Sri Mulyani Ungkap Setiap Penduduk RI Bakal 'Kecipratan' Jutaan Rupiah dari APBN Prabowo Mulai 2026

Selasa, 02 September 2025 | 14:08 WIB
Sri Mulyani Ungkap Setiap Penduduk RI Bakal 'Kecipratan' Jutaan Rupiah dari APBN Prabowo Mulai 2026
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa setiap penduduk di seluruh Indonesia akan mendapatkan manfaat langsung dari belanja pemerintah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026. Foto tangkapan layar.
Baca 10 detik
  • Sri Mulyani mengatakan setiap penduduk Indonesia akan merasakan manfaat langsung dari RAPBN 2026.
  • Sri Mulyani menjelaskan, manfaat langsung ini berasal dari program-program prioritas Prabowo.
  • Total belanja pemerintah pusat dalam RAPBN 2026 mencapai Rp1.376,9 triliun,

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa setiap penduduk di seluruh Indonesia akan mendapatkan manfaat langsung dari belanja pemerintah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026.

Jumlahnya pun tak main-main, mencapai jutaan rupiah per orang.

Dalam Rapat Kerja Virtual dengan Komite IV DPD RI, Selasa (2/9/2025), Sri Mulyani merinci alokasi anggaran belanja kementerian/lembaga (K/L) dan transfer ke daerah (TKD) per pulau.

"Jawa mungkin paling kecil karena penduduknya paling banyak, (manfaat belanja RAPBN 2026) Rp5,1 juta per penduduk," ungkapnya.

Namun, angka tersebut jauh lebih besar untuk wilayah lain. "Maluku dan Papua Rp12,5 juta per kapita atau per penduduk," rincinya. Pulau lain pun tak kalah besar: Sumatra Rp5,6 juta, Kalimantan Rp8,5 juta, Sulawesi Rp7,3 juta, dan Bali-Nusa Tenggara Rp6,4 juta per penduduk.

Sri Mulyani menjelaskan, manfaat langsung ini berasal dari program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Tiga program utama yang diklaim berkontribusi besar adalah makan bergizi gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan cek kesehatan gratis.

Menurut Sri Mulyani, alokasi ini membuktikan komitmen pemerintah untuk pemerataan. "Daerah yang masih tertinggal, penduduknya lebih sedikit akan mendapatkan (manfaat) per penduduknya lebih tinggi dari APBN," tutur sang Bendahara Negara, membantah tudingan bahwa anggaran untuk daerah dipangkas.

Ia mengakui, dana TKD di RAPBN 2026 memang susut 29 persen menjadi Rp650 triliun. Namun, ia menegaskan, jika hanya melihat TKD, persepsi seolah-olah anggaran daerah dipotong akan salah. "Belanja pemerintah pusat sebesar Rp1.376,9 triliun itu yang menikmati daerah, masyarakatnya, termasuk pemerintah daerahnya," tegasnya.

Dari total belanja pemerintah pusat yang mencapai Rp1.376,9 triliun, dua program menjadi penyedot anggaran terbesar yakni subsidi energi dan kompensasi sebesar Rp381,3 triliun dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menghabiskan anggaran sebesar Rp335 triliun.

Baca Juga: Sri Mulyani Janji Tak Ada Pajak Baru Buat Rakyat Kecil, Tapi Kejar Orang Kaya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI