Penjualan Menurun, Foot Locker Tutup 100 Gerai

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 10 September 2025 | 08:29 WIB
Penjualan Menurun, Foot Locker Tutup 100 Gerai
Ilustrasi salah satu gerai Foot Locker. [Rena Pangesti/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Foot Locker akan menutup 600 toko hingga 2026 akibat penurunan daya beli
  • Perusahaan telah diakuisisi DICK'S Sporting Goods senilai USD 2,4 miliar
  • Meski banyak ditutup, 300 toko akan diperbarui untuk meningkatkan pengalaman belanja

Suara.com - Penurunan daya beli membuat perusahaan banyak melakukan efisiensinya dan salah satunya dengan menutup beberapa toko yang merugi.

Dilansir FinanceBuzz, Rabu (10/9/2025), perusahaan yang terdampak seperti Foot Locker adalah salah satu peritel yang telah menyerah tahun.

Pihaknya mengumumkan rencana untuk menutup lebih dari 100 toko pada akhir tahun 2025.

Apalagi, mereka juga mengumumkan rencana untuk menutup lebih dari 400 toko pada tahun 2026.

Jika ditotal, Foot Locker akan menutup 600 gerai fisiknya di Amerika.

Keputusan ini dilakukan lantaran Foot Locker diakuisisi oleh DICK'S Sporting Goods.

Ilustrasi bangkrut. [Ist]
Ilustrasi bangkrut. [Ist]

Mereka menyelesaikan akuisisi Foot Locker senilai 2,4 miliar dolar AS dan sekarang akan bertanggung jawab atas merek tersebut untuk bergerak maju.

Dalam era kepemimpinan yang baru, Ketua Eksekutif Ed Stack akan mengawasi operasional bersama dua presiden, yakni veteran Nike berusia 26 tahun Ann Freeman dan seorang presiden internasional baru yang belum ditunjuk.

Akan ada tujuh eksekutif tambahan yang memimpin Foot Locker, banyak di antaranya dari tim kepemimpinan DICK'S.

baca juga

Bagi para pembeli, kesepakatan baru ini dapat berarti perubahan signifikan di masa mendatang, bahkan saat penutupan toko terus membentuk kembali jejak merek tersebut.

Sebagai informasi, DICK'S berencana mengoperasikan Foot Locker sebagai bisnis dan merek yang berdiri sendiri.

Hal ini kemungkinan karena merek tersebut telah mulai "menyegarkan" beberapa tokonya.

Lebih spesifik lagi, Mary Dillon, CEO Foot Locker, mengatakan bahwa toko-toko yang didesain ulang dan diperbarui pada tahun 2024.

Hal ini meningkatkan dan meningkatkan konsistensi di seluruh gerai Foot Locker dan Kids Foot Locker global.

"Tujuan utama dari lokasi yang didesain ulang dan diperbarui ini adalah untuk menyediakan presentasi produk yang lebih baik dan fitur-fitur unik di dalam toko yang meningkatkan pengalaman berbelanja. Mereka berencana untuk memperbarui 300 toko dan menggunakan konsep didesain ulang ini di sekitar 80 toko,"katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang Kaya Malas Belanja, Pertumbuhan Ekonomi Lesu

Orang Kaya Malas Belanja, Pertumbuhan Ekonomi Lesu

Bisnis | Kamis, 31 Juli 2025 | 17:49 WIB

Melemahnya Daya Beli Kelas Menengah Atas Jadi Sorotan Perbanas

Melemahnya Daya Beli Kelas Menengah Atas Jadi Sorotan Perbanas

Bisnis | Kamis, 31 Juli 2025 | 17:43 WIB

Fenomena Rojali & Rohana Bikin Heboh Ritel, Bos Unilever Santai

Fenomena Rojali & Rohana Bikin Heboh Ritel, Bos Unilever Santai

Bisnis | Kamis, 31 Juli 2025 | 13:54 WIB

Rojali dan Rohana Ada di GIIAS 2025, Bukti Daya Beli Lagi Berat Tapi Mimpi Orang RI Bagus!

Rojali dan Rohana Ada di GIIAS 2025, Bukti Daya Beli Lagi Berat Tapi Mimpi Orang RI Bagus!

Bisnis | Rabu, 30 Juli 2025 | 18:17 WIB

GIIAS 2025 Ramai Pengunjung, Tapi Bosnya Khawatir Ada "Rojali" dan "Rohana"

GIIAS 2025 Ramai Pengunjung, Tapi Bosnya Khawatir Ada "Rojali" dan "Rohana"

Bisnis | Rabu, 30 Juli 2025 | 17:34 WIB

Kelas Menengah Kritis, Fenomena 'Rojali' dan 'Rohana' Hantui Ekonomi RI

Kelas Menengah Kritis, Fenomena 'Rojali' dan 'Rohana' Hantui Ekonomi RI

Bisnis | Selasa, 29 Juli 2025 | 13:02 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×