Stimulus Baru Pemerintah Dorong Rupiah Hajar Dolar AS Hari Ini

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Senin, 20 Oktober 2025 | 15:44 WIB
Stimulus Baru Pemerintah Dorong Rupiah Hajar Dolar AS Hari Ini
Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang Dolar Indo, Jakarta, Kamis (20/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah menguat 0,09 persen tutup di level Rp 16.575.

  • Kenaikan rupiah didorong meredanya ketegangan dagang AS-China.

  • BLT Kesra Rp30 T stimulus jangka pendek, perlu dorongan investasi.

Suara.com - Nilai tukar Rupiah ditutup menguat pada akhir perdagangan Senin, 20 Oktober 2025. Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 15.05 WIB, rupiah spot ada di level Rp 16.575 per dolar Amerika Serikat (AS).

Mata uang garuda menguat, 0,09 persen dari penutupan sebelumnya Rp 16.590 per dolar AS.

Di Asia, mayoritas mata uang menguat terhadap dolar AS. Pada pukul 15.05 WIB, baht Thailand mencatat kenaikan terbesar yakni 0,30 persen disusul dolar Taiwan yang menguat 0,22 persen.

Lalu, rupee India menguat 0,09 persen, dolar Singapura menguat 0,06. Sementara itu yuan China menguat 0,05 persen. peso Filipina menguat 0,04 persen, won Korea menguat 0,02 persen dan dolar Hong Kong menguat 0,01 persen terhadap dolar AS.

Petugas menghitung uang pecahan 100 dolar di Ayumas Money Changer, Jakarta Pusat, Kamis (19/3). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas menghitung uang pecahan 100 dolar di Ayumas Money Changer, Jakarta Pusat, Kamis (19/3). [Suara.com/Alfian Winanto]

Pengamat forex Ibrahim Assuaibi, menjelaskan penguatan rupiah didorong dari sikap Presiden AS Donald Trump yang menyuarakan keraguannya atas perang dagang yang berkepanjangan dengan China, sekaligus menyatakan bahwa perundingan mendatang dengan Beijing tetap berjalan sesuai rencana

Semenntara dari dalam negeri disebabkan oleh pemerintah mengumumkan tambahan anggaran untuk program Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat ( BLT Kesra ) senilai Rp30 triliun yang akan diberikan kepada 35 juta keluarga pada Oktober sampai Desember 2025.

BLT ini sudah disalurkan dan diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat serta menstimulasi perekonomian.

Namun, kebijakan BLT tersebut belum akan berdampak signifikan terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi. Program berbasis konsumsi seperti BLT hanya memberikan dorongan jangka pendek.

Untuk memperkuat ekonomi secara berkelanjutan, pemerintah perlu memperbesar porsi kebijakan yang mendorong ekspor, investasi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Tahun Kinerja Prabowo - Gibran, Rupiah Perkasa Lawan Dolar AS

Satu Tahun Kinerja Prabowo - Gibran, Rupiah Perkasa Lawan Dolar AS

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 10:00 WIB

Rupiah Terkapar Lemah Lawan Dolar AS Jelang Akhir Pekan, Ini Pendorongnya

Rupiah Terkapar Lemah Lawan Dolar AS Jelang Akhir Pekan, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 17:11 WIB

Rupiah Ditutup Meriang Sore Ini Lawan Dolar Amerika, Sentuh Level Rp 16.581

Rupiah Ditutup Meriang Sore Ini Lawan Dolar Amerika, Sentuh Level Rp 16.581

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 15:44 WIB

Terkini

OJK Akui Pakai Jasa Influencer Sebar Informasi Soal Strategi Hadapi MSCI

OJK Akui Pakai Jasa Influencer Sebar Informasi Soal Strategi Hadapi MSCI

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Panduan Pakai Bedak Padat Viva dan Cara Pilih Shade-nya untuk Kulit

Panduan Pakai Bedak Padat Viva dan Cara Pilih Shade-nya untuk Kulit

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Ngaku Pegawai Kemenkumham, Pria di Palembang Tipu Korban Rp250 Juta demi Lulus CPNS

Ngaku Pegawai Kemenkumham, Pria di Palembang Tipu Korban Rp250 Juta demi Lulus CPNS

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Kartu Kredit Bukan Penghasilan Tambahan, Kenali Risiko Salah Kelola Limit

Kartu Kredit Bukan Penghasilan Tambahan, Kenali Risiko Salah Kelola Limit

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:38 WIB

BPBD Peringatkan Ancaman Rob di Jakarta, Puncak Pasang Laut Siang Hari

BPBD Peringatkan Ancaman Rob di Jakarta, Puncak Pasang Laut Siang Hari

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:34 WIB

Toffin Indonesia Jangkau 3.000 Peserta di 30 Kota Lewat Program Pengembangan F&B

Toffin Indonesia Jangkau 3.000 Peserta di 30 Kota Lewat Program Pengembangan F&B

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:34 WIB

KPK Telusuri Aliran Uang Rp19 Miliar, Anak dan Suami Fadia Arafiq Diperiksa

KPK Telusuri Aliran Uang Rp19 Miliar, Anak dan Suami Fadia Arafiq Diperiksa

Jawa Tengah | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Ulasan Hyper Knife: Obsesi, Pengkhianatan, dan Dendam di Meja Operasi

Ulasan Hyper Knife: Obsesi, Pengkhianatan, dan Dendam di Meja Operasi

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Pasokan Gas RI Bertambah Setelah Sumur Jangkrik North East-6 Beroperasi

Pasokan Gas RI Bertambah Setelah Sumur Jangkrik North East-6 Beroperasi

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Komisi II DPR Minta Anggota KPU Terlibat Pasal Selundupan Gibran Diblacklist

Komisi II DPR Minta Anggota KPU Terlibat Pasal Selundupan Gibran Diblacklist

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:23 WIB

×