Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Kakao Indonesia di Mata Dunia: Dihantam Black Campaign, Dianggap Mematikan Orang Utan

Dicky Prastya | Suara.com

Selasa, 25 November 2025 | 18:58 WIB
Kakao Indonesia di Mata Dunia: Dihantam Black Campaign, Dianggap Mematikan Orang Utan
Ilustrasi Kakao | Foto: Buah kakao yang berada di perkebunan Bali, Selasa (25/11/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
  • Produk kakao Indonesia yang digencarkan pemerintah menghadapi persaingan ketat, terutama adanya kampanye hitam di pasar Eropa.
  • Salah satu tuduhan negatif adalah klaim produk kakao Indonesia membahayakan orang utan karena menyebabkan deforestasi lahan.
  • Pemerintah melalui Kemenlu turun tangan menyelidiki dan menindaklanjuti klaim negatif tanpa dasar dari kompetitor luar negeri.

Suara.com - Produk kakao Indonesia yang tengah digencarkan Presiden RI Prabowo Subianto menghadapi persaingan ketat dengan pasar luar negeri.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bali (Kanwil DJPB Bali) Kemenkeu, Muhamad Mufti Arkan menyebut kalau produk kakao buatan Indonesia kerap mendapatkan black campaign, salah satunya di pasar Eropa.

“Kadang di Eropa itu sering ada namanya black campaign,” kata Mufti saat ditemui di Bali, Senin (25/11/2025). 

Salah satu black campaign yang dianggap Mufti vulgar adalah produk kakao Indonesia disebut berbahaya bagi orang utan. Sebab komoditas itu dikatakan membabat hutan menjadi perkebunan, yang merupakan rumah dari orang utan.

Tak hanya itu, pasar luar negeri juga kerap menyindir kakao Indonesia secara halus. Dicontohkan dia, banyak produk luar negeri yang mencantumkan deskripsi ‘palm oil free’ alias bebas dari minyak kelapa sawit.

“Tidak mengandung palm oil. Tidak mengandung misalkan bahan yang berasal dari deforestasi. Itu adalah kampanye-kampanye negatif yang memang ditengarai karena persaingan,” lanjutnya.

Untuk mengatasinya, Pemerintah RI melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) ikut turun tangan mengecek persaingan tersebut.

Menurut Mufti, mereka memiliki tim khusus investigasi ekonomi yang melakukan sidak ke pasar maupun toko di luar negeri.

“Kemudian lihat produk-produk yang mencantumkan kampanye negatif, langsung kita adukan, mengirimkan surat, ‘Apa dasarnya anda mencantumkan hal tersebut’,” beber dia.

Lebih lanjut Mufti menyebut kalau banyak pihak yang melakukan black campaign ke produk RI tidak memiliki dasar atas tuduhan itu. Setelah diusut, barulah kompetitor luar mengoreksi black campaign ke produk RI.

“Mereka mengatakan memang tidak punya dasar. Kemudian legal standing-nya tidak kuat. Kemudian juga mereka kadang-kadang merasa khawatir, kalau diusut, kalau dituntut, maka mulai bergerak,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MUI Tetapkan Fatwa Pajak Berkeadilan, DJP Kemenkeu: Nanti Coba Kami Tabayyun

MUI Tetapkan Fatwa Pajak Berkeadilan, DJP Kemenkeu: Nanti Coba Kami Tabayyun

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 22:32 WIB

Ekspor Kakao Indonesia Terancam Turun Akibat Ulah Donald Trump

Ekspor Kakao Indonesia Terancam Turun Akibat Ulah Donald Trump

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 22:06 WIB

Kembang-Kempis Industri Kakao Indonesia, Puluhan Pabrik Coklat Tutup

Kembang-Kempis Industri Kakao Indonesia, Puluhan Pabrik Coklat Tutup

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 21:29 WIB

Menkeu Purbaya Bisa Intip Kondisi Keuangan Perusahaan Mulai 2027

Menkeu Purbaya Bisa Intip Kondisi Keuangan Perusahaan Mulai 2027

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 17:43 WIB

Komdigi Temukan Situs Coretax Palsu, Mirip Buatan DJP Kemenkeu

Komdigi Temukan Situs Coretax Palsu, Mirip Buatan DJP Kemenkeu

Tekno | Minggu, 23 November 2025 | 15:40 WIB

Kemenkeu Ungkap Alasan Pemda Lambat Belanja, Dana  Mengendap di Bank Tembus Rp 244 T

Kemenkeu Ungkap Alasan Pemda Lambat Belanja, Dana Mengendap di Bank Tembus Rp 244 T

Bisnis | Minggu, 23 November 2025 | 12:02 WIB

Terkini

Belum Siap Beroperasi, Modal Awal Danantara Sumberdaya Indonesia Rp100 Juta dan Wajib Kejar Cuan

Belum Siap Beroperasi, Modal Awal Danantara Sumberdaya Indonesia Rp100 Juta dan Wajib Kejar Cuan

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:36 WIB

Dongkrak Ekonomi Lokal, SIG Tebar 292 Hewan Kurban di Momen Iduladha

Dongkrak Ekonomi Lokal, SIG Tebar 292 Hewan Kurban di Momen Iduladha

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:05 WIB

Perusahaan Raksasa Ramai 'Tinggalkan' AI Gegara Biaya Mahal, Kecerdasan Buatan Terancam?

Perusahaan Raksasa Ramai 'Tinggalkan' AI Gegara Biaya Mahal, Kecerdasan Buatan Terancam?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:59 WIB

BEI Intensif Bertemu MSCI dan FTSE, Bahas Status Pasar Modal Indonesia

BEI Intensif Bertemu MSCI dan FTSE, Bahas Status Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:47 WIB

Bank Mandiri Bukukan Kinerja Kinclong, Kredit dan Aset Tumbuh Double Digit

Bank Mandiri Bukukan Kinerja Kinclong, Kredit dan Aset Tumbuh Double Digit

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:40 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Gegara AS Serang Iran, Dekati Level USD 100

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Gegara AS Serang Iran, Dekati Level USD 100

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:20 WIB

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:15 WIB

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:15 WIB

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:22 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB