Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Sudah Investigasi, Satgas Ungkap Sumber Utama Radioaktif di Cikande

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 25 November 2025 | 08:47 WIB
Sudah Investigasi, Satgas Ungkap Sumber Utama Radioaktif di Cikande
Salah satu pabrik yang telah didekontaminasi dari radiasi Cesium-137 (Cs-137) di Kawasan Industri Cikande, Kabupaten Serang, Banten. [ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/foc]
baca 10 detik
  • Satgas Cs-137 menyimpulkan sumber kontaminasi produk berasal dari peleburan logam di Cikande.
  • PT Peter Metal Technology teridentifikasi sebagai sumber utama penyebaran partikel radioaktif melalui pengolahan scrap metal.
  • Kontaminasi produk seperti udang dan alas kaki diperkirakan terjadi dan terdeteksi konsisten pada bulan Mei 2025.

Suara.com - Satgas Penanganan Kontaminasi Cs-137 akhirnya mengungkap temuan penting terkait sumber utama kontaminasi radioaktif yang sebelumnya terdeteksi pada berbagai produk, mulai dari udang, alas kaki, hingga cengkeh.

Berdasarkan hasil investigasi bersama Bapeten, BRIN, dan kepolisian, pemerintah menyimpulkan bahwa sumber utama paparan berasal dari aktivitas peleburan logam di kawasan Cikande.

Ketua Bidang Diplomasi dan Komunikasi Publik Satgas Cs-137, Bara Krishna Hasibuan, menjelaskan bahwa temuan ini diperoleh setelah pemeriksaan lapangan dan penelusuran rantai paparan.

“Kesimpulan dari tim, untuk yang kontaminasi terhadap udang dan footwear ini, tetap kita pada kesimpulan sumber utamanya itu adalah kegiatan peleburan logam di PT Peter Metal Technology,” kata Bara di Kantor Kemenko Pangan, Senin (24/11/2025).

Menurut Bara, aktivitas pengolahan scrap metal di perusahaan tersebut diduga menyebabkan penyebaran partikel radioaktif ke area sekitar.

“Itu sumber utamanya adalah scrap metal yang diolah oleh PT Peter Metal yang menyebabkan kontaminasi udara yang kemudian dibawa ke mana-mana sampai kemudian menyebabkan kontaminasi di pabrik-pabrik lainnya yang ada di Cikande,” jelasnya.

Ketua Bidang Diplomasi dan Komunikasi Satgas Penanganan Radiasi Radionuklida Cs-137 Bara Krishna Hasibuan menyebut cengkeh Lampung terkontaminasi zat radioaktif Cesium-137. [ANTARA]
Ketua Bidang Diplomasi dan Komunikasi Satgas Penanganan Radiasi Radionuklida Cs-137 Bara Krishna Hasibuan. [ANTARA]

Ia menyebut, pola waktu terjadinya kontaminasi konsisten dengan hasil temuan pada produk-produk yang sempat ditahan ataupun dikembalikan dari luar negeri.

“Kira-kira itu terjadi bulan Mei. Itu konsisten dengan temuan kontaminasi di udang, dan juga di footwear dan juga di cengkeh,” katanya.

Bara menambahkan, meski beberapa informasi menunjukkan adanya kontaminasi yang mungkin terjadi lebih lama, Satgas tetap memprioritaskan penanganan kasus yang sedang berjalan.

baca juga

“Walaupun mungkin saja ya itu soal kontaminasi telah berjalan sebelumnya, tapi, kesimpulan kita tetap bahwa itu sumber utamanya adalah scrap metal yang diolah oleh PT Peter Metal,” ujarnya.

Ia menegaskan, temuan tersebut menjadi landasan bagi pemerintah dalam menyiapkan kebijakan dan regulasi baru terkait pengawasan bahan baku industri logam.

Langkah pengetatan juga diterapkan di pelabuhan dan kawasan industri melalui pemasangan Radiation Portal Monitor (RPM) untuk mendeteksi kontaminasi secara dini.

"Setiap kendaraan, setiap truk yang keluar dari situ Harus melalui RPM tersebut. Jadi itu salah satu upaya memastikan bahwa barang-barang terdistribusikan di Indonesia itu bersih dari kontaminasi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Fakta Penting di Balik Kasus Radioaktif Udang dan Cengkeh di Indonesia

7 Fakta Penting di Balik Kasus Radioaktif Udang dan Cengkeh di Indonesia

Tekno | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 15:03 WIB

4 Fakta Radiasi Cs-137 PT PMT Cikande: Pemilik Diduga WNA Kabur ke Luar Negeri?

4 Fakta Radiasi Cs-137 PT PMT Cikande: Pemilik Diduga WNA Kabur ke Luar Negeri?

Bisnis | Kamis, 16 Oktober 2025 | 11:14 WIB

Warning Keras Mahfud MD ke Menkeu Purbaya: Bubarkan Satgas BLBI Ciptakan Ketidakadilan

Warning Keras Mahfud MD ke Menkeu Purbaya: Bubarkan Satgas BLBI Ciptakan Ketidakadilan

Bisnis | Rabu, 15 Oktober 2025 | 18:36 WIB

Satgas BLBI Mau Dibubarkan, Menkeu Purbaya Ngotot Turun Langsung Tagih Utang

Satgas BLBI Mau Dibubarkan, Menkeu Purbaya Ngotot Turun Langsung Tagih Utang

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2025 | 18:04 WIB

Satgas PASTI 'Sikat' Golden Eagle, Janji Manis Penghapusan Utang Ternyata Ilegal!

Satgas PASTI 'Sikat' Golden Eagle, Janji Manis Penghapusan Utang Ternyata Ilegal!

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2025 | 09:29 WIB

Setelah Udang, Kini Cengkeh Indonesia Dihantam Radiasi Nuklir Cesium-137, Amerika Blokir Ekspor

Setelah Udang, Kini Cengkeh Indonesia Dihantam Radiasi Nuklir Cesium-137, Amerika Blokir Ekspor

Bisnis | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 15:49 WIB

Terkini

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:43 WIB

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:32 WIB

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:08 WIB

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:05 WIB

Riset: 66,8% Anak Indonesia Sarapan dengan Kualitas Gizi Rendah

Riset: 66,8% Anak Indonesia Sarapan dengan Kualitas Gizi Rendah

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:01 WIB

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:21 WIB

Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam

Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:16 WIB

Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis

Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:10 WIB

IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya

IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:48 WIB

Sosok 'Pemilik' ENHYPEN, Punya Harta Tiga Kali Lipat LHKPN Menteri Terkaya RI

Sosok 'Pemilik' ENHYPEN, Punya Harta Tiga Kali Lipat LHKPN Menteri Terkaya RI

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:31 WIB

×