Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

Menteri UMKM Sebut Produk Tak Bermerek Lebih Berbahaya dari Thrifting: Tak Terlihat tapi Mendominasi

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 02 Desember 2025 | 10:34 WIB
Menteri UMKM Sebut Produk Tak Bermerek Lebih Berbahaya dari Thrifting: Tak Terlihat tapi Mendominasi
Ilustrasi sejumlah pembeli memilah baju bekas di salah satu pusat penjualan pakaian bekas. (Antara/Agung Rajasa)
baca 10 detik
  • Menteri UMKM menyoroti peredaran masif produk *white label* impor tanpa pengawasan sebagai ancaman besar bagi UMKM fesyen.
  • Produk *white label* adalah barang impor massal tanpa izin resmi yang sulit ditertibkan dan merusak ekosistem lokal.
  • Pemerintah berkomitmen menindaklanjuti penutupan jalur impor ilegal di hulu dalam waktu dekat untuk sterilisasi pasar.

Suara.com - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyoroti satu ancaman besar lain bagi keberlangsungan UMKM fesyen, selain banjirnya impor pakaian bekas, yakni masifnya peredaran produk tanpa merek alias white label dari luar negeri yang masuk tanpa pengawasan memadai.

Ia menyebut, fenomena ini jauh lebih sulit ditertibkan dan berpotensi merusak ekosistem usaha lokal.

Maman menjelaskan, white label merupakan barang impor hasil produksi massal yang kemudian diberi cap atau stempel tertentu dan dijual kembali di Indonesia tanpa proses perizinan resmi.

White label itu baju yang diproduksi dalam jumlah besar masuk ke Indonesia, dikasih cap stempel nggak tau itu udah nggak karuan itu,” ujarnya dalam Rapimnas Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Senin (1/12/2025).

Maman menyebut produk white label adalah jenis impor yang paling sulit terlacak.

Berbeda dengan pakaian bekas yang masuk melalui jalur tertentu, arus white label sering kali terjadi secara sporadis dan tidak mengikuti standar pengawasan.

“Lalu yang kedua, yang memang sulit sekali diukur, dan memang sulit sekali dirapikan, ditertipkan yaitu white label,” katanya.

Ia menjelaskan, keberadaan white label menyebabkan lapangan usaha fesyen domestik dipenuhi produk murah yang tidak melalui standar perizinan apa pun, sementara UMKM lokal harus mengikuti berbagai regulasi.

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].

“Artinya apa yang saya mau bilang, sebaik-baik apapun, sekuat-kuat apapun akses pembiayaan, selama lapangannya belum bisa di steril, nggak akan mungkin UMKM bisa survive,” ucap Maman.

baca juga

Maman menyebut, praktik white label sudah merambah hampir seluruh kategori produk fesyen.

Kondisi ini, kata dia, membuat hampir tidak ada pelaku UMKM fesyen yang benar-benar mampu bertahan tanpa tersisih

“Semua itu sekarang didominasi produk itu semua, itu mayoritas semua produk dari luar,” ujarnya.

Pemerintah disebut kini tengah menyusun langkah sterilisasi pasar domestik untuk mengatasi dua gelombang besar ini, yakni impor baju bekas dan white label.

Maman menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menutup jalur impor ilegal di hulu dalam waktu dekat.

“Makanya kalau nanti lihat dalam waktu satu bulan ini, kita tegas tuh, di hulu tuh kita tutup semua,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peran Kepemimpinan Ketua Kelompok Mekaar dalam Pemberdayaan Perempuan untuk Ketahanan Ekonomi

Peran Kepemimpinan Ketua Kelompok Mekaar dalam Pemberdayaan Perempuan untuk Ketahanan Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 20:00 WIB

Amartha Salurkan Modal Rp30 Triliun ke 3 Juta UMKM di Pelosok

Amartha Salurkan Modal Rp30 Triliun ke 3 Juta UMKM di Pelosok

Bisnis | Sabtu, 22 November 2025 | 18:05 WIB

Rincian Pajak UMKM dan Penghapusan Batas Waktu Tarif 0,5 Persen

Rincian Pajak UMKM dan Penghapusan Batas Waktu Tarif 0,5 Persen

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 20:47 WIB

Indef: Pedagang Thrifting Informal, Lebih Bahaya Kalau Industri Tekstil yang Formal Hancur

Indef: Pedagang Thrifting Informal, Lebih Bahaya Kalau Industri Tekstil yang Formal Hancur

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 20:41 WIB

Impor Teksil Ilegal Lebih Berbahaya dari Thrifting

Impor Teksil Ilegal Lebih Berbahaya dari Thrifting

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 20:00 WIB

Cara Membuat QRIS untuk UMKM, Ini Syarat yang Harus Dipersiapkan

Cara Membuat QRIS untuk UMKM, Ini Syarat yang Harus Dipersiapkan

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 18:51 WIB

Terkini

Usai OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Resmi Ditahan KPK

Usai OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Resmi Ditahan KPK

Foto | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:50 WIB

3 Rekomendasi Moisturizer untuk Mengecilkan Pori-Pori, Wajah Mulus dan Glowing

3 Rekomendasi Moisturizer untuk Mengecilkan Pori-Pori, Wajah Mulus dan Glowing

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:49 WIB

Di Balik Hibah Kapal Induk Italia, Ada Ambisi Kejar Tayang 5 Oktober yang Bisa Sedot Anggaran Jumbo

Di Balik Hibah Kapal Induk Italia, Ada Ambisi Kejar Tayang 5 Oktober yang Bisa Sedot Anggaran Jumbo

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:48 WIB

Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Lombok Barat Bungkam Soal 3 Perkara yang Menjeratnya

Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Lombok Barat Bungkam Soal 3 Perkara yang Menjeratnya

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:42 WIB

4 Hydrating Sheet Mask Ampuh Berikan Hidrasi Ekstra untuk Skin Barrier Kuat

4 Hydrating Sheet Mask Ampuh Berikan Hidrasi Ekstra untuk Skin Barrier Kuat

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:40 WIB

Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata

Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:38 WIB

Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur

Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:36 WIB

Ironi Makan Bergizi Gratis: Mengapa Daerah 3T Masih Dianaktirikan?

Ironi Makan Bergizi Gratis: Mengapa Daerah 3T Masih Dianaktirikan?

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:35 WIB

Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi

Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:31 WIB

Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z

Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:30 WIB

×