Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

Apakah Deposito Bisa Tambah Kekayaan? Ini Penjelasannya

Agung Pratnyawan | Suara.com

Senin, 01 Desember 2025 | 18:53 WIB
Apakah Deposito Bisa Tambah Kekayaan? Ini Penjelasannya
Apakah Deposito Bisa Tambah Kekayaan? - Ilustrasi uang tunai. (Pixabay)

Suara.com - Mau investasi berupa deposito? Apakah deposito bisa menambah kekayaan menjadi salah satu pertanyaan yang banyak ditanyakan akhir-akhir ini.

Apalagi saat ini, banyak masyarakat sedang ingin hidup hemat agar tetap bisa memutar uang menjadi lebih banyak daripada hanya sekadar ditabung.

Jika Anda menggunakan strategi yang benar, jawaban singkatnya ya, bahwasannya deposito bisa membuat Anda lebih kaya dan menambah kekayaan yang Anda miliki.

Inilah beberapa alasan yang sudah dirangkum Suara.com mengapa deposito bisa membuat seseorang bisa menjadi lebih kaya.

Alasan Deposito Bisa Tambah Kekayaan

1. Mendapat Bunga

Salah satu alasan mengapa deposito bisa membuat seseorang menjadi lebih kaya adalah karena investasi yang satu ini memberikan bunga.

Misalnya bunganya 4 persen per tahun, maka dengan menginvestasikan Rp100 juta, Anda akan mendapatkan tambahan Rp4 juta per tahunnya.

Itu jika bunganya 4 persen. Jumlahnya akan lebih sedikit jika bunga yang ditawarkan lebih rendah dari itu dan akan lebih banyak jika bunga yang ditawarkan lebih tinggi dari 4 persen.

2. Bunga Bisa Diinvestasikan Lagi 

Ketika uang diinvestasikan alih-alih dibiarkan menganggur, uang tersebut berpotensi tumbuh melalui bunga majemuk.

Misalnya, menginvestasikan uang yang setara dengan uang jaminan sewa dalam reksa dana indeks dengan imbal hasil tahunan rata-rata 7 persen dapat meningkatkan kondisi keuangan penyewa secara signifikan selama bertahun-tahun.

Semakin dini strategi ini diterapkan, semakin besar potensi peningkatan kekayaan.

Atau ketika Anda mendapat bunga depositi Rp4 juta per tahun dan uang tersebut Anda investasikan lagi, maka keuntungan Anda akan berlipat-lipat.

Ilustrasi uang. [Pexels]
Ilustrasi uang. [Pexels]

3. Aman

Deposito termasuk instrumen investasi yang sangat aman karena nilainya tidak berfluktuasi seperti saham, reksa dana, atau aset kripto.

Dana yang ditempatkan di deposito berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan juga dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga batas tertentu (saat ini hingga Rp2 miliar untuk setiap nasabah di satu bank).

Dengan perlindungan tersebut, uang yang kamu simpan tetap aman meskipun bank mengalami gangguan atau gagal beroperasi. Tingkat keamanan ini menjadikan deposito pilihan yang tepat untuk:

  • Menyimpan dana darurat,
  • Menyiapkan biaya pendidikan,
  • Mempersiapkan masa pensiun,
  • Menyeimbangkan portofolio yang sudah berisi aset berisiko tinggi.
  • Karena hampir tidak memiliki risiko, deposito memberikan rasa aman bagi investor.

4. Diversifikasi Porto sehingga Lebih Tenang

Deposito dapat menjadi pilihan tepat untuk memperluas dan menyehatkan portofolio. Jika Anda sudah berinvestasi pada instrumen yang bergerak naik-turun seperti saham atau aset kripto, menambahkan deposito akan membuat komposisi investasimu lebih stabil.

Saat pasar melemah, deposito tetap memberikan bunga tetap dan tidak terpengaruh gejolak harga.

Dengan demikian, deposito berfungsi sebagai penopang yang menyeimbangkan risiko dan keuntungan. Kamu tetap bisa membangun kekayaan sambil mengurangi kekhawatiran akibat pasar yang tidak selalu dapat diprediksi.

5. Menahan Godaan Belanja Berlebihan karena Tak Bisa Sembarangan Ditarik

Uang yang sudah didepositokan biasanya tidak tersentuh selama masa berlangsung.

Secara tidak langsung, hal ini akan menahan Anda dari belanja berlebihan yang hanya sekadar untuk fomo.

6. Bunga yang Ditawarkan Menarik

Kemudian salah satu alasan deposito mampu meningkatkan nilai asetmu adalah karena menawarkan bunga yang jauh lebih besar dibandingkan tabungan reguler.

Jika rekening tabungan biasanya hanya memberikan imbal hasil sekitar 0,1 persen–0,5 persen setahun, deposito dapat menawarkan suku bunga berkisar 4 persen–6 persen tergantung bank dan periode penyimpanan.

Imbal hasil yang lebih tinggi membuat dana yang kamu simpan bertambah lebih cepat tanpa harus menghadapi risiko pasar atau memantau pergerakan harga setiap hari.

Sebagai contoh, menempatkan Rp200 juta dalam deposito dengan bunga 5 persen per tahun akan menghasilkan sekitar Rp10 juta per tahun secara pasif, jumlah yang jauh lebih tinggi daripada bunga tabungan biasa.

Selain itu, semakin panjang jangka waktu deposito yang kamu ambil, biasanya semakin besar bunga yang diberikan. Artinya, konsistensi menempatkan dana dalam deposito jangka panjang dapat memberikan peluang pertumbuhan kekayaan yang lebih maksimal.

Itulah beberapa alasan mengapa deposito bisa meningkatkan kekayaan seseorang.

Kontributor : Damai Lestari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Strategi Pensiun ala Warren Buffett, Simak sebelum Terlambat

Strategi Pensiun ala Warren Buffett, Simak sebelum Terlambat

Lifestyle | Senin, 01 Desember 2025 | 13:50 WIB

Investasi Emas di Pegadaian: Apakah Benar-Benar Aman dan Menguntungkan?

Investasi Emas di Pegadaian: Apakah Benar-Benar Aman dan Menguntungkan?

Lifestyle | Selasa, 25 November 2025 | 12:27 WIB

Kenapa Emas Batangan Lebih Mahal dari Emas Perhiasan? Pahami sebelum Mulai Investasi

Kenapa Emas Batangan Lebih Mahal dari Emas Perhiasan? Pahami sebelum Mulai Investasi

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 13:55 WIB

Terkini

Rata-rata Lama Sekolah Warga RI Cuma 8,8 Tahun, Tantangan Utama Indonesia Emas 2045

Rata-rata Lama Sekolah Warga RI Cuma 8,8 Tahun, Tantangan Utama Indonesia Emas 2045

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:59 WIB

Siap-Siap! Pajak Kendaraan Berbasis Emisi Berlaku, Mobil Polutif Bakal Kena Tarif Mahal

Siap-Siap! Pajak Kendaraan Berbasis Emisi Berlaku, Mobil Polutif Bakal Kena Tarif Mahal

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:54 WIB

Siap-siap! Harga Pakaian Bakal Melonjak Tinggi

Siap-siap! Harga Pakaian Bakal Melonjak Tinggi

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:48 WIB

Kelas Menengah di RI Capai 185,35 Juta Orang, Terancam Turun Buntut Tekanan Daya Beli

Kelas Menengah di RI Capai 185,35 Juta Orang, Terancam Turun Buntut Tekanan Daya Beli

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:45 WIB

Satu Kapal Setara Ribuan Truk, Ini Efisiensi Distribusi BBM

Satu Kapal Setara Ribuan Truk, Ini Efisiensi Distribusi BBM

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:41 WIB

Investor RI Kini Bisa Beli Saham Global Lewat Blockchain, Begini Caranya

Investor RI Kini Bisa Beli Saham Global Lewat Blockchain, Begini Caranya

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:34 WIB

BRI Setor Dividen Jumbo ke Danantara, Indef: Bukti Dukungan Program Pemerintah

BRI Setor Dividen Jumbo ke Danantara, Indef: Bukti Dukungan Program Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:13 WIB

Temukan Peluang Kembangkan Usaha, Mardiana Pilih Tumbuh Bersama PNM Mekaar

Temukan Peluang Kembangkan Usaha, Mardiana Pilih Tumbuh Bersama PNM Mekaar

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:06 WIB

Bahlil Ungkap Nasib Harga BBM Pertamax Cs, Kapan Diumumkan?

Bahlil Ungkap Nasib Harga BBM Pertamax Cs, Kapan Diumumkan?

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:02 WIB

Pertanian dan UMKM Jadi Andalan Ekonomi Baru

Pertanian dan UMKM Jadi Andalan Ekonomi Baru

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 16:53 WIB