Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.340,020
LQ45 636,637
Srikehati 310,704
JII 381,030
USD/IDR 17.904

Awal Desember, Rupiah Mulai Bangkit Lawan Dolar Amerika Serikat

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Senin, 01 Desember 2025 | 09:58 WIB
Awal Desember, Rupiah Mulai Bangkit Lawan Dolar Amerika Serikat
Ilustrasi petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah menguat 0,10% menjadi Rp16.658 per Dolar AS pada pembukaan pasar Senin (1/12/2025) dibandingkan penutupan sebelumnya.
  • Penguatan Rupiah dipengaruhi faktor eksternal data ekonomi AS beragam dan ekspektasi pelonggaran suku bunga Desember.
  • Faktor internal terkait kebijakan pemindahan dana pemerintah ke Himbara diprediksi dorong pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2025.

Suara.com - Nilai tukar Rupiah sedikit menguat pada pembukaan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, Rupiah di pasar Senin (1/12/2025) dibuka di level Rp16.658 dolar Amerika Serikat (AS).

Alhasil, Rupiah menguat 0,10 persen dibanding penutupan pada Jumat yang berada di level Rp 16.675 per Dolar AS.

Sedangkan, kurs Rupiah berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia di level Rp16.661.

Selain itu, beberapa mata uang Asia menunjukkan fluktuatif terhadap dolar.

Salah satunya, Yen Jepang mencatat penguatan terbesar yakni 0,39 persen.

Lalu, Dolar Singapura menguat 0,10 persen. Disusul, Ringgit Malaysia menguat 0,09 persen, diikuti Baht Thailand menguat 0,06 persen.

Sedangkan, Peso Filipina menguat 0,03 persen. Selain itu, Won Korea menguat 0,0 persen dan Yuan China menguat 0,006 persen terhadap Dolar AS.

Sementara itu, Dolar Hong Kong dan Dolar Taiwan melemah terhadap Dolar AS pagi ini dengan pelemahan masing-masing 0,03 persen dan 0,07 persen.

Kemudian, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar Dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 99,36, turun dari akhir pekan lalu yang ada di 99,45.

baca juga

Dalam hal ini, Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan, penguatan rupiah disebabkan dua faktor internal dan eksternal.

Adapun, eksternal dipengaruhi beberapa data ekonomi AS yang tertunda yang dirilis sejauh ini menunjukkan gambaran yang beragam akan kesehatan ekonomi Amerika Serikat, dengan Nonfarm Payroll (NFP) bulan September yang lebih kuat dari perkiraan.

Lalu, Indeks Harga Produsen (PPI) inti yang lebih lemah dan Pesanan Barang Tahan Lama yang optimis, kontras dengan Penjualan Ritel yang lebih lemah dan peningkatan Tingkat Pengangguran.

Namun meskipun sinyal ekonomi beragam, para pedagang tetap yakin The Fed akan melonggarkan kebijakan moneternya pada pertemuannya di bulan Desember, dengan pasar memperkirakan probabilitas sekitar 85 persen untuk pengurangan suku bunga sebesar 25 basis poin, menurut CME FedWatch Tool.

Sedangkan dalam negeri dipengaruhi ileh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, mengklaim kebijakan pemindahan dana pemerintah dari Bank Indonesia (BI) ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) akan meningkatkan pertumbuhan ekonomisekitar 0,2 persen pada kuartal IV-2025.

Dengan begitu, optimistis pertumbuhan ekonomi sepanjang Oktober, November, dan Desember tahun ini akan mampu mencapai dikisaran 5,6 persen — 5,7 persen yang juga akan didorong paket stimulus pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Jatuh Bareng: Rupiah dan Mata Uang Asia Kompak Terkoreksi

Aksi Jatuh Bareng: Rupiah dan Mata Uang Asia Kompak Terkoreksi

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 15:49 WIB

Rupiah Kian Tertekan, Dibuka Melemah ke Rp16.754 per Dolar AS

Rupiah Kian Tertekan, Dibuka Melemah ke Rp16.754 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 09:51 WIB

Rupiah Melemah, Sentimen Suku Bunga The Fed Jadi Faktor Pemberat

Rupiah Melemah, Sentimen Suku Bunga The Fed Jadi Faktor Pemberat

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 21:11 WIB

Rupiah Dibuka Keok Lawan Dolar Amerika Serikat

Rupiah Dibuka Keok Lawan Dolar Amerika Serikat

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 09:35 WIB

Purbaya Lempar ke BI soal Wacana Redenominasi Rupiah: Kemenkeu Tak Ada Strategi

Purbaya Lempar ke BI soal Wacana Redenominasi Rupiah: Kemenkeu Tak Ada Strategi

Bisnis | Jum'at, 14 November 2025 | 16:11 WIB

Rupiah Bangkit ke Rp16.716, Namun Ancaman Fiskal dan Geopolitik Bayangi Pasar

Rupiah Bangkit ke Rp16.716, Namun Ancaman Fiskal dan Geopolitik Bayangi Pasar

Bisnis | Jum'at, 14 November 2025 | 10:02 WIB

Terkini

Tak Punya SPPG, Sudaryono Minta Publik Laporkan Oknum Ngaku Kerabat Kepala BGN

Tak Punya SPPG, Sudaryono Minta Publik Laporkan Oknum Ngaku Kerabat Kepala BGN

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:08 WIB

5 Merek Parfum Lokal Paling Populer di Indonesia 2026, Laris Manis Dibeli Lewat Shopee

5 Merek Parfum Lokal Paling Populer di Indonesia 2026, Laris Manis Dibeli Lewat Shopee

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:08 WIB

Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK

Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK

Riau | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:06 WIB

Investor Banyak Jual Saham, IHSG Akhirnya Terkoreksi Setelah 10 Hari Menguat

Investor Banyak Jual Saham, IHSG Akhirnya Terkoreksi Setelah 10 Hari Menguat

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:03 WIB

11 Malam Perang AS-Iran Bikin Harga Minyak Dunia Terus Melonjak

11 Malam Perang AS-Iran Bikin Harga Minyak Dunia Terus Melonjak

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:01 WIB

BI Batal Naikan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah Lagi

BI Batal Naikan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah Lagi

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:01 WIB

MRT Jakarta Fase 2A Tembus 61,8%, Uji Coba HI-Monas Dibidik 2027

MRT Jakarta Fase 2A Tembus 61,8%, Uji Coba HI-Monas Dibidik 2027

Foto | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:01 WIB

Membaca Jadi Privilese Mewah: Mengapa Harga Buku Makin Tak Terjangkau?

Membaca Jadi Privilese Mewah: Mengapa Harga Buku Makin Tak Terjangkau?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:00 WIB

Prabowo Resmi Tunjuk Kuntadi Jadi Jampidsus, Gantikan Febrie Adriansyah

Prabowo Resmi Tunjuk Kuntadi Jadi Jampidsus, Gantikan Febrie Adriansyah

Video | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:00 WIB

Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI hingga Tewas di Kelapa Dua Bertambah Jadi 7 Orang

Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI hingga Tewas di Kelapa Dua Bertambah Jadi 7 Orang

Banten | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:57 WIB

×