Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

ASEAN dan China Upgrade FTA Versi 3.0, Hapus Hambatan Non-Tarif dan Buka Akses UMKM

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 27 Oktober 2025 | 10:20 WIB
ASEAN dan China Upgrade FTA Versi 3.0, Hapus Hambatan Non-Tarif dan Buka Akses UMKM
Ilustrasi [Suara.com/Alfian Winanto]
  • ASEAN dan China upgrade FTA ke Versi 3.0.

  • Fokus FTA baru pada ekonomi digital dan UMKM.

  • Dipertimbangkan hapus hambatan non-tarif perdagangan.

Suara.com - Perdagangan bebas di kawasan Asia Tenggara dan Timur akan memasuki babak baru yang lebih modern.

ASEAN dan China telah mengambil langkah strategis untuk memperbarui Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) mereka, yang kini akan memasuki Versi 3.0.

Pembaruan ini dirancang untuk mencakup sektor-sektor ekonomi masa depan, seperti ekonomi digital, dan fokus pada penghapusan berbagai hambatan non-tarif yang selama ini menghambat kelancaran bisnis.

Pernyataan penting ini disampaikan oleh Menteri Investasi, Perdagangan, dan Industri Malaysia, Tengku Zafrul Abdul Aziz, pada Ahad.

Ia menegaskan bahwa upaya pembaruan ini sangat krusial agar perjanjian perdagangan bilateral tetap relevan di tengah cepatnya perubahan lanskap ekonomi global.

“China, jelas, masih menjadi mitra dagang terbesar bagi ASEAN dan sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Namun, perlu dicatat bahwa ASEAN kini juga menjadi mitra dagang terbesar bagi China. Jadi, ini merupakan hubungan dua arah dalam perdagangan,” tutur Tengku Zafrul kepada awak media, seperti dikutip dari Sputnik-OANA.

Pengakuan ini menyoroti kedalaman hubungan ekonomi yang kini saling bergantung antara blok Asia Tenggara dan Tiongkok.

Versi 3.0 FTA ini menandakan update ketiga sejak perjanjian awal ditandatangani dan akan menyentuh area-area yang belum pernah dipertimbangkan sebelumnya.

Sektor utama yang menjadi fokus adalah ekonomi digital dan keberlanjutan (sustainability), yang kini menjadi motor penggerak pertumbuhan global.

Selain itu, pembaruan ini akan membahas standar perdagangan dan, yang sangat penting, membuka akses yang lebih luas bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ASEAN ke pasar China yang masif.

Perluasan akses UMKM ini diharapkan menjadi angin segar bagi pelaku usaha kecil di Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya untuk go global.

Selain memasukkan sektor baru, langkah-langkah konkret untuk menghapus sebagian hambatan non-tarif (seperti prosedur birokrasi yang rumit, persyaratan teknis berlebihan, atau kuota impor yang membatasi) juga sedang dipertimbangkan secara serius.

Tengku Zafrul mengindikasikan bahwa penjelasan lebih rinci mengenai mekanisme penghapusan hambatan ini akan disampaikan dalam waktu dekat, yaitu pada Senin.

Menteri dari Malaysia tersebut menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa seluruh perubahan yang diusulkan dalam FTA Versi 3.0 ini memiliki tujuan tunggal: membantu perusahaan-perusahaan, baik dari ASEAN maupun China, untuk memperluas dan memperkuat kerja sama ekonomi, menciptakan ekosistem perdagangan yang lebih efisien dan modern di kawasan Asia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RESMI! Timor Leste Gabung ASEAN, Prabowo dan Pemimpin Asia Tenggara Teken Deklarasi

RESMI! Timor Leste Gabung ASEAN, Prabowo dan Pemimpin Asia Tenggara Teken Deklarasi

News | Minggu, 26 Oktober 2025 | 12:55 WIB

Terbang ke Kualalumpur, Selain Gaza, Isu 'Nuklir' Jadi Bahasan Panas Prabowo di KTT ASEAN

Terbang ke Kualalumpur, Selain Gaza, Isu 'Nuklir' Jadi Bahasan Panas Prabowo di KTT ASEAN

News | Sabtu, 25 Oktober 2025 | 23:41 WIB

Indonesia Sambut Timor Leste, Anggota Paling Bungsu ASEAN

Indonesia Sambut Timor Leste, Anggota Paling Bungsu ASEAN

News | Sabtu, 25 Oktober 2025 | 19:40 WIB

Momen Langka di Kuala Lumpur, Donald Trump dan Prabowo Subianto Hadiri KTT ASEAN

Momen Langka di Kuala Lumpur, Donald Trump dan Prabowo Subianto Hadiri KTT ASEAN

News | Sabtu, 25 Oktober 2025 | 14:18 WIB

Mahfud MD Desak Penegakan Hukum Dugaan Mark Up Proyek Kereta Cepat Whoosh

Mahfud MD Desak Penegakan Hukum Dugaan Mark Up Proyek Kereta Cepat Whoosh

News | Sabtu, 25 Oktober 2025 | 13:01 WIB

PTBA Jajal Peluang Gandeng China di Proyek DME usai Ditinggal Investor AS

PTBA Jajal Peluang Gandeng China di Proyek DME usai Ditinggal Investor AS

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 21:09 WIB

Terkini

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 23:13 WIB

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:55 WIB

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:05 WIB

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:34 WIB

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:20 WIB

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:16 WIB