Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Rupiah Makin Perkasa Lawan Dolar AS, Ini Obat Kuatnya

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Selasa, 25 November 2025 | 10:01 WIB
Rupiah Makin Perkasa Lawan Dolar AS, Ini Obat Kuatnya
Ilustrasi penukaran uang asing. [Suara.com/Alfian]
  • Rupiah menguat 0,21% pada Selasa (25/11/2025) dibuka di level Rp 16.664 per Dolar AS, mengalahkan penutupan hari sebelumnya.
  • Penguatan ini didorong faktor global dari kesiapan Ukraina damai dan domestik surplus transaksi berjalan BI.
  • Transaksi berjalan Indonesia surplus USD 4,0 miliar pada Kuartal III-2025, surplus pertama setelah sepuluh kuartal defisit.

Suara.com - Nilai tukar Rupiah terus menunjukkan tren menguat pada hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, Rupiah di pasar Selasa (25/11/2025) dibuka di level Rp 16.664 per Dolar Amerika Serikat (AS).

Alhasil, Rupiah kembali bangkit 0,21 persen dibanding penutupan pada Senin  yang berada di level Rp 16.999 per Dolar AS.  

Beberapa mata uang Asia yang menunjukkan fluktuatif terhadap Dolar. Terlihat Ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melesat 0,22 persen. 

Disusul, Won Korea Selatan melonjak 0,18 persen. Berikutnya, Baht Thailand yang terapresiasi 0,05 persen dan Dolar Hongkong naik 0,04 persen. 

Diikuti, Dolar Taiwan yang menguat 0,03 persen. Selanjutnya, ada Yen Jepang yang terkerek 0,17 persen.

Lalu, Yuan China dan Dolar Singapura yang sama-sama menanjak 0,06 persen. 

Ilustrasi pecahan 50 dolar Singapura (Shutterstock).
Ilustrasi pecahan 50 dolar Singapura (Shutterstock).

Sedangkan, Peso Filipina menjadi satu-satunya mata uang yang melemah setelah turun tipis 0,002 persen terhadap the greenback.

Dalam hal ini, Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, Penguatan rupiah ini disebabkan oleh dua faktor yakni dari global maupun domestik. 

Salah satunya, ucapan Zelensky siap bekerja sama dengan AS dalam rencana perdamaian Ukraina Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy, mengatakan, ia telah menerima rencana perdamaian 28 poin yang disusun bersama oleh AS dan Rusia, yang menandakan kesediaannya untuk segera mengerjakannya. 

Ia juga berharap dapat berbicara dengan Presiden AS Donald Trump dalam beberapa hari mendatang.

"Sebuah laporan Reuters menyebutkan bahwa Kyiv akan diminta untuk menyerahkan seluruh wilayah Donbas dan secara signifikan mengurangi kekuatan militernya, sebuah persyaratan yang telah lama dianggap oleh para pendukung Ukraina sebagai bentuk penyerahan diri," bebernya.

Sedangkan dalam negeri dipengaruhi oleh laporan Bank Indonesia  yang mencatat transaksi berjalan Indonesia surplus sebesar 4,0 miliar Dolar AS atau 1,1 persen dari PDB pada kuartal III-2025. 

Ini adalah surplus pertama sejak 10 kuartal terakhir. Posisi transaksi berjalan ini berbalik dibandingkan dengan defisit 2,7 miliar Dolar AS atau 0,8 persen dari PDB pada kuartal II tahun ini.

"Surplus ini ditopang oleh neraca perdagangan Indonesia yang meningkat, disumbang terutama oleh kenaikan surplus neraca perdagangan nonmigas. Defisit neraca jasa menurun seiring kenaikan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia," bebernya.

Selain itu, neraca pendapatan primer mencatat defisit yang lebih rendah, disebabkan oleh penurunan pembayaran imbal hasil investasi asing seiring dengan telah berlalunya periode pembayaran dividen dan bunga/kupon. 

"Namun, BI mencatat defisit neraca perdagangan migas meningkat sejalan dengan kenaikan harga minyak global.Lebih lanjut, kinerja transaksi modal dan finansial tetap terkendali di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang tetap tinggi," bebernya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Old Money Ilegal Disebut Ketar-ketir Jika Menkeu Purbaya Terapkan Kebijakan Redenominasi

Old Money Ilegal Disebut Ketar-ketir Jika Menkeu Purbaya Terapkan Kebijakan Redenominasi

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 19:32 WIB

Nilai Tukar Rupiah Melemah Rabu Sore, Ini Pemicunya

Nilai Tukar Rupiah Melemah Rabu Sore, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 16:29 WIB

BI Sebut Redenominasi Butuh Persiapan Lama

BI Sebut Redenominasi Butuh Persiapan Lama

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 15:33 WIB

Waspada! Rupiah Tembus Rp16.714, Simak Dampak Global dan Domestik Ini

Waspada! Rupiah Tembus Rp16.714, Simak Dampak Global dan Domestik Ini

Bisnis | Rabu, 12 November 2025 | 10:45 WIB

Danantara Tidak Was-was Menkeu Purbaya Mau Redenominasi Rupiah

Danantara Tidak Was-was Menkeu Purbaya Mau Redenominasi Rupiah

Bisnis | Selasa, 11 November 2025 | 17:08 WIB

Rupiah Melempem Lawan Dolar AS pada Penutupan Selasa Sore

Rupiah Melempem Lawan Dolar AS pada Penutupan Selasa Sore

Bisnis | Selasa, 11 November 2025 | 16:10 WIB

Terkini

Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi

Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:25 WIB

Pasokan Terhambat Blokade, Harga Minyak Terus Merangkak Naik, Tembus 108 Dolar AS

Pasokan Terhambat Blokade, Harga Minyak Terus Merangkak Naik, Tembus 108 Dolar AS

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:10 WIB

Tiga Korban Selamat Sudah Dievakuasi, Basarnas Lanjut Sisir Seluruh Gerbong Kereta

Tiga Korban Selamat Sudah Dievakuasi, Basarnas Lanjut Sisir Seluruh Gerbong Kereta

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:44 WIB

Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.246

Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.246

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:39 WIB

Terus Bertambah, Korban Tewas Tabrakan KA Bromo Anggrek dengan KRL Jadi 14 Orang

Terus Bertambah, Korban Tewas Tabrakan KA Bromo Anggrek dengan KRL Jadi 14 Orang

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:38 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Selasa Pagi, Tapi Kecenderungan Melemah

IHSG Bergerak Dua Arah Selasa Pagi, Tapi Kecenderungan Melemah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:20 WIB

Harga Pangan Hari Ini 28 April: Cabai Rawit Merah Meroket Rp165 Ribu Per Kilogram

Harga Pangan Hari Ini 28 April: Cabai Rawit Merah Meroket Rp165 Ribu Per Kilogram

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:17 WIB

Detik-detik Evakuasi Tiga Korban Selamat Terjepit Gerbong KA di Bekasi Timur

Detik-detik Evakuasi Tiga Korban Selamat Terjepit Gerbong KA di Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:05 WIB

Emas Antam Naik Tipis Hari Ini, Harganya jadi Rp 2.815.000/Gram

Emas Antam Naik Tipis Hari Ini, Harganya jadi Rp 2.815.000/Gram

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:00 WIB

Buntut Debt Collector Bermasalah di Semarang, OJK Panggil Indosaku dan Ancam Sanksi Berat

Buntut Debt Collector Bermasalah di Semarang, OJK Panggil Indosaku dan Ancam Sanksi Berat

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:56 WIB