Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.870.000
Beli Rp2.775.000
IHSG 7.559,380
LQ45 743,671
Srikehati 348,696
JII 519,691
USD/IDR 17.137

Viral Usai Ditanyakan ke Wapres Gibran: Apa Itu Optimalisasi CPNS?

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 16 Oktober 2025 | 15:18 WIB
Viral Usai Ditanyakan ke Wapres Gibran: Apa Itu Optimalisasi CPNS?
Gibran Bingung Ditanya CPNS Optimalisasi? Respon Singkatnya Jadi Sorotan! (@PaltiHutabarat)

Suara.com - Sebuah video singkat di media sosial baru-baru ini menjadi perbincangan hangat, memperlihatkan momen Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka disapa seorang peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang menyebut istilah "Optimalisasi CPNS".

Respon singkat dari Wapres yang tampak bingung lantas mengundang beragam reaksi, membuat istilah teknis dalam dunia kepegawaian ini mendadak viral.

Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Optimalisasi CPNS dan mengapa program ini menjadi penting dalam rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN)?

Apa Itu Optimalisasi CPNS?

Secara sederhana, Optimalisasi CPNS adalah kebijakan pemerintah yang bertujuan mengisi formasi jabatan kosong yang belum terisi setelah proses seleksi CPNS tahap awal selesai. Mekanisme ini memastikan formasi ASN yang sudah dialokasikan tidak terbuang sia-sia.

Bayangkan sebuah instansi membutuhkan 10 orang untuk posisi tertentu. Setelah seleksi, ternyata hanya 7 orang yang lolos seleksi akhir atau 3 formasi tetap kosong.

Kekosongan ini bisa terjadi karena berbagai alasan, seperti tidak ada pelamar yang memenuhi passing grade (nilai ambang batas), atau peserta yang lolos justru mengundurkan diri.

Di sinilah Optimalisasi CPNS berperan. Kebijakan ini memungkinkan peserta yang sebelumnya tidak lolos di formasi pilihan utamanya tetapi memiliki nilai Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) tinggi, memenuhi passing grade umum, dan berperingkat terbaik untuk ditempatkan di formasi kosong yang serupa dalam instansi yang sama.

PPPK dan CPNS Kabupaten Bogor Dilantik [Pemkab Bogor]
PPPK dan CPNS Kabupaten Bogor Dilantik [Pemkab Bogor]

Cara Kerja Optimalisasi: Dari Gagal Menjadi Lulus

Mekanisme Optimalisasi ini diatur secara resmi oleh pemerintah, salah satunya dalam Peraturan Menteri PANRB (Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi). Cara kerjanya cukup terstruktur, yaitu:

1. Formasi Kosong Teridentifikasi: Setelah pengumuman kelulusan akhir, instansi akan mencatat formasi-formasi yang masih belum terisi.

2. Penawaran Kepada Peserta Terbaik: Badan Kepegawaian Negara (BKN) kemudian akan menawarkan formasi kosong tersebut kepada peserta yang:

  • Tidak lulus pada formasi awal.
  • Memiliki kualifikasi pendidikan yang sama dengan formasi kosong.
  • Lulus passing grade SKD.
  • Berada di peringkat terbaik secara nasional untuk formasi sejenis dalam instansi yang sama.

3. Hanya di Instansi yang Sama: Perlu dicatat, program optimalisasi ini hanya berlaku di dalam satu instansi dan tidak dapat berpindah antar-instansi. Tujuannya adalah untuk segera memenuhi kebutuhan formasi spesifik di instansi yang bersangkutan.

Program ini sejatinya merupakan langkah strategis dan efisien. Daripada harus membuka seleksi ulang yang memakan waktu dan anggaran, pemerintah memilih untuk memanfaatkan SDM kompeten yang sudah ada dari hasil seleksi yang sama.

Data BKN menunjukkan, kebijakan optimalisasi ini berhasil mengisi ribuan formasi yang sebelumnya kosong, memastikan kebutuhan tenaga ASN di seluruh daerah dapat terpenuhi maksimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rismon Sianipar: Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Penyetaraan Cacat Hukum, Ini Bukti Fatalnya

Rismon Sianipar: Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Penyetaraan Cacat Hukum, Ini Bukti Fatalnya

News | Kamis, 16 Oktober 2025 | 14:32 WIB

Pemerintah Jamin Masyarakat 3T Raih Akses Listrik 24 Jam di 2026

Pemerintah Jamin Masyarakat 3T Raih Akses Listrik 24 Jam di 2026

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 11:11 WIB

Wapres Gibran Bingung Ditanya CPNS Optimalisasi? Respon Singkatnya Jadi Sorotan!

Wapres Gibran Bingung Ditanya CPNS Optimalisasi? Respon Singkatnya Jadi Sorotan!

News | Rabu, 15 Oktober 2025 | 22:52 WIB

Terkini

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:43 WIB

Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028

Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:04 WIB

Tingkat Kecelakaan Roda Dua Tinggi, Mitra Driver Kini Diberi Asuransi Gratis

Tingkat Kecelakaan Roda Dua Tinggi, Mitra Driver Kini Diberi Asuransi Gratis

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:01 WIB

Peringati Hari Kartini: BRI Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Peringati Hari Kartini: BRI Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 19:49 WIB

Uji Jalan Rampung di Mei, Penerapan B50 Serempak pada Juli 2026

Uji Jalan Rampung di Mei, Penerapan B50 Serempak pada Juli 2026

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:51 WIB

Daftar Kode SWIFT BRI Semua Daerah dan Cara Pakai Transfer Internasional

Daftar Kode SWIFT BRI Semua Daerah dan Cara Pakai Transfer Internasional

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:50 WIB

World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI

World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:37 WIB

Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,5 Persen, Tembus Rp15,4 Triliun

Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,5 Persen, Tembus Rp15,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Kejar Target Produksi, SKK Migas Bakal Pakai Teknologi Triple 100

Kejar Target Produksi, SKK Migas Bakal Pakai Teknologi Triple 100

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:26 WIB

Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara

Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:22 WIB