Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Pengusaha Sebut 3 Sektor yang Bisa Jadi Andalan Ekonomi RI di Masa Depan

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 06 November 2025 | 08:19 WIB
Pengusaha Sebut 3 Sektor yang Bisa Jadi Andalan Ekonomi RI di Masa Depan
Ketua Umum Apindo, Shinta Widjaja Kamdani. [Suara.com/Yaumal Adi Asri Hutasuhut].
baca 10 detik
  • Apindo prioritaskan ekonomi digital, hijau, dan hilirisasi tingkatkan pertumbuhan.

  • Ekonomi hijau berpotensi serap 1,7 juta pekerja sampai tahun 2045.

  • Hilirisasi fokus komoditas mineral, pertanian, perikanan untuk pertumbuhan.

Suara.com - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Widjaja Kamdani mengungkapkan ada tiga sektor yang harus dioptimalkan demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada 2026. Ketiga sektor itu yakni ekonomi digital, ekonomi hijau, dan hilirisasi

"Pertama ekonomi digital. Jadi kalau ekonomi digital ini tingkat penetrasi internet kan mencapai 80 persen," ujar Shinta dalam paparan pada agenda di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (5/11/2025). 

"So it's a no brainer, we have to go and focus on this (Itu adalah keputusan yang sangat jelas, kita harus segera mengambil tindakan dan berfokus pada hal itu)," sambungnya. 

Ilustrasi ekonomi digital. (Freepik)
Ilustrasi ekonomi digital. (Freepik)

Dia menyebut bahwa ekonomi digital sudah menjadi salah salah penyangga perekonomian di Indonesia. Hal itu bisa terlihat dari pertumbuhan startup di dalam negeri. 

Sektor kedua yaitu ekonomi hijau. Dia menyebut bahwa ekonomi hijau diproyeksikan dapat menyerap 1,7 juta tenaga kerja sampai dengan 2045. 

"Kemudian kontribusi ekonomi hijau terhadap PDB itu bisa sampai Rp 600 triliun. Jadi ini juga jadi perhatian," katanya. 

Lalu ketiga adalah hilirisasi. Menurutnya sektor itu bukan hanya terfokus pada industri mineral, tapi juga pertanian dan aquaculture

Dia mencontohkan hilirisasi rumput laut yang saat ini sedang digarap APINDO.  Menurutnya industri rumput laut memiliki potensi yang besar. 

"I think it will be the next CPO of Indonesia,  saya bilang. Karena peluangnya besar," kata Shinta.

baca juga

"Jadi hilirisasi ini juga saya rasa dengan 28 komoditas prioritas, ini akan jadi kontribusi yang besar untuk pertumbuhan ekonomi di 2026," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengusaha Ungkap Ternyata Ada Industri yang Sulit Rekrut Tenaga Kerja RI

Pengusaha Ungkap Ternyata Ada Industri yang Sulit Rekrut Tenaga Kerja RI

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 07:09 WIB

Ekonomi RI Melambat, Apindo Ingatkan Pemerintah Genjot Belanja dan Daya Beli

Ekonomi RI Melambat, Apindo Ingatkan Pemerintah Genjot Belanja dan Daya Beli

Bisnis | Rabu, 05 November 2025 | 18:52 WIB

Dua Platform E-commerce Raksasa Catat Lonjakan Transaksi di Indonesia Timur, Begini Datanya

Dua Platform E-commerce Raksasa Catat Lonjakan Transaksi di Indonesia Timur, Begini Datanya

Bisnis | Rabu, 05 November 2025 | 17:58 WIB

Terkini

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB