Menuju Nol Emisi 2060, Pemerintah Masukkan PLTN ke Rencana Strategis Energi Nasional

Fabiola Febrinastri

Selasa, 28 Oktober 2025 | 13:21 WIB
Menuju Nol Emisi 2060, Pemerintah Masukkan PLTN ke Rencana Strategis Energi Nasional
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot. (Dok: ESDM)

Suara.com - Pemerintah mulai menjajaki pemanfaatan energi nuklir sebagai bagian dari strategi menuju target Net Zero Emission (NZE) tahun 2060. Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) kini dipandang sebagai opsi strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung pengurangan emisi karbon.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot menyampaikan, arah kebijakan ini sejalan dengan Asta Cita butir kedua, yang menekankan penguatan pertahanan dan keamanan, serta kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, dan pengembangan ekonomi hijau serta biru.

"PLTN sebagai salah satu opsi strategis dalam peta transisi energi nasional dalam mencapai Net Zero Emission 2060. PLTN tidak lagi dianggap sebagai opsi terakhir, melainkan sebagai bagian penting dari perencanaan energi nasional," ujar Yuliot saat menjadi pembicara kunci pada acara Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Executive Meeting dan Penganugerahan BAPETEN Award 2025 yang digelar di Jakarta, Senin (27/10).

Menurut Yuliot, Indonesia telah memiliki visi pengembangan tenaga nuklir sejak 1960-an. Hal ini ditandai dengan pembangunan tiga reaktor riset, yaitu Reaktor Triga di Bandung (2 MW), Reaktor Kartini di Yogyakarta (100 kW), dan Reaktor Serpong di Tangerang Selatan (30 MW).

Ia menambahkan, dasar hukum untuk pengembangan energi nuklir di Indonesia sudah kokoh. Landasan tersebut meliputi UU Nomor 10 Tahun 1967 tentang Ketenaganukliran, RPJPN 2025–2045, serta PP Nomor 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional.

"Dalam PP Nomor 45 Tahun 2025, PLTN tidak lagi dianggap sebagai opsi terakhir, melainkan sebagai bagian penting dari perencanaan energi nasional. Seluruh dokumen tersebut menegaskan komitmen Indonesia untuk mengoperasikan PLTN pertama pada tahun 2032 dan mencapai kapasitas 44 GW pada tahun 2060. Dari total rencana 44 GW, sekitar 35 MW akan dialokasikan untuk kebutuhan listrik umum, sementara 9 GW ditujukan bagi produksi hidrogen nasional," jelasnya.

Berdasarkan ketentuan tersebut, kontribusi energi nuklir dalam bauran energi nasional ditargetkan mencapai 5% pada 2030 dan naik menjadi 11% pada 2060.Meski prospeknya besar, Yuliot mengakui bahwa pembangunan PLTN menghadapi tantangan, terutama dari sisi pendanaan dan waktu konstruksi. Biaya pembangunan satu unit PLTN diperkirakan mencapai USD 3,8 miliar, dengan masa pembangunan sekitar 4–5 tahun.

Selain itu, isu keselamatan juga menjadi perhatian utama pemerintah mengingat potensi risiko bencana alam di Indonesia. Pemerintah akan memastikan seluruh proses pembangunan PLTN dilakukan dengan pengawasan ketat, mitigasi yang matang, serta kerja sama internasional melalui BAPETEN. ***

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ESDM: Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bukan Harga Mati untuk Transisi Energi

ESDM: Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bukan Harga Mati untuk Transisi Energi

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 12:23 WIB

Potensi EBT Melimpah, Pemerintah Sinkronisasi Aturan Soal Transisi Energi

Potensi EBT Melimpah, Pemerintah Sinkronisasi Aturan Soal Transisi Energi

Bisnis | Senin, 27 Oktober 2025 | 10:17 WIB

Edukasi Transisi Energi ke Generasi Muda Terus Digencarkan

Edukasi Transisi Energi ke Generasi Muda Terus Digencarkan

Bisnis | Kamis, 23 Oktober 2025 | 19:05 WIB

Energi Hijau Jadi Prioritas, Pertamina NRE Ubah Strategi Tarik Investasi

Energi Hijau Jadi Prioritas, Pertamina NRE Ubah Strategi Tarik Investasi

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 14:55 WIB

Perusahaan RI Pamerkan Model Transisi Energi Berkeadilan ke Delegasi 9 Negara

Perusahaan RI Pamerkan Model Transisi Energi Berkeadilan ke Delegasi 9 Negara

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 12:43 WIB

Perpres Sudah Disiapkan, Pakar Ingatkan Peluang Besar dan Risiko PLTN di Indonesia

Perpres Sudah Disiapkan, Pakar Ingatkan Peluang Besar dan Risiko PLTN di Indonesia

News | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 18:19 WIB

Terkini

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:56 WIB

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Pembalut Wanita Kena PPN, Irma Chaniago Semprot Menkeu: Tidak Cerdas dan Tak Pro Gender

Pembalut Wanita Kena PPN, Irma Chaniago Semprot Menkeu: Tidak Cerdas dan Tak Pro Gender

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

Hasto Soal Putusan MA Ijazah Gibran: Tak Ada Kebohongan Abadi dalam Politik

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:44 WIB

×