Poin-poin Utama UU BUMN: Resmi Disahkan DPR RI, Selamat Tinggal Kementerian BUMN

M Nurhadi

Jum'at, 03 Oktober 2025 | 10:00 WIB
Poin-poin Utama UU BUMN: Resmi Disahkan DPR RI, Selamat Tinggal Kementerian BUMN
Kementerian BUMN (Antara)
baca 10 detik
  • Rapat Paripurna DPR menyetujui RUU Perubahan Keempat UU BUMN menjadi UU, menegaskan perlunya transformasi BUMN menjadi entitas bisnis yang profesional, transparan, dan akuntabel.
  • RUU ini membawa 12 pengaturan baru termasuk pembentukan BP BUMN (Badan Pengaturan BUMN), larangan rangkap jabatan Menteri/Wamen di BUMN, serta penegasan tata kelola yang kuat (GCG).
  • Pengaturan mekanisme peralihan status kepegawaian dari kementerian BUMN ke BP BUMN serta pengaturan substansi terkait lainnya.

Suara.com - Undang-undang (UU) BUMN resmi disahkan melalui rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Kamis (2/10/2025) kemarin.

Hal ini dipastikan usai DPR menyetujui Rancangan Undang-Undang Perubahan Keempat UU No. 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (RUU BUMN) untuk disahkan menjadi Undang-Undang.

Persetujuan ini didasarkan pada kesepakatan seluruh fraksi di DPR dan Pemerintah yang tercapai dalam Rapat Kerja pada 26 September 2025.

Ketua Komisi VI DPR, Anggia Ermarini, menjelaskan bahwa proses pembahasan RUU dilakukan secara transparan dan responsif, melibatkan partisipasi publik luas melalui rapat dengar pendapat umum dengan akademisi dan praktisi, memastikan RUU ini mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menekankan bahwa mandat konstitusi menuntut BUMN sebagai perpanjangan tangan negara harus mengelola sumber daya alam (SDA) untuk kemakmuran rakyat.

Oleh karena itu, BUMN perlu bertransformasi tidak hanya menjadi entitas bisnis yang profesional dan menguntungkan, tetapi juga harus transparan dan akuntabel.

Dua Belas Poin Utama UU BUMN Terbaru

Setidaknya terdapat 12 pengaturan baru yang krusial dalam RUU BUMN yang disahkan ini, di antaranya:

  1. Kelembagaan Baru: Pembentukan lembaga penyelenggara tugas pemerintahan di bidang BUMN dengan nomenklatur Badan Pengaturan (BP) BUMN.
  2. Kepemilikan Saham: Penegasan kepemilikan saham Seri A Dwiwarna diatur pada BP BUMN.
  3. Struktur Holding: Penataan komposisi saham induk holding investasi dan perusahaan induk operasional pada BP Danantara.
  4. Larangan Rangkap Jabatan: Pengaturan larangan rangkap jabatan bagi Menteri dan Wakil Menteri pada posisi direksi, komisaris, dan dewan pengawas BUMN, sebagai tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 128/PUU-XXIII/2025.
  5. Status Penyelenggara Negara: Menghapus ketentuan yang menyebutkan bahwa anggota direksi, dewan komisaris, dan dewan pengawas BUMN bukan merupakan penyelenggara negara.
  6. Profesionalitas Komisaris: Penataan posisi dewan komisaris pada holding investasi dan holding operasional yang diisi oleh kalangan profesional.
  7. Pemeriksaan Keuangan: Penetapan pemeriksaan keuangan BUMN oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) demi meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.
  8. Wewenang BP BUMN: Penambahan kewenangan bagi BP BUMN dalam mengoptimalkan peran BUMN.
  9. Kesetaraan Gender: Pengaturan kesetaraan gender pada karyawan BUMN yang menduduki jabatan direksi, komisaris, dan dewan pengawas.
  10. Perlakuan Perpajakan: Pengaturan perlakuan perpajakan atas transaksi yang melibatkan badan, holding operasional, holding investasi, atau pihak ketiga yang detailnya diatur dalam Peraturan Pemerintah.
  11. Alat Fiskal: Pengecualian penguasaan BP BUMN terhadap BUMN yang ditetapkan sebagai alat fiskal negara.
  12. Mekanisme Peralihan Kepegawaian: Pengaturan mekanisme peralihan status kepegawaian dari kementerian BUMN ke BP BUMN serta pengaturan substansi terkait lainnya.
     

Urgensi Perubahan untuk Tata Kelola Global

baca juga

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Rini Widyantini, yang mewakili Presiden dalam rapat paripurna tersebut, menyambut baik persetujuan ini dan menjelaskan empat urgensi utama di balik perubahan UU BUMN ini:

  • Penataan Kelembagaan: Kebutuhan untuk menata kelembagaan BUMN agar terjadi pemisahan fungsi yang lebih tegas antara operator dan regulator, sehingga sinergi fungsi dalam pengelolaan BUMN dapat tercapai.
  • Penguatan Tata Kelola (GCG): Memperkuat tata kelola yang akuntabel, transparan, dan sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG) agar BUMN mampu bersaing di tingkat global.
  • Kepastian Hukum: Memberikan kepastian hukum terkait kedudukan BUMN dalam kerangka penyelenggara negara, baik dalam hubungannya dengan Presiden, lembaga pemeriksa, maupun masyarakat.
  • Katalis Pembangunan: Menjadikan BUMN sebagai katalis pembangunan dan agen transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, meneguhkan posisinya sebagai penggerak ekonomi nasional yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BP BUMN Tak Punya Wewenang Awasi Kinerja Perusahaan Pelat Merah

BP BUMN Tak Punya Wewenang Awasi Kinerja Perusahaan Pelat Merah

Bisnis | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 07:39 WIB

Profit BUMN Bisa Jadi Modal untuk Investasi di Sektor Energi Terbarukan

Profit BUMN Bisa Jadi Modal untuk Investasi di Sektor Energi Terbarukan

Bisnis | Kamis, 02 Oktober 2025 | 17:00 WIB

DPR RI Sahkan Revisi UU BUMN, Kini Kementerian Resmi Berubah Jadi Badan Pengaturan BUMN

DPR RI Sahkan Revisi UU BUMN, Kini Kementerian Resmi Berubah Jadi Badan Pengaturan BUMN

News | Kamis, 02 Oktober 2025 | 13:37 WIB

Terkini

Strategi Memperbaiki Keuangan Gen Z demi Masa Depan dan Dana Darurat

Strategi Memperbaiki Keuangan Gen Z demi Masa Depan dan Dana Darurat

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 15:37 WIB

Bukan Cuma Cuaca, Pegiat Konsumen Soroti Kelaikan Kapal hingga Dugaan Overload Virgo Transport 8

Bukan Cuma Cuaca, Pegiat Konsumen Soroti Kelaikan Kapal hingga Dugaan Overload Virgo Transport 8

News | Senin, 14 September 2026 | 15:37 WIB

Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak

Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak

News | Senin, 14 September 2026 | 15:31 WIB

Pegadaian Dukung Sepak Bola Nasional Generasi Muda lewat Pegadaian Championship 2026/27

Pegadaian Dukung Sepak Bola Nasional Generasi Muda lewat Pegadaian Championship 2026/27

Bola | Senin, 14 September 2026 | 15:29 WIB

Viral Maudy Ayunda Disebut Tone Deaf Gegara Konten Mindfulness, Apa Sih Artinya?

Viral Maudy Ayunda Disebut Tone Deaf Gegara Konten Mindfulness, Apa Sih Artinya?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 15:28 WIB

Barier Beton Digeser Demi Putaran Liar, Dishub Pasang Pengaman Tambahan di Flyover Pesing

Barier Beton Digeser Demi Putaran Liar, Dishub Pasang Pengaman Tambahan di Flyover Pesing

News | Senin, 14 September 2026 | 15:28 WIB

Karyawan SPBU Makassar Jatuh Sakit, Video Prabowo Ini Disebut Membuat Panjang Antrean

Karyawan SPBU Makassar Jatuh Sakit, Video Prabowo Ini Disebut Membuat Panjang Antrean

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 15:26 WIB

Mantri BRI Dewi Natalia, Dedikasi 15 Tahun Dampingi 380 Debitur Mikro

Mantri BRI Dewi Natalia, Dedikasi 15 Tahun Dampingi 380 Debitur Mikro

Batam | Senin, 14 September 2026 | 15:25 WIB

Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti

Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti

News | Senin, 14 September 2026 | 15:22 WIB

15 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Dewi Natalia Jadi Benteng Debitur Mikro dari Rentenir

15 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Dewi Natalia Jadi Benteng Debitur Mikro dari Rentenir

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 15:21 WIB

×