Menkeu Purbaya Akhirnya Ungkap Biang Kerok Masalah Coretax, Janji Selesai Awal 2026

Dicky Prastya

Minggu, 26 Oktober 2025 | 15:58 WIB
Menkeu Purbaya Akhirnya Ungkap Biang Kerok Masalah Coretax, Janji Selesai Awal 2026
Coretax. [DJP]
baca 10 detik
  • Masalah utama Coretax berasal dari kontrak yang belum rampung dengan vendor LG CNS-Qualysoft, sehingga akses dan perbaikan sistem terhambat.
  • Gangguan teknis terjadi di berbagai lapisan sistem—mulai dari jaringan Telkom yang tidak optimal hingga logika pemrograman yang belum sempurna.
  • Pemerintah optimistis Coretax akan pulih pada awal 2026 dan berencana menggunakan SDM lokal agar tak bergantung pada vendor asing.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya mengungkapkan biang kerok masalah Coretax yang sempat dikeluhkan warga. Ia menyebut ada beberapa kendala dari layanan yang dimiliki Direktorat Jenderal Pajak Kemenkeu tersebut.

Masalah pertama adalah kontrak vendor dengan LG CNS-Qualysoft Consortium sebagai vendor. Menkeu menyebut tim internal Kemenkeu sudah menyelesaikan sebagian, namun untuk kendala lain masih membutuhkan koordinasi dengan LG.

“Ternyata masih ada bagian-bagian yang terikat kontrak dengan pihak LG, di mana kami belum dikasih akses ke sana karena mereka masih mengerjakan itu. Baru Desember dikasih aksesnya ke kami,” ujar Purbaya, dikutip dari Antara, Minggu (26/10/2025).

Selain vendor, masalah Coretax yang diungkap Menkeu Purbaya juga ada di upper layer, middle layer, programming layer, dan operational layer.

Untuk upper layer, Purbaya mengatakan kalau masalah umum disebabkan jaringan internet dari Telkom yang belum optimal. Walhasil ini berdampak pada time out atau kendala login bagi pengguna.

“Status Telkom di-take out, sementara trafik diteruskan via Lintasarta. Jadi yang di depan sudah selesai yang upper layer,” umbar dia.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa (Instagram/purbayayudhi_official)
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa (Instagram/purbayayudhi_official)

Di middle layer, Menkeu menyatakan kendala terjadi akibat manajemen session dan cookie yang masih berantakan. Sehingga halaman akses kerap terlempar, akses lambat, atau bahkan terblokir.

Untuk mengatasi ini, Kementerian Keuangan menerapkan CDN dan firewall yang bertujuan melindungi aplikasi.

Lalu di programming layer, masalah disebabkan oleh programming logic yang tidak sempurna. Sehingga ini menimbulkan pesan error pada sisi pengguna.

baca juga

Purbaya menguraikan kalau kendala di segi ini baru terselesaikan sebagian akibat ikatan kontrak dengan LG. Pihaknya pun sudah memberikan rekomendasi untuk ditindaklanjuti oleh LG, namun LG cenderung merespons dengan lambat.

“Sekarang mereka sudah lebih cepat, walaupun masih lambat, tapi mereka sudah kirim orang ke sini. Jadi, kami optimalkan perbaikan dengan kendala yang ada dalam hal ini, sebagian masih dipegang LG,” tambahnya.

Sementara di sisi operational layer, kendala itu berupa munculnya error 500 di sisi pengguna dan lambatnya penampilan data. Purbaya mengatakan perbaikan pada sisi ini masih dipelajari.

Kendati begitu Bendahara Negara optimistis masalah Coretax bisa pada Januari atau Februari 2026 setelah kontrak dengan vendor berakhir. Ia juga menjanjikan pakai SDM sendiri, sehingga tak tergantung dengan asing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ponsel Menkeu Purbaya Kalah Jauh dari Anak Buahnya: Handphone Lu Bagus Nih

Ponsel Menkeu Purbaya Kalah Jauh dari Anak Buahnya: Handphone Lu Bagus Nih

News | Sabtu, 25 Oktober 2025 | 15:02 WIB

Beberapa Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli Mobil Baru, Jangan Sampai Menyesal

Beberapa Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli Mobil Baru, Jangan Sampai Menyesal

Otomotif | Sabtu, 25 Oktober 2025 | 09:24 WIB

Wacana Pemutihan Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan, Apa Syaratnya?

Wacana Pemutihan Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan, Apa Syaratnya?

Lifestyle | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 19:30 WIB

Oknum Pajak Semarang Palak Rp300 Juta, Menkeu Purbaya Heran Masih Ada Pungli

Oknum Pajak Semarang Palak Rp300 Juta, Menkeu Purbaya Heran Masih Ada Pungli

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 17:23 WIB

Wajib Pajak 'Diperas' Oknum Rp10 Juta, Menkeu Purbaya Geram

Wajib Pajak 'Diperas' Oknum Rp10 Juta, Menkeu Purbaya Geram

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 17:12 WIB

Cari Mobil Keluarga Pertama? Intip Harga Toyota Calya Bekas, Lengkap dengan Spesifikasi dan Pajak

Cari Mobil Keluarga Pertama? Intip Harga Toyota Calya Bekas, Lengkap dengan Spesifikasi dan Pajak

Otomotif | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 17:08 WIB

Terkini

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

×