Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Sudah Investigasi, Satgas Ungkap Sumber Utama Radioaktif di Cikande

Dythia Novianty | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 25 November 2025 | 08:47 WIB
Sudah Investigasi, Satgas Ungkap Sumber Utama Radioaktif di Cikande
Salah satu pabrik yang telah didekontaminasi dari radiasi Cesium-137 (Cs-137) di Kawasan Industri Cikande, Kabupaten Serang, Banten. [ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/foc]
  • Satgas Cs-137 menyimpulkan sumber kontaminasi produk berasal dari peleburan logam di Cikande.
  • PT Peter Metal Technology teridentifikasi sebagai sumber utama penyebaran partikel radioaktif melalui pengolahan scrap metal.
  • Kontaminasi produk seperti udang dan alas kaki diperkirakan terjadi dan terdeteksi konsisten pada bulan Mei 2025.

Suara.com - Satgas Penanganan Kontaminasi Cs-137 akhirnya mengungkap temuan penting terkait sumber utama kontaminasi radioaktif yang sebelumnya terdeteksi pada berbagai produk, mulai dari udang, alas kaki, hingga cengkeh.

Berdasarkan hasil investigasi bersama Bapeten, BRIN, dan kepolisian, pemerintah menyimpulkan bahwa sumber utama paparan berasal dari aktivitas peleburan logam di kawasan Cikande.

Ketua Bidang Diplomasi dan Komunikasi Publik Satgas Cs-137, Bara Krishna Hasibuan, menjelaskan bahwa temuan ini diperoleh setelah pemeriksaan lapangan dan penelusuran rantai paparan.

“Kesimpulan dari tim, untuk yang kontaminasi terhadap udang dan footwear ini, tetap kita pada kesimpulan sumber utamanya itu adalah kegiatan peleburan logam di PT Peter Metal Technology,” kata Bara di Kantor Kemenko Pangan, Senin (24/11/2025).

Menurut Bara, aktivitas pengolahan scrap metal di perusahaan tersebut diduga menyebabkan penyebaran partikel radioaktif ke area sekitar.

“Itu sumber utamanya adalah scrap metal yang diolah oleh PT Peter Metal yang menyebabkan kontaminasi udara yang kemudian dibawa ke mana-mana sampai kemudian menyebabkan kontaminasi di pabrik-pabrik lainnya yang ada di Cikande,” jelasnya.

Ketua Bidang Diplomasi dan Komunikasi Satgas Penanganan Radiasi Radionuklida Cs-137 Bara Krishna Hasibuan menyebut cengkeh Lampung terkontaminasi zat radioaktif Cesium-137. [ANTARA]
Ketua Bidang Diplomasi dan Komunikasi Satgas Penanganan Radiasi Radionuklida Cs-137 Bara Krishna Hasibuan. [ANTARA]

Ia menyebut, pola waktu terjadinya kontaminasi konsisten dengan hasil temuan pada produk-produk yang sempat ditahan ataupun dikembalikan dari luar negeri.

“Kira-kira itu terjadi bulan Mei. Itu konsisten dengan temuan kontaminasi di udang, dan juga di footwear dan juga di cengkeh,” katanya.

Bara menambahkan, meski beberapa informasi menunjukkan adanya kontaminasi yang mungkin terjadi lebih lama, Satgas tetap memprioritaskan penanganan kasus yang sedang berjalan.

“Walaupun mungkin saja ya itu soal kontaminasi telah berjalan sebelumnya, tapi, kesimpulan kita tetap bahwa itu sumber utamanya adalah scrap metal yang diolah oleh PT Peter Metal,” ujarnya.

Ia menegaskan, temuan tersebut menjadi landasan bagi pemerintah dalam menyiapkan kebijakan dan regulasi baru terkait pengawasan bahan baku industri logam.

Langkah pengetatan juga diterapkan di pelabuhan dan kawasan industri melalui pemasangan Radiation Portal Monitor (RPM) untuk mendeteksi kontaminasi secara dini.

"Setiap kendaraan, setiap truk yang keluar dari situ Harus melalui RPM tersebut. Jadi itu salah satu upaya memastikan bahwa barang-barang terdistribusikan di Indonesia itu bersih dari kontaminasi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Fakta Penting di Balik Kasus Radioaktif Udang dan Cengkeh di Indonesia

7 Fakta Penting di Balik Kasus Radioaktif Udang dan Cengkeh di Indonesia

Tekno | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 15:03 WIB

4 Fakta Radiasi Cs-137 PT PMT Cikande: Pemilik Diduga WNA Kabur ke Luar Negeri?

4 Fakta Radiasi Cs-137 PT PMT Cikande: Pemilik Diduga WNA Kabur ke Luar Negeri?

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 11:14 WIB

Warning Keras Mahfud MD ke Menkeu Purbaya: Bubarkan Satgas BLBI Ciptakan Ketidakadilan

Warning Keras Mahfud MD ke Menkeu Purbaya: Bubarkan Satgas BLBI Ciptakan Ketidakadilan

Bisnis | Rabu, 15 Oktober 2025 | 18:36 WIB

Satgas BLBI Mau Dibubarkan, Menkeu Purbaya Ngotot Turun Langsung Tagih Utang

Satgas BLBI Mau Dibubarkan, Menkeu Purbaya Ngotot Turun Langsung Tagih Utang

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2025 | 18:04 WIB

Satgas PASTI 'Sikat' Golden Eagle, Janji Manis Penghapusan Utang Ternyata Ilegal!

Satgas PASTI 'Sikat' Golden Eagle, Janji Manis Penghapusan Utang Ternyata Ilegal!

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2025 | 09:29 WIB

Setelah Udang, Kini Cengkeh Indonesia Dihantam Radiasi Nuklir Cesium-137, Amerika Blokir Ekspor

Setelah Udang, Kini Cengkeh Indonesia Dihantam Radiasi Nuklir Cesium-137, Amerika Blokir Ekspor

Bisnis | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 15:49 WIB

Terkini

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:33 WIB

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:59 WIB

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:46 WIB

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:40 WIB

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:27 WIB

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:53 WIB

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB