Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Gaikindo: Mesin Kendaraan Produk Tahun 2000 Kompatibel dengan E10

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Sabtu, 08 November 2025 | 06:51 WIB
Gaikindo: Mesin Kendaraan Produk Tahun 2000 Kompatibel dengan E10
Sekretaris  Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Kukuh Kumara dalam diskusi yang digelar PUSKEP UI di Kampus UI Salemba, Jakarta pada Jumat (7/10/2025).  [Suara.com/Yaumal]
baca 10 detik
  • Gaikindo memastikan kendaraan produksi sejak tahun 2000 sudah kompatibel dengan bahan bakar campuran bioetanol E10.
  • Industri otomotif siap mendukung penerapan mandatori E10 pada 2027 sebagai bagian dari transisi energi.
  • Program E10 diharapkan turut mendorong ekonomi nasional melalui pemanfaatan bahan baku lokal seperti tebu, singkong, jagung, dan sorgum

Suara.com - Sekretaris  Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Kukuh Kumara menyebut bahwa E10 atau campuran 10 persen bioetanol di dalam bensin, sudah kompatibel dengan mesin kendaraan yang diproduksi sejak tahun 2000.

Dia pun mengimbau, masyarakat tidak perlu khawatir dengan dampak penggunaan E10. 

"Kebanyakan kendaraan bermotor, tadi khawatir ya, yang lama-lama bagaimana, sebetulnya kendaraan yang sudah diproduksi semenjak tahun 2000, itu sudah rata-rata sudah compatible dengan etanol, E10," kata Kukuh dalam diskusi yang digelar PUSKEP UI di Kampus UI Salemba, Jakarta pada Jumat (7/10/2025). 

Disebutnya penggunaan E10 bukan suatu hal yang baru, sebab beberapa negara juga sudah mulai menerapkannya. 

Dia mencontohkan, Thailand yang telah menerapkan E10, bahkan katanya, saat ini sedang mengembangkan E20 dan E85. 

"Beberapa kali dari pihak Thailand juga datang ke Indonesia ingin kerja sama untuk memproduksi etanolnya. Nah, ini juga menarik karena kemudian basis industri kendaraan bermotor antara Thailand dan Indonesia enggak jauh berbeda, kurang lebih malah sama," ujarnya. 

Sebagai pelaku industri kendaraan bermotor, Gaikindo mendukung rencana mandatori E10 yang akan diberlakukan pemerintah pada 2027 mendatang. 

"Industri kita siap," ujarnya. 

Namun demikian, Kukuh memberikan sejumlah catatan terkait mandatori itu.

baca juga

Menurutnya, selain itu bertujuan untuk transisi energi, mandatori E10 juga harus mendorong perekonomian nasional, khususnya para petani dengan komoditas singkong, jagung, tebu dan sorgum yang merupakan sejumlah bahan baku bioetanol. 

"Semua pihak perlu bersinergi dan mengutamakan keunggulan daerahnya, misalnya etanol di Jawa Timur diproduksi dari tebu, di Lampung dengan bahan baku singkong, dan seterusnya,” jelas Kukuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Klaim Petani Bisa Cuan Gara-gara Program BBM E10

Pemerintah Klaim Petani Bisa Cuan Gara-gara Program BBM E10

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 09:01 WIB

Pemerintah Wajibkan BBM dengan Campuran E10 Mulai 2027

Pemerintah Wajibkan BBM dengan Campuran E10 Mulai 2027

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 12:28 WIB

Mandatori E10 Ditargetkan 2028, ESDM Jawab Kekhawatiran soal Dampak Etanol ke Mesin Kendaraan!

Mandatori E10 Ditargetkan 2028, ESDM Jawab Kekhawatiran soal Dampak Etanol ke Mesin Kendaraan!

Bisnis | Rabu, 15 Oktober 2025 | 08:39 WIB

Rojali dan Rohana Ada di GIIAS 2025, Bukti Daya Beli Lagi Berat Tapi Mimpi Orang RI Bagus!

Rojali dan Rohana Ada di GIIAS 2025, Bukti Daya Beli Lagi Berat Tapi Mimpi Orang RI Bagus!

Bisnis | Rabu, 30 Juli 2025 | 18:17 WIB

GIIAS 2025 Ramai Pengunjung, Tapi Bosnya Khawatir Ada "Rojali" dan "Rohana"

GIIAS 2025 Ramai Pengunjung, Tapi Bosnya Khawatir Ada "Rojali" dan "Rohana"

Bisnis | Rabu, 30 Juli 2025 | 17:34 WIB

Pertamina Uji Coba Penggunaan Bahan Bakar Bioetanol E10 di Surabaya

Pertamina Uji Coba Penggunaan Bahan Bakar Bioetanol E10 di Surabaya

Otomotif | Selasa, 26 November 2024 | 05:45 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×