Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Soal Utang Kereta Cepat, COO Danantara: Kami Tanggung Jawab Operasional

Achmad Fauzi

Selasa, 11 November 2025 | 11:10 WIB
Soal Utang Kereta Cepat, COO Danantara: Kami Tanggung Jawab Operasional
COO BPI Danantara, Dony Oskaria. [Suara.com/Achmad Fauzi].
baca 10 detik
  • COO BPI Danantara, Dony Oskaria, menyatakan pemerintah akan menangani penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Whoosh.
  • Presiden Prabowo Subianto memetakan tanggung jawab operasional Whoosh kepada Danantara, infrastruktur ke pemerintah.
  • Fokus utama Danantara adalah mengoptimalkan layanan operasional Whoosh untuk meningkatkan jumlah penumpang dan manfaat ekonomi.

Suara.com - Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Dony Oskaria, memastikan penyelesaian utang Kereta Cepat Jakarta Bandung atau Whoosh akan ditangan pemerintah.

Dia menegaskan, Presiden Prabowo Subianto telah memetakan penanganan masalah Whoosh, di mana untuk operasional akan dipegang oleh Danantara, sedangkan untuk infrastruktur akan diurusi oleh pemerintah.

"Itu restrulturisasinya juga sudah disampaikan oleh Pak Presiden tentu melibatkan pemerintah dan Danantara. Nah ini juga solusi terbaik tentunya mana yang porsinya Danantara terutama sekali berkaitan operasional dengan Whoos dan juga ada porsinya pemerintah yang berkaitan dengan infrastruktur," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (11/11/2025).

Replika Kereta Cepat Whoosh di Stasiun Kereta Cepat Halim, Jakarta, Rabu (22/10/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Replika Kereta Cepat Whoosh di Stasiun Kereta Cepat Halim, Jakarta, Rabu (22/10/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dalam hal ini, Dony memastikan, Whoosh akan optimal dalam melayani penumpang, tanpa adanya kendala yang terjadi ke depannnya.

"Jadi kami bertanggung jawab secara operasional daripada Whoosh, supaya bagaimana Whoosh lebih optimal lagi memberikan layanan yang lebih baik lagi, dan tentu saja mudah-mudahan ke depannya membawa penumpang lebih banyak lagi," ucapnya.

Menurut Dony, khalayak jangan melihat Whoosh itu sebagai biang masalah, terutama soal utang. Mantan Bos InJourney ini meminta, melihat whoosh banyak memberikan manfaat dari sisi transportasi umum.

"Nah ini satu hal yang positif tentunya bahwa kemudian layanan kereta api ini, Whoosh ini kan memberikan manfaat yang banyak. Terutama sekali buat perekonomian kita dan juga buat angkutan massal," katanya.

Prabowo Tanggung Jawab

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan, negara akan bertanggung jawab menyelesaikan utang proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung atau Whoosh.

baca juga

Hal itu dikatakan Pabowo untuk menanggapai polemik yang tengah terjadi saat ini soal siapa yang akan membayarkan utang pembangunan proyek kepada China.

Ia meminta semua pihak tidak perlu khawatir dan membuat keributan atas penyelesaian utang tersebut.

"Nggak usah khawatir, apa itu ribut-ribut Whoosh, saya sudah pelajari masalahnya. Tidak ada masalah. Saya tanggung jawab nanti Whoosh itu semuanya," ujar Prabowo seusai meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta, Selasa (4/11/2025).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Modal Tambahan Garuda dari Danantara Dipangkas, Rencana Ekspansi Armada Kandas

Modal Tambahan Garuda dari Danantara Dipangkas, Rencana Ekspansi Armada Kandas

Bisnis | Senin, 10 November 2025 | 19:06 WIB

Grab Akan Akuisisi GoTo, Danantara Bakal Dilibatkan

Grab Akan Akuisisi GoTo, Danantara Bakal Dilibatkan

Bisnis | Sabtu, 08 November 2025 | 20:32 WIB

Rencana Merger BUMN Karya Terus Digas, Tinggal Tunggu Kajian

Rencana Merger BUMN Karya Terus Digas, Tinggal Tunggu Kajian

Bisnis | Rabu, 05 November 2025 | 13:40 WIB

Terkini

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×