Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Indonesia Jual Emisi Karbon 12 Juta Ton ke Norwegia, Setara Hilangkan 2,6 Juta Mobil dari Jalanan

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 14 November 2025 | 12:38 WIB
Indonesia Jual Emisi Karbon 12 Juta Ton ke Norwegia, Setara Hilangkan 2,6 Juta Mobil dari Jalanan
Sejumlah kendaraan bermotor melintas di Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Kamis (21/7/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Indonesia berhasi menjual emisi karbon 12 juta ton ke Norwegia.
  • Penjualan ini setara menghilangkan 2,6 juta mobil dari jalanan.
  • Secara historis, kerja sama iklim Indonesia dan Norwegia fokus pada sektor kehutanan.

Suara.com - Indonesia melalui PT PLN (Persero) secara resmi memperdagangkan hasil pengurangan emisi setara 12 juta ton karbon kepada Norwegia. Ini bukan sekadar perjanjian komoditas, melainkan kesepakatan perdagangan karbon berbasis teknologi pertama di dunia yang secara teknis dijalankan di bawah Pasal 6.2 Perjanjian Paris.

12 juta ton karbon yang 'dijual' ini setara dengan menghilangkan polusi dari 2,6 juta mobil dari jalanan selama setahun, sebuah pencapaian masif dari keberhasilan PLN membangun pembangkit listrik bersih (tenaga air, surya, dan angin).

Secara historis, kerja sama iklim Indonesia dan Norwegia fokus pada sektor kehutanan (Nature-Based Solutions), di mana Indonesia telah menerima Result-Based Contribution (RBC) hingga USD 260 juta karena berhasil menjaga hutannya.

Kini, dengan kesepakatan PLN, Indonesia membuka babak baru, menunjukkan kepada dunia bahwa kita tidak lagi hanya menjual jasa dari hutan, tetapi juga dari kemampuan menciptakan energi bersih berbasis teknologi.

"Kami memandang kerja sama ini bukan akhir, tetapi awal dari fase implementasi nyata," ujar Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, Jumat (14/11/2025).

PT PLN (Persero), secara resmi akan "menjual" hasil pengurangan emisi setara 12 juta ton karbon kepada Norwegia. Foto ist
PT PLN (Persero), secara resmi akan "menjual" hasil pengurangan emisi setara 12 juta ton karbon kepada Norwegia. Foto ist

"Indonesia ingin memastikan pasar karbon yang dibangun berintegritas tinggi, transparan, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat." tambahnya.

Dana segar dari penjualan karbon ini telah dipetakan untuk menjadi modal penggerak proyek-proyek strategis nasional, khususnya di sektor energi diantaranya:

1. PLN akan mempercepat pembangunan pembangkit hijau. Dalam 10 tahun ke depan, 76% dari pembangkit baru PLN akan berasal dari energi bersih, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

2. Dana ini akan menjadi suntikan likuiditas untuk memperluas jaringan listrik ke daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).

baca juga

3. Semakin banyak proyek energi bersih, semakin banyak pula lapangan kerja baru yang diciptakan untuk masyarakat lokal.

4. Norwegia setuju menyisihkan lima persen dari nilai transaksi (Share of Proceeds) yang akan dimasukkan ke dalam Dana Iklim Nasional. Uang ini dikhususkan untuk membantu masyarakat menghadapi dampak perubahan iklim, seperti banjir dan kekeringan.

Menteri Iklim dan Lingkungan Norwegia, Andreas Bjelland Eriksen, memuji langkah Indonesia, menyebutnya sebagai sinyal kuat bagi investor global. Dengan menjadi pelopor perdagangan karbon Pasal 6.2 berbasis teknologi di dunia, Indonesia secara tegas menempatkan dirinya sebagai pemimpin dalam ekonomi hijau global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misi Nyaris Mustahil, Italia Harus Kalahkan Negara Erling Haaland dengan Selisih 9 Gol

Misi Nyaris Mustahil, Italia Harus Kalahkan Negara Erling Haaland dengan Selisih 9 Gol

Bola | Jum'at, 14 November 2025 | 10:53 WIB

Norwegia Selangkah Lagi Lolos ke Piala Dunia 2026, Cuma Butuh Imbang Lawan Italia

Norwegia Selangkah Lagi Lolos ke Piala Dunia 2026, Cuma Butuh Imbang Lawan Italia

Bola | Jum'at, 14 November 2025 | 10:44 WIB

Hidup di Balik Tanggul Laut Raksasa: Kisah Warga Tambakrejo Membangun Harapan dari Akar Mangrove

Hidup di Balik Tanggul Laut Raksasa: Kisah Warga Tambakrejo Membangun Harapan dari Akar Mangrove

News | Jum'at, 14 November 2025 | 12:02 WIB

Terkini

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:19 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

×