Warning Keras Mahfud MD ke Menkeu Purbaya: Bubarkan Satgas BLBI Ciptakan Ketidakadilan

Bangun Santoso

Rabu, 15 Oktober 2025 | 18:36 WIB
Warning Keras Mahfud MD ke Menkeu Purbaya: Bubarkan Satgas BLBI Ciptakan Ketidakadilan
Mahfud MD (YouTube/Mahfud MD Official)
baca 10 detik
  • Mahfud MD memperingatkan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa bahwa pembubaran Satgas BLBI dapat menimbulkan ketidakadilan
  • Menkeu Purbaya berencana membubarkan Satgas BLBI karena dinilai tidak maksimal
  • Satgas BLBI di bawah kepemimpinan Mahfud MD sebelumnya telah berhasil mengumpulkan aset dan uang senilai Rp 41 triliun dari para obligor dan debitur

Suara.com - Mantan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, melontarkan peringatan keras kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Peringatan ini terkait wacana pembubaran Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI).

Mahfud, yang pernah memimpin langsung satgas tersebut, menegaskan bahwa pembubaran tim ini berisiko besar menciptakan rasa ketidakadilan di masyarakat, terutama bagi para obligor dan debitur yang telah kooperatif.

Ia mengingatkan bahwa di bawah arahannya, Satgas BLBI telah berhasil mengembalikan aset dan uang tunai senilai Rp 41 triliun ke kas negara.

Menurut Mahfud, utang BLBI bukanlah sekadar piutang biasa, melainkan utang resmi yang memiliki kekuatan hukum tetap, lengkap dengan jaminan dan surat pengakuan dari para pengutang. Oleh karena itu, penagihannya adalah sebuah keharusan untuk menegakkan hak negara.

“Kalau tidak ditagih, ini bisa menimbulkan ketidakadilan bagi mereka yang sudah membayar atau asetnya disita. Loh, saya kok ditagih dirampas lalu dilelang? Kok yang lain enggak?” kata Mahfud, dikutip dari saluran YouTube pribadinya, Rabu (15/10/2025).

Meskipun bersikeras, Mahfud mengaku dapat memahami jika Menkeu Purbaya pada akhirnya memilih untuk tidak melanjutkan penagihan BLBI.

Ia menyebut keputusan tersebut sebagai hak politik seorang menteri yang memiliki keterbatasan masa jabatan. Namun, ia kembali menekankan bahwa pilihan politik itu tetap akan meninggalkan persepsi buruk di mata publik.

Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memiliki pandangan berbeda. Ia secara terbuka berencana membubarkan Satgas BLBI yang dibentuk di era Mahfud. Alasan utamanya adalah kinerja satgas yang ia anggap tidak maksimal dan tidak sepadan dengan kegaduhan yang ditimbulkan.

“Satgas BLBI masih dalam proses. Itu nanti saya lihat seperti apa. Tapi saya sih melihatnya sudah lama, hasilnya nggak banyak-banyak amat. Cuma membuat ribut aja, income-nya nggak banyak-banyak amat. Daripada bikin noise, mungkin akan kita akhiri satgas itu,” kata Purbaya di Bogor, Jumat (10/10/2025).

baca juga

Purbaya berdalih, pembubaran ini juga merupakan bagian dari upaya efisiensi birokrasi. Ia tidak ingin kementeriannya menghabiskan energi untuk proses yang berlarut-larut dan gaduh, sementara pemasukan yang dihasilkan untuk negara tidak signifikan.

Perbedaan pandangan tajam antara Mahfud dan Purbaya ini menempatkan nasib penagihan utang triliunan rupiah BLBI di ujung tanduk.

Keputusan akhir Menkeu tidak hanya akan menentukan strategi penagihan hak negara, tetapi juga akan berdampak besar pada kepercayaan publik dan stabilitas ekonomi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD Bongkar Borok Kereta Cepat Whoosh: Duit Lari ke Mana? Natuna Bisa Jadi Taruhan

Mahfud MD Bongkar Borok Kereta Cepat Whoosh: Duit Lari ke Mana? Natuna Bisa Jadi Taruhan

News | Rabu, 15 Oktober 2025 | 18:30 WIB

Menkeu Purbaya Dapat Pesan 'Rahasia' Lewat WA: Larang Perbaikan Ponpes Al Khoziny Pakai APBN

Menkeu Purbaya Dapat Pesan 'Rahasia' Lewat WA: Larang Perbaikan Ponpes Al Khoziny Pakai APBN

Bisnis | Rabu, 15 Oktober 2025 | 18:08 WIB

Kala Ekonomi Sedang Lesu, Tapi Menkeu Purbaya Sebut Sekarang Waktu Terbaik Beli Rumah

Kala Ekonomi Sedang Lesu, Tapi Menkeu Purbaya Sebut Sekarang Waktu Terbaik Beli Rumah

Bisnis | Rabu, 15 Oktober 2025 | 10:11 WIB

Siap-siap! Kantor Menkeu Purbaya Bakal Kenakan 'Pajak Gula' Buat Coca-cola Cs

Siap-siap! Kantor Menkeu Purbaya Bakal Kenakan 'Pajak Gula' Buat Coca-cola Cs

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2025 | 20:08 WIB

Uang MBG Rp100 T Belum Cair, Tapi Sudah Dibalikin!, Menkeu Purbaya Bingung

Uang MBG Rp100 T Belum Cair, Tapi Sudah Dibalikin!, Menkeu Purbaya Bingung

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2025 | 19:28 WIB

Satgas BLBI Mau Dibubarkan, Menkeu Purbaya Ngotot Turun Langsung Tagih Utang

Satgas BLBI Mau Dibubarkan, Menkeu Purbaya Ngotot Turun Langsung Tagih Utang

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2025 | 18:04 WIB

Penyaluran Dana Paling Minim, Menkeu Purbaya Tunggu Pimpinan BTN Menghadap

Penyaluran Dana Paling Minim, Menkeu Purbaya Tunggu Pimpinan BTN Menghadap

Video | Rabu, 15 Oktober 2025 | 06:00 WIB

Terkini

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

×