Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Emas Antam Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 2.044.000 per Gram

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 04 September 2025 | 08:54 WIB
Emas Antam Makin Mahal,  Harganya Tembus Rp 2.044.000 per Gram
Emas produksi PT Aneka Tambang (Antam) di Jakarta, Selasa (3/3).
Baca 10 detik

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Kamis, 4 September 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.044.000 per gram.

Harga emas Antam itu pecah rekor dengan naik Rp 9.000 dibandingkan hari Rabu, 4 September 2025 sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 1.891.000 per gram.

Harga buyback itu ikut melonjak Rp 9.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Kamis kemarin.

Petugas melayanai warga yang memesan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, TB Simatupang, Jakata (14/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas melayanai warga yang memesan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, TB Simatupang, Jakata (14/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.072.000
  • Emas 1 Gram Rp 2.044.000
  • Emas 2 gram Rp 4.028.000
  • Emas 3 gram Rp 6.017.000
  • Emas 5 gram Rp 9.995.000
  • Emas 10 gram Rp 19.935.000
  • Emas 25 gram Rp 49.712.000
  • Emas 50 gram Rp 99.345.000
  • Emas 100 gram Rp 198.612.000
  • Emas 250 gram Rp 496.265.000
  • Emas 500 gram Rp 992.320.000
  • Emas 1.000 gram Rp 1.984.600.000

Harga Emas Dunia Meroket

Harga emas dunia kembali melanjutkan reli pada Rabu (3/9/2025) dengan kenaikan lebih dari 1 persen. Logam mulia itu kini menembus titik tengah kisaran USD 3.500–3.600 sekaligus membuka peluang mencetak rekor tertinggi baru.

Kenaikan harga emas dipicu oleh data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang menunjukkan pasar tenaga kerja mulai melemah. Kondisi ini semakin menguatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga pada pertemuan bulan September mendatang.

Menurut laporan FXstreet, survei Pembukaan Lapangan Kerja dan Perputaran Tenaga Kerja (JOLTS) mengalami penurunan tajam, sementara pesanan pabrik meski menunjukkan perbaikan, tetap mengindikasikan perlambatan ekonomi.

“Logam kuning siap melanjutkan tren di wilayah yang belum dipetakan, meskipun pembacaan osilator teknis yang jenuh beli dapat membuka jalan bagi aksi ambil untung dan konsolidasi sebelum tren naik berlanjut,” tulis FXstreet.

Kini perhatian investor beralih pada rilis data ketenagakerjaan AS, termasuk klaim pengangguran awal pada Kamis, laporan ADP, hingga data Nonfarm Payroll (NFP) bulan Agustus yang akan diumumkan Jumat.

Sementara itu, sejumlah pejabat The Fed turut memberikan pernyataan resmi. Neel Kashkari dari Fed Minneapolis dan Raphael Bostic dari Fed Atlanta menegaskan prioritas utama bank sentral tetap menjaga stabilitas harga. Namun, mereka mengakui pasar tenaga kerja sedang mendingin. Bostic bahkan memperkirakan akan ada satu kali pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin tahun ini.

Di sisi lain, Gubernur The Fed St. Louis Alberto Musalem masih menegaskan sikap hawkish, menyebut kebijakan moneter restriktif saat ini sudah tepat. Sedangkan Gubernur The Fed Christopher Waller terus mendorong pemangkasan suku bunga pada September.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Cetak 4 Rekor: Antam dan Pegadaian Kompak Meroket!

Harga Emas Cetak 4 Rekor: Antam dan Pegadaian Kompak Meroket!

Bisnis | Rabu, 03 September 2025 | 12:36 WIB

Harga Emas Antam Terbang Tinggi Lagi Jadi Rp 2.035.000 per Gram

Harga Emas Antam Terbang Tinggi Lagi Jadi Rp 2.035.000 per Gram

Bisnis | Rabu, 03 September 2025 | 08:56 WIB

Gara-gara Ini Harga Emas Dunia Meroket, Berapa Pasarannya?

Gara-gara Ini Harga Emas Dunia Meroket, Berapa Pasarannya?

Bisnis | Rabu, 03 September 2025 | 08:26 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB