Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.196,430
LQ45 614,786
Srikehati 299,961
JII 371,907
USD/IDR 17.968

Bom Waktu Utang Whoosh: Deretan BUMN Ini Ikut Kena 'Getah' Proyek Kereta Cepat

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 24 Oktober 2025 | 15:21 WIB
Bom Waktu Utang Whoosh: Deretan BUMN Ini Ikut Kena 'Getah' Proyek Kereta Cepat
Kereta Cepat Whoosh tiba di Stasiun Kereta Cepat Halim, Jakarta, Rabu (22/10/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Pembengkakan biaya (cost overrun) proyek Whoosh berimbas pada memburuknya kinerja keuangan sejumlah BUMN.
  • PSBI adalah pemegang saham mayoritas dari pihak Indonesia di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).
  • KAI boleh dibilang yang paling terpukul atas utang Whoosh.

Suara.com - Proyek ambisius Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) yang menelan total investasi mencapai sekitar USD7,3 miliar atau setara Rp116 triliun kini menjadi sorotan tajam.

Pembengkakan biaya (cost overrun) proyek tersebut berimbas pada memburuknya kinerja keuangan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tergabung dalam konsorsium Indonesia, PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI).

PSBI adalah pemegang saham mayoritas dari pihak Indonesia di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Beban utang, yang sebagian besar berasal dari pinjaman China Development Bank (CDB), secara langsung membebani neraca keuangan BUMN-BUMN pelat merah.

BUMN-BUMN yang harus menanggung beban utang dan kerugian ini tergabung dalam PSBI. Meskipun rincian utang spesifik untuk setiap BUMN sulit diperoleh secara publik, struktur utang menunjukkan beban keuangan terbesar jatuh pada BUMN yang memegang porsi saham mayoritas dan bertindak sebagai penjamin utama pinjaman.

1. PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero).

KAI adalah pemegang saham mayoritas di PSBI, BUMN ini boleh dibilang yang paling terpukul atas utang Whoosh. Laporan menunjukkan KAI harus menanggung kerugian signifikan akibat beban KCIC. Pada satu semester saja, KAI dilaporkan menanggung rugi sekitar Rp951,48 miliar yang bersumber dari beban KCIC.

Beberapa pihak memproyeksikan beban keuangan KAI akibat Whoosh bisa mencapaRp6 triliun pada 2026.

2. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)

Sebagai salah satu kontraktor utama dan anggota konsorsium, WIKA turut berkontribusi dalam permodalan PSBI. Per semester I-2025, WIKA mencatat rugi sebesar Rp1,66 triliun, sementara pada tahun 2024, rugi bersih WIKA mencapai Rp2,33 triliun.

baca juga

WIKA sendiri memiliki saham 33,36 persen di PSBI. Berdasarkan laporan keuangan WIKA semester I-2025, WIKA mencatatkan kontribusi kerugian sebesar Rp 542,31 miliar sesuai dengan porsi kepemilikan sahamnya di PSBI.

3. PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR)

Jasa Marga juga merupakan anggota konsorsium PSBI tapi hingga kini belum diketahui berapa kerugian yang harus ditanggung oleh JSMR itu.

4. PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) (Dahulu PTPN VIII)

PTPN I juga tercatat sebagai salah satu kontributor modal di PSBI. Sama dengan JSMR PTPN I belum menjabarkan secara detail kerugian mereka atas beban utang whoosh.

Beban utang yang memicu kerugian ini terutama berasal dari cost overrun yang memaksa konsorsium Indonesia mencari pinjaman tambahan, yaitu pinjaman CDB Fasilitas B sebesar USD542,7 juta untuk menutupi pembengkakan biaya.

Di tengah desakan untuk mencari solusi atas beban utang yang mencekik BUMN ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berdiri teguh menolak intervensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Purbaya menegaskan bahwa utang Whoosh adalah tanggung jawab korporasi yang dikelola oleh konsorsium BUMN, dan kini secara khusus menunjuk Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara sebagai pihak yang harus bertanggung jawab.

“Kalau pakai APBN itu lucu, karena untungnya ke dia (Danantara), susahnya ke kita. Harusnya kalau diambil, ambil semua. Jangan ke kita lagi (Kemenkeu),” tegas Purbaya.

Purbaya bahkan mengklaim bahwa Danantara, yang menerima dividen jumbo dari BUMN sekitar Rp80-90 triliun setiap tahun, memiliki kapasitas finansial yang lebih dari cukup untuk menanggung cicilan bunga tahunan Whoosh yang diperkirakan sebesar Rp2 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Girang Tak Dilibatkan Urusan Utang Whoosh: Top!

Menkeu Purbaya Girang Tak Dilibatkan Urusan Utang Whoosh: Top!

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 14:59 WIB

Enggak Butuh APBN, DEN Bidik Bali Jadi Lokasi Family Office

Enggak Butuh APBN, DEN Bidik Bali Jadi Lokasi Family Office

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 13:27 WIB

Heboh Kasus Ponpes Ditagih PBB hingga Diancam Garis Polisi, Menkeu Purbaya Bakal Lakukan Ini

Heboh Kasus Ponpes Ditagih PBB hingga Diancam Garis Polisi, Menkeu Purbaya Bakal Lakukan Ini

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 09:39 WIB

Terkini

Anggaran Pakan Hewan di Kebun Binatang Surabaya Dikorupsi Rp10,2 M di, DPR Minta Semua Diperiksa!

Anggaran Pakan Hewan di Kebun Binatang Surabaya Dikorupsi Rp10,2 M di, DPR Minta Semua Diperiksa!

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:12 WIB

Review A Toxic Love Story: Manipulasi Lebih Mematikan dari Kekerasan Fisik?

Review A Toxic Love Story: Manipulasi Lebih Mematikan dari Kekerasan Fisik?

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:05 WIB

Gantikan Hotman, Mantan Jubir KPK Kini Pasang Badan Jadi Advokat Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Gantikan Hotman, Mantan Jubir KPK Kini Pasang Badan Jadi Advokat Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:05 WIB

KPK Bongkar Alasan Tahan Febrie, Ada 'Surat Sakti' yang Dikirim Sejak Jumat Pagi

KPK Bongkar Alasan Tahan Febrie, Ada 'Surat Sakti' yang Dikirim Sejak Jumat Pagi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:48 WIB

Berapa Lama Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Bakal Mendekam di Rutan KPK?

Berapa Lama Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Bakal Mendekam di Rutan KPK?

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:39 WIB

Apa Kata KPK soal Klaim Kriminalisasi Febrie Adriansyah? Ini Penjelasan Lengkapnya

Apa Kata KPK soal Klaim Kriminalisasi Febrie Adriansyah? Ini Penjelasan Lengkapnya

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:38 WIB

Tayang 2027, Drama Misteri-Kriminal 'Code' Rilis Jajaran Pemeran Utama

Tayang 2027, Drama Misteri-Kriminal 'Code' Rilis Jajaran Pemeran Utama

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:35 WIB

Karena Buru-buru Sudah Malam, Alasan Kejagung Tak Pakaikan Rompi Pink ke Febrie Adriansyah

Karena Buru-buru Sudah Malam, Alasan Kejagung Tak Pakaikan Rompi Pink ke Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:28 WIB

Dua Kata Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Masuk ke Rutan KPK Tanpa Pakai Rompi Pink

Dua Kata Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Masuk ke Rutan KPK Tanpa Pakai Rompi Pink

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:28 WIB

Budget 4 Jutaan? 5 HP Gaming Ini Bisa Push Rank Tanpa Lag

Budget 4 Jutaan? 5 HP Gaming Ini Bisa Push Rank Tanpa Lag

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:00 WIB

×