggap Gagalkan Status Darurat Militer

Entertainment | Selasa, 02 September 2025 | 09:00 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Pembuat Kerusuhan, Kapolri: Jumlah Akan Terus Bertambah

Polisi Tangkap Pelaku Pembuat Kerusuhan, Kapolri: Jumlah Akan Terus Bertambah

Video | Selasa, 02 September 2025 | 09:00 WIB

Terkini

Pertamax Turbo Naik, Harga BBM Pertamax Tetap Dibanderol Rp 12.300

Pertamax Turbo Naik, Harga BBM Pertamax Tetap Dibanderol Rp 12.300

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 07:33 WIB

Airlangga Klaim Kebijakan Ekspor Satu Pintu Tak Ganggu Ambisi RI Jadi Raja Kendaraan Listrik

Airlangga Klaim Kebijakan Ekspor Satu Pintu Tak Ganggu Ambisi RI Jadi Raja Kendaraan Listrik

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 07:16 WIB

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB